Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Beberapa Alasan Tinggal Terpisah dengan Orang Tua Adalah Pilihan Terbaik Setelah Menikah

Budi oleh Budi
12 Desember 2020
A A
Beberapa Alasan Tinggal Terpisah dengan Orang Tua Adalah Pilihan Terbaik Setelah Menikah Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak hal yang mendasari seseorang masih tinggal bersama orang tua setelah menikah, termasuk alasan saya masih tinggal satu atap dengan orang tua. Entah karena alasan finansial atau merasa tak bisa jauh dari orang tua, dengan kata lain sayang banget dengan kedua orang tua. Apa pun alasannya, memang tak ada yang salah dengan memutuskan tetap tinggal bersama orang tua, baik itu mertua atau orang tua sendiri. Bagi saya, hal ini jadi wujud sebuah balas budi kepada orang tua karena telah merawat kita. Gantian dong, sekarang kita yang merawat mereka.

Namun, keadaan saya yang masih tinggal dengan orang tua setelah menikah ini lambat laun menjadi sebuah permasalahan baru. Tak sedikit masalah kecil muncul begitu saja, entah masalah dengan kedua orang tua, saudara kandung, dan bahkan masalah dengan kerabat yang rumahnya berdekatan. Yang mana, saya pikir hal-hal itu tidak akan muncul ketika saya dan pasangan memutuskan untuk tinggal sendiri. Setelah berunding dengan istri, kami pun memberanikan diri tinggal sendiri alias tidak serumah lagi dengan orang tua. Bukan bermaksud tak mau tinggal dan memutuskan tidak berbakti lho ya.

Setelah beberapa waktu hidup terpisah dari orang tua, ada beberapa alasan bahwa hidup mandiri dengan pasangan memang lebih baik ketimbang masih tinggal dengan orang tua atau mertua. Apa saja sih?

#1 Jadi lebih mandiri

Siapa sih yang tidak mau punya rumah sendiri setelah atau bahkan sebelum menikah? Semua orang tentu menginginkan itu. Tetapi jika belum ada rezeki, menyewa rumah menjadi pilihan paling tepat. Memang sih awalnya akan terasa sulit, namun hal ini bisa dilakukan agar bisa hidup lebih mandiri dan membangun komitmen yang sudah disepakati bersama pasangan, setidaknya itu yang saya rasakan.

Lagi pula, hidup terpisah dengan orang tua secara tidak langsung bakal mengurangi beban mereka. Tak perlu rumah mewah, yang penting kebersamaan dengan pasangan dan rasa syukur bisa dipegang teguh agar terjalin hubungan yang mandiri tidak tergantung pada orang tua.

#2 Jadi bertanggung jawab

Alasan lain tinggal terpisah dengan orang tua setelah menikah jauh lebih baik adalah jadi lebih bertanggung jawab. Melakukan semua hal sendiri mulai dari mengatur urusan rumah tangga hingga berbagi tugas dengan pasangan membuat saya dan istri lebih bertanggung jawab. Tak jarang saat pasangan sedang riweuh, tugas mencuci, menyapu, dan mengepel lantai pun bakal saya kerjakan. Semua pekerjaan rumah tangga kami dasari dengan bekerja sama. Jika salah satu membutuhkan, maka harus siap membantu. Jangan tidak acuh dan menyerahkan semua pada satu orang saja.

Lalu, jangan merasa sudah bekerja lebih tinggal menyuruh ini itu saja. Ingat, hidup berdua bukan soal siapa yang sudah menyelesaikan tanggung jawabnya, namun harus siap membantu satu sama lain jika diperlukan.

#3 Menghindari konflik keluarga

Saat tinggal bersama dengan orang tua atau mertua, biasanya muncul berbagai konflik yang dapat memecah ikatan kekeluargaan. Nyatanya dengan memutuskan tinggal terpisah, saya merasa konflik-konflik yang dulu sering muncul bisa dihindari. Paling tidak bisa menghilangkan sakit kepala gara-gara konflik kan?

