Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Solusi Konkret untuk Bangkalan Madura agar Nggak Terus-terusan Kena Bully

Naufalul Ihya Ulumuddin oleh Naufalul Ihya Ulumuddin
16 Januari 2024
A A
Solusi Konkret untuk Bangkalan Madura agar Nggak Terus-terusan Kena Bully Mojok.co

Solusi Konkret untuk Bangkalan Madura agar Nggak Terus-terusan Kena Bully (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya warga asli Bangkalan Madura dan sedih membaca cibiran terhadap kampung halaman tercinta. Beberapa tulisan di Terminal Mojok mengungkapkan tempat wisata Bangkalan yang kurang menarik, tukang parkir liar, kota tidak terawat, hingga ketertiban pedagang kaki lima. Satu sisi, semua keluhan-keluhan itu benar adanya, Bangakalan memang sedemikian problematik. Di sisi lain, saya nggak tega kabupaten ini jadi bahan olok-olokan.

Sebagai warga asli Bangkalan yang sehari-hari mengalami ketidaknyamanan itu, saya akan mencoba lebih solutif. Tidak melulu mengeluh pengelolaan daerah yang bobrok, saya akan mengajukan beberapa solusi. Semoga solusi-solusi ini bisa memberi pencerahan bagi  pemerintah Bangakalan Madura.  

#1 Bangkalan Madura perlu mencontoh Jember dalam mengelola daerahnya

Saya sebelumnya pernah menulis Jember di Mata Orang Bangkalan Madura: Bikin Minder dan Ingin Pindah Domisili. Di dalam tulisan itu saya mencoba membandingkan Bangkalan Madura dengan Jember. Itu mengapa, solusi pertama yang saya tawarkan adalah mencontoh  Jember dalam memaksimalkan unit perawatan kota, yaitu Cipta Karya. 

Saya sempat ngobrol dengan sepupu saya yang bekerja di Jember, tepatnya di bagian Cipta Karya. Berdasar hasil obrolan itu, saya melihat Jember memang benar-benar serius menggarap daerahnya melalui Cipta Karya di bawah Dinas PUPR. Tugas utama unit ini adalah membersihkan dan merawat keindahan kota, mulai dari taman, jalanan, dan monumen-monumen kota setiap hari.

Di Jember, setiap petak taman dan monumen sudah ada penanggung jawab secara profesional. Penanggung jawab tersebut digaji secara layak, kurang lebih Rp2,1 juta per bulan. Tugas utama mereka adalah membersihkan dan merawat taman mulai 06.00-10.00 WIB. 

Keseriusan semacam inilah yang saya rasa dibutuhkan Bangakalan Madura. Sekarang coba lihat hasilnya pada Jember, nyaris tidak ada sisi kotor di Kota Karnaval ini. Terutama, di bagian taman dan monumen-monumen kota. 

#2 Jaminan keamanan dan ketertiban pedagang kaki lima

Berbagai daerah di Indonesia ada pedagang kaki lima. Entah di kota-kota besar maupun daerah pelosok. Perbedaannya, beberapa daerah yang sudah ada kesadaran akan keindahan kota sudah mencoba melakukan penataan para pedagang ini. 

Itulah yang tidak dimiliki Bangkalan Madura. Kesadaran akan keindahan kota masih rendah sehingga pedagang kaki lima dibiarkan begitu saja. Pembubaran pedagang kaki lima oleh satpol PP  seperti yang selama ini dilakukan tidak memberikan dampak signifikan. Sebab, para pedagang akan kembali berjualan demi menyambung hidup. 

Baca Juga:

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

Kabupaten di sisi barat Pulau Madura ini perlu segera menyadari masalah penataan pedagang kaki lima. Mereka tidak bisa sekadar dibubarkan tanpa diberi wadah baru. Lebih baik pemerintah Bangkalan Madura mengambil langkah penataan daripada pembubaran. Lokasi berjualan pedagang kaki lima perlu diatur dan mendapat jaminan keamanan. Dengan begitu, daerah menjadi lebih rapi dan tertata, sementara ekonomi warganya terus berputar. 

Saya sempat mendengar kabar bahwa pemerintah sudah melakukan penataan perdagangan kaki lima di sekitar Gelora Bangkalan. Para pedagang diarahkan dari berjualan di pinggir jalan menjadi berjualan di area dalam stadion. Jelas ini awalan yang baik, hanya saja perlu dipikirkan bagaimana menarik lebih banyak pengunjung untuk masuk ke dalam stadion. Kabar sejauh ini, para pedagangan mengeluhkan omsetnya terus menurun karena sepi pengunjung.

Baca halaman selanjutnya: #3 Garis komando tukang parkir ….

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 16 Januari 2024 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduramadurapilihan redaksiPulau Madura
Naufalul Ihya Ulumuddin

Naufalul Ihya Ulumuddin

Pegiat sosiologi asal Madura. Tertarik isu pendidikan, kebijakan sosial, dan keluarga. Cita-cita tertinggi jadi anak yang berbakti dan suami ideal untuk istri.

ArtikelTerkait

Realme realmebook mojok

RealmeBook: Laptop Murah dengan Spesifikasi Edan

17 September 2021
Pelecehan Seksual pada Anak Itu Tak Pernah Sepele dan Tak Akan Pernah Sepele!

Pelecehan Seksual pada Anak Itu Tak Pernah Sepele dan Tak Akan Pernah Sepele!

1 Juli 2022
Stereotip Selir Dinasti Joseon_ Dianggap Ambisius akan Kuasa hingga Dicap Pelakor terminal mojok

Stereotip Selir Dinasti Joseon: Dianggap Ambisius akan Kuasa hingga Dicap Pelakor

1 Desember 2021
Percayalah, Berjalan di Atas Air Lebih Mudah daripada Menyatukan Surabaya dan Madura Menjadi Satu Provinsi

Percayalah, Berjalan di Atas Air Lebih Mudah daripada Menyatukan Surabaya dan Madura Menjadi Satu Provinsi

8 Maret 2024
10 Lagu tentang Selingkuh yang Pernah Populer di Indonesia Terminal Mojok

10 Lagu Bertema Selingkuh yang Pernah Populer di Indonesia

23 Juni 2022
Sumber gambar Pixabay

Suara KPI Adalah Suara Tuhan, Nggak Usah Protes kalau Mereka Seenaknya Sendiri

10 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.