Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Betapa Nggak Tahu Dirinya Orang yang Belajar Nyetir Mobil di Jalan Raya Jam 7 Pagi. Udah Bahaya, Bikin Pengendara Lain Emosi pula!

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
25 Oktober 2023
A A
Betapa Nggak Tahu Dirinya Orang yang Belajar Nyetir Mobil di Jalan Raya Jam 7 Pagi. Udah Bahaya, Bikin Pengendara Lain Emosi pula!

Betapa Nggak Tahu Dirinya Orang yang Belajar Nyetir Mobil di Jalan Raya Jam 7 Pagi. Udah Bahaya, Bikin Pengendara Lain Emosi pula! (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa kamu tega belajar nyetir mobil di jalan raya jam 7 pagi saat orang lain bergegas menuju kantor atau kampus mereka?

Sebagai mahasiswa nokturnal, saya resah ketika bulan kemarin dapat tempat magang yang menuntut saya untuk berangkat magang pukul 7 pagi. Sebelumnya saya sudah mengira bahwa masalah hidup yang akan saya hadapi pagi-pagi cuma dua, kalau nggak rasa malas, ya berkendara dengan cara ndladap-ndladap.

Untungnya saya masih bisa menghadapi kedua hal itu. Akan tetapi setelah magang selama 3 minggu, perkiraan saya salah. Masalah yang harus saya hadapi pagi-pagi tiap berangkat magang bertambah gara-gara kelakuan orang-orang yang naik mobil dengan bagian bumper depan dan belakang bertuliskan “latihan”. Iya, yang saya maksud adalah orang-orang yang sedang belajar nyetir mobil.

Kalian mungkin nggak akan pernah menduga kalau mereka bakal jadi hama lalu lintas jalan raya. Tapi percayalah, mereka beneran masuk dalam kategori hama tersebut. Memang nggak semuanya, tapi siapa pun yang belajar nyetir mobil di jalan raya jam 7 pagi adalah orang-orang yang nggak tahu diri. Begini alasannya.

Jam 7 pagi adalah waktu krusial bagi pengendara

Kita semua tentu sadar bahwa jam 7 pagi adalah waktu yang krusial bagi semua pengendara di alam semesta ini. Apa pun profesi mereka, entah mahasiswa, dosen, guru atau karyawan pabrik, jam 7 pagi adalah waktu yang menentukan sukses tidaknya hidup mereka. Minimal, kesuksesan itu tercermin dari mereka yang pada hari itu bisa sampai di tempat kerja, sekolah, atau kampus tepat waktu.

Walaupun kesuksesan itu sepele, tapi meraihnya nggak bisa dianggap remeh. Suara klakson yang merusak kuping dan pengendara yang menyalipnya nyasak-nyasak karena gopoh, niscaya ada di jalan raya tiap jam 7 pagi. Dan hal itu, jelas sebuah ujian hidup yang nggak bisa dihadapi hanya dengan mengucap, “Yo wis sing sabar le, kabeh ono dalane”. Rungkad bolo kalau caranya begitu.

Kepiawaian dalam berkendara, kecerdasan ekologi lalu lintas jalan raya, dan kesabaran untuk nggak misuh sangat dibutuhkan pada jam 7 pagi itu. Salah satu saja dari tiga komponen itu hilang, kesehatan sosial atau bahkan nyawa pun bisa jadi terancam. Dan belakangan ini, nyaris setiap hari pada jam 7 pagi, saya menemui salah satu dampak hilangnya tiga komponen itu dari orang-orang yang masih belajar nyetir mobil.

Menuai kemacetan dan bikin jantung berdebar

Saya kurang tahu pasti, apa saja persoalan teknis yang dihadapi sama mereka yang masih belajar nyetir mobil. Yang jelas, ketidakpiawaian mereka dalam berkendara adalah sebabnya. Misalnya melaju dengan lambat, berhenti secara mendadak, dan nggak segera maju saat lampu lalu lintas sudah hijau, belakangan sering saya temui tiap kali berangkat ke tempat magang jam 7 pagi.

Baca Juga:

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Semua bentuk ketidakpiawian orang yang belajar nyetir mobil jam 7 pagi di jalan raya itu tentu saja menuai kemacetan. Bahkan, nggak hanya itu, jantung pengendara lain pun turut berdebar kencang ketika mengetahui tingkah laku pengendara mobil yang tak tahu diri ini. Sialnya, saya salah satu korban mereka.

Sebenarnya saya memahami dan sangat berhati-hati ketika tahu di depan saya ada pengendara yang masih belajar nyetir mobil. Tapi entah kenapa, walaupun saya sudah berjalan pelan, sudah fokus pada gerak-geriknya, tetap saja pengendara satu ini bisa tiba-tiba berhenti. Dari yang awalnya melaju pelan, lalu agak cepat, terus tiba-tiba saja berhenti mendadak gitu. Padahal di depannya ya nggak ada apa-apa.