Baca Juga:

5 Aturan Tidak Tertulis Tinggal Serumah Bareng Mertua, Patuhi agar Rumah Tangga Nggak Bubar!

5 Mertua Paling Idaman dan Green Flag di Drama Korea, Mertua Hong Hae In “Queen of Tears” Salah Satunya!

Memang sih memilih hidup mandiri dengan pasangan saja tidak bisa menghilangkan konflik seutuhnya. Setidaknya konflik dengan mertua, orang tua, ipar, atau saudara kandung bisa dihindari. Jika terjadi konflik internal dengan pasangan sih saya rasa itu memang sudah jadi rintangan yang harus diselesaikan berdua.

#4 Lebih leluasa

Tentu saja alasan terakhir adalah bebas melakukan apa saja di rumah sendiri tanpa perlu merasa sungkan dengan orang tua dan keluarga yang lain. Saya pribadi merasa bebas dan tenang tanpa perlu kena omel mertua. Saya juga bebas melakukan apa saja bersama pasangan. Tapi ingat, sebebas apa pun itu yang namanya pasangan harus saling menghormati dan menyelesaikan masalah dengan cara yang baik, jangan main tangan. Itu tidak baik dalam sebuah hubungan.

Namun jika keadaan tidak memungkinkan untuk tinggal terpisah dari orang tua atau mertua kalian, tak jadi masalah. Poin penting dari tulisan saya ini ya di mana pun berada kita harus bisa menghargai orang lain. Tak perlu menghakimi pasangan yang masih tinggal dengan orang tua atau mertua setelah menikah. Toh semua itu pilihan, setiap pasangan berhak memilih. Jika nyaman tinggal dengan orang tua atau mertua tentu itu juga baik, atau demi mewujudkan dari bakti diri dan memilih tinggal terpisah dari orang tua dan mertua pun tak masalah.

BACA JUGA Nggak Cuma Aki Tekor, Ini Beberapa Parts Penyebab Electric Starter Motor Mati dan tulisan Budi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Desember 2020 oleh

Tags: hubungan orang tua dan anakmertuaOrang Tua dan Anak
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Dear Ibu Mertua, Ini Loh Tips Mengatasi Konflik Mertua vs Menantu Perempuan Terminal Mojok

Dear Ibu Mertua, Ini Loh Tips Mengatasi Konflik Mertua vs Menantu Perempuan

19 Januari 2021
Trik Bermanuver kalau Tiba-tiba Ada Sidak Mertua terminal mojok.co

Trik Bermanuver kalau Tiba-tiba Ada Sidak Mertua

8 Oktober 2021
kesetaraan gender

Mengapa Perlu Memperkenalkan Kesetaraan Gender pada Anak?

27 Mei 2019
Bapak, Cinta Pertama yang Tidak Sempat Terucap terminal mojok

Bapak, Cinta Pertama yang Tak Sempat Terucap

28 Agustus 2021
anti-natalitas

Anti-Natalitas : Sebuah Gaya Pikir Kontras Untuk Mengembalikan Kualitas

25 Mei 2019
Papa, Mama, Kalian Sadar Nggak sih Overprotektif Itu Mematikan Bakat Kami Terminal Mojok

Papa, Mama, Kalian Sadar Nggak sih Overprotektif Itu Mematikan Bakat Kami?

14 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Membayangkan Semua Gerai Indomaret Tutup: Ibu-Ibu Merana Kehilangan Promo Minyak Goreng, Orang Dewasa Stres Makin Depresi Kehilangan Kursi Besi Andalan

1 Juni 2026
Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya "Pajak" yang Tidak Dibenci Warga

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya Pajak yang Tidak Dibenci Rakyat

5 Juni 2026
Kebumen Kecamatan Aneh, Kadang Sulit Dipahami Pendatang (Unsplash)

Pengakuan dari Saya, Warga Asli Kebumen yang Menyadari Bahwa Daerah Saya Memang Sulit Dipahami Khususnya Para Pendatang yang Sedang Beradaptasi

31 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.