Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Beberapa Hal yang Bikin Saya Kapok Ketika Makan di Sego Sambel Mak Yeye Surabaya

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
19 Agustus 2025
A A
Beberapa Hal yang Bikin Saya Kapok Ketika Makan di Sego Sambel Mak Yeye Surabaya

Beberapa Hal yang Bikin Saya Kapok Ketika Makan di Sego Sambel Mak Yeye Surabaya

Share on FacebookShare on Twitter

Ada beberapa hal yang membuat pengunjung seperti saya agak kapok atau malas harus balik ke Sego Sambel Mak Yeye.

Malam itu saya berada di daerah Wonokromo, sebuah daerah padat yang ada di Surabaya. Di sana, mencuat keramaian dan antrean panjang yang mengular di depan sebuah warung sederhana. Aroma sambal yang menusuk hidung bersama asap iwak pe (pari asap), memicu rasa penasaran kemudian menggoda perut untuk keroncongan.

ADVERTISEMENT

Terlihat piring berisi nasi yang mengepul, di atasnya ada Iwak pe, tahu/tempe, dan telur dadar dihidangkan ke para pengunjungnya yang padat. Para pengunjung itu rela menunggu, sabar mengantre, dan Ikhlas berdesak-desakan demi merasakan kenikmatan menu makanan tersebut. Itulah Sego Sambel Mak Yeye, penyetan legendaris yang namanya sudah mengudara tidak hanya di Surabaya, tapi di berbagai kanal media sosial.

Sego Sambel Mak Yeye ini memang viral meski menu makanannya sederhana, hanya Iwak pe, tahu tempe, telur, dan menu sampingan lain seperti lele. Kekuatan dari warung makanan ini memang terletak di sambalnya yang punya ciri khas. Ada rasa asin dan manis yang keduanya tidak saling dominan alias seimbang.

Lokasinya pun mudah ditemukan karena berada di Jalan Jagir Wonokromo Wetan, tepat di sisi utara kompleks Darmo Trade Center (DTC) dan tak jauh dari Stasiun Wonokromo.

Tapi dari semua keindahan rasa yang ditawarkan, ada beberapa hal yang membuat saya merasa agak sedikit kapok datang ke warung nasi satu ini. Dan saya merasa semuanya ini sangat penting diperhatikan karena menyangkut kenyaman para pelanggan.

Antrean dan sistem pemesanan Sego Sambel Mak Yeye yang membingungkan

Saya merasa skema antrean dan pesanan yang diberlakukan di Sego Sambel Mak Yeye ini tidak diatur dengan baik. Sebab para pengunjung hanya ikut nimbrung dalam kerumunan depan etalase makanan kemudian nanti nunggu di-notice sama para pramusaji warungnya.

Situasi ini sangat rentan diserobot orang lain, apalagi oleh pengunjung yang nggak sabaran. Saya ketika kedua kali ke sana, pernah mengalami situasi diserobot oleh pelanggan lain hanya karena pelanggan itu sudah dikenali oleh pramusajinya. Situasi seperti ini nggak adil, terutama bagi pembeli yang datang ke situ penuh dari jarak yang jauh dan penuh effort.

Baca Juga:

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian 

Agak baiknya, sistem antreannya dibenahi, diberi nomor urut, minimal ada bagian yang mencatatkan menu sehingga para pelanggannya nggak kayak orang-orang yang ngantre ambil beras raskin.

Ramai sehingga stok cepat habis

Ini bukan saya yang mengalami, tapi pembeli lainnya yang saya dapati ketika makan di Sego Sambel Mak Yeye. Jadi ketika stoknya habis, memang warungnya tidak langsung tutup, tapi ada restok lagi. Masalahnya nunggunya bisa lama, 10 sampai 15 menit. Itu lama loh untuk orang yang udah keburu ingin duduk, dan makan. Bayangin udah pesannya ngantre, berdiri, eh harus nunggu pesanannya direstok karena keburus habis.

Baca halaman selanjutnya

Kalau ramai, jadi “kurang ramah”

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 Agustus 2025 oleh

Tags: kuliner khas surabayakuliner surabayakuliner viral surabayakuliner wonokromosego sambel mak yeyeSurabaya
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Semarang Unggul Jauh dari Surabaya dari sisi BRT (Unsplash)

Cek Fakta! Klaim Surabaya Lebih Unggul dari Semarang Soal BRT Itu Nggak Masuk Akal

25 Juli 2023
Makam Kembang Kuning, Solusi Healing di Tengah Keterbatasan Lahan Surabaya yang Bikin Pening

Makam Kembang Kuning, Solusi Healing di Tengah Keterbatasan Lahan Surabaya yang Bikin Pening

22 Mei 2026
Aneh tapi Nyata, Transportasi Umum Andalan di Surabaya Bayar Pakai Sampah sampai Matur Nuwun adminduk surabaya

Aneh tapi Nyata, Transportasi Umum Andalan di Surabaya Bayar Pakai Sampah sampai Matur Nuwun

6 Januari 2024
Kelakar Menyikapi Cuaca Panas di Surabaya

Kelakar Menyikapi Cuaca Panas di Surabaya

24 Oktober 2019
Saya Hanya Bilang Manukan sebagai Daerah Ternyaman di Surabaya, Bukan Sempurna

Saya Hanya Bilang Manukan sebagai Daerah Ternyaman di Surabaya, Bukan Sempurna

17 April 2023
8 Aturan Tak Tertulis Tinggal Surabaya (Unsplash)

8 Aturan Tak Tertulis di Surabaya yang Wajib Kalian Tahu Sebelum Datang ke Sana

1 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh Mojok.co

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh

6 Agustus 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
5 penderitaan jadi peneliti lapangan yang sering dikira pekerjaan enak karena jalan-jalan dan dibayar Mojok.co

5 penderitaan jadi peneliti lapangan yang sering dikira pekerjaan enak karena isinya jalan-jalan dan dibayar

11 Agustus 2026
Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026
Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua Mojok.co

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 Agustus 2026
Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.