Kalau sudah begini, mau sefokus apa pun pengendara di belakangnya, jantung pasti akan berdebar kencang. Selain deg-degan karena takut kecelakaan, kalau apesnya nabrak bumper belakang mobil yang lagi latihan pun bakal menguras isi mobil. Gimana ya, kalau kayak gini kan biasanya pengendara di belakang yang akan disalahkan dan disuruh ganti rugi.

Orang-orang yang belajar nyetir mobil jam 7 pagi di jalan raya mengundang emosi dan rawan menimbulkan kecelakaan

Selain itu, ketidakpiawaian orang yang belajar nyetir mobil di jalan raya jam 7 pagi juga mengundang emosi sosial. Pengendara lain yang sabarnya setipis UMP Jogja tisu nggak jarang saya temui. Bentuk emosi sosial mereka bermacam-macam. Ada yang membetot gasnya berkali-kali, misuh-misuh dengan ungkapan binatang, bahkan ada pula yang sampai ngomel-ngomel tepat di samping kaca mobil pengendara pemula itu. Kacaulah pokoknya.

Saya pikir, selain bikin kekacauan komunikasi, emosi sosial juga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Misalnya (amit-amit) ketika pengendara lain emosinya terpantik, lalu kebut-kebutan karena melampiaskan emosi, bukan tak mungkin terjadi tabrakan. Atau ngerinya lagi, cara berkendara orang yang sedang belajar nyetir mobil jadi makin kacau gara-gara tertekan habis dimaki-maki pengendara lain.

Makanya biar kemungkinan-kemungkinan mengerikan di atas nggak terjadi, mulai sekarang jangan pernah belajar nyetir mobil di jalan raya jam 7 pagi, deh. Mending belajar nyetir di lapangan yang memang nggak dilarang dan khusus untuk belajar nyetir. Atau kalau memang terpaksa turun ke jalan raya, ya jangan belajar nyetir jam 7 pagi juga, dong. Setelah jam 10 atau siang hari gitu saat arus lalu lintas nggak sepadat jam pergi dan pulang kantor.

Sebagai sesama pengendara, saya paham bahwa yang namanya pengendara pemula pasti melakukan kesalahan. Tapi, karena situasinya jam 7 pagi, tentu banyak sekali pengendara lain yang mengejar waktu untuk bekerja, kuliah,a tau sekolah. Nggak lucu kan kalau pengendara lain sampai dipecat atau di-DO gara-gara terlambat tiba di kantor atau sekolah demi mementingkan orang-orang yang belajar nyetir mobil di jalan raya pagi-pagi?

Penulis: Achmad Fauzan Syaikhoni
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Belajar Menyetir Itu Sunah, Jaga Keselamatan Itu Wajib!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Oktober 2023 oleh

Tags: belajar menyetirbelajar nyetirberkendarakursuskursus mengemudimobilnyetir mobilpengendara
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

6 Kebiasaan Buruk Pengendara di Lampu Merah Terminal Mojok

6 Kebiasaan Buruk Pengendara di Lampu Merah

2 Februari 2021
4 Rekomendasi Mobil Sedan Keren 70 Jutaan

4 Rekomendasi Mobil Sedan Keren 70 Jutaan

11 Januari 2023
Ancaman di Jalan Mayor Suryotomo Jogja yang Bernama Tahi Burung terminal mojok.co

Ancaman di Jalan Mayor Suryotomo Jogja yang Bernama Tahi Burung

21 April 2021
Tips Ikut Kursus Mobil_ Ambil yang Jumlah Pertemuannya Sedikit terminal mojok

Tips Ikut Kursus Mobil: Ambil yang Jumlah Pertemuannya Sedikit

20 November 2021
garansi mesin oli mesin dikuras pakai solar mesin mobil mojok

Sebenarnya Bahaya Nggak sih Flushing Oli Mesin Menggunakan Solar?

6 November 2020
Cewek Pengin Punya Pacar yang Bermobil Itu Sah-sah Saja, Tak Perlu Dihakimi

Cewek Pengin Punya Pacar yang Bermobil Itu Sah-sah Saja, Tak Perlu Dihakimi

27 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

18 Februari 2026
Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

19 Februari 2026
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026
5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu Mojok.co

5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu

15 Februari 2026
Ilustrasi Bus Bagong Berisi Keresahan, Jawaban dari Derita Penumpang (Unsplashj)

Di Jalur Ambulu-Surabaya, Bus Bagong Mengakhiri Penderitaan Era Bus Berkarat dan Menyedihkan: Ia Jawaban dari Setiap Keresahan

20 Februari 2026
Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.