Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali!

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
4 Oktober 2025
A A
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali!

Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! (unplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Kabupaten Bangkalan Madura itu ibarat peribahasa “tong kosong nyaring bunyinya”, alias banyak ngomong nggak ada hasilnya. Seneng banget bikin peraturan, kebijakan, dan program, tapi nggak ada yang jelas tuh apa substansinya. Akhirnya ya nggak ada dampak positifnya. Makanya saya tak heran jika kemarin Mas Naufal menyamakan proker Pemkab Bangkalan Madura ini hanya sekelas proker karang taruna. Wkwkwk, kasihan sekali warganya!

Jika kalian juga ingin bukti lain betapa kosongnya omongan Pemkab ini, kalian bisa melihat bagaimana mereka menciptakan ruang aman bagi anak. April lalu, Pemkab Bangkalan Madura membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Kabupaten Layak Anak. Katanya sih, untuk melindungi anak dari ancaman diskriminasi, eksploitasi, hingga kekerasan yang ditujukan pada mereka. Tapi, apalah aturan ini, hanya jadi tumpukan Perda yang nggak jelas hasilnya apa!

Kasus pemerkosaan anak di Bangkalan Madura selalu mandek

Saya akan langsung pada intinya. Perda yang dibuat oleh Pemkab Bangkalan Madura itu tidak ada pengaruhnya sama sekali. Anak-anak di kabupaten ini tetap rentan dieksploitasi, bahkan menjadi korban kekerasan seksual. Tapi, problemnya bukan di situ saja. Setelah menjadi korban, penegak hukum kerap membiarkan kasunya. Jika kalian tak percaya dengan opini saya, berikut saya berikan bukti.

Kemarin, ada kabar terkait ketidakjelasan dari kelanjutan kasus pemerkosaan terhadap 2 anak di bawah umur. Sebanyak 8 pelaku sampai saat ini masih bebas berkeliaran. Padahal kasus ini sudah terjadi dua bulan yang lalu. Gila, kan!

Setelah ditelusuri, pembiaran atas kasus kekerasan seksual anak tidak hanya itu saja. Kasus pelecehan terhadap seorang siswi SMP oleh gurunya pada Januari 2025 juga mandek sampai saat ini. Entah apa yang dikerjakan oleh penegak hukum di kabupaten ini. Pejabat dinas dan DPR yang sudah digaji juga ngapain aja woy?

Haduh, pokoknya anak-anak korban kekerasan di Bangkalan Madura itu seperti “sudah jatuh, tertimpa tangga”.

Tak ada ruang aman dan menyenangkan bagi anak di Bangkalan Madura

Agaknya, saya terlalu berat memberikan contoh kasus kekerasan anak yang dibiarkan oleh Pemkab Bangkalan Madura. Secara infrastruktur saja, Pemkab ini terus tutup mata untuk menciptakan ruang aman dan nyaman bagi anak. Di kabupaten ini sulit menemukan area yang menyenangkan bagi anak-anak.

Coba renungkan, ke mana kalian akan membawa anak-anak untuk bermain di kabupaten ini? Jawabannya pasti alun-alun, kan. Ah, jika benar itu jawabannya, sungguh itu adalah jawaban yang menggelitik.

Baca Juga:

Reputasi Universitas Trunojoyo Madura Makin Menurun, bahkan Orang Madura Sendiri Mikir Dua Kali untuk Kuliah di Kampus Ini

Pemkab Bangkalan Madura Diisi oleh Pejabat Lebay, Banyak Ritual Cuma Pengen Dapat Pujian!

Taman bermain yang kotor, sampah berserakan, hingga kolam ikan yang berubah warna coklat merupakan gambaran Alun-Alun Bangkalan Madura saat ini. Lalu, sarana permainan juga banyak yang berkarat, bahkan rusak. Sangat tidak aman!

Apakah itu yang membuat anak-anak senang dan bahagia? Kalau iya, berarti kabupaten ini sangat miris. Kalian ke alun-alun hanya terpaksa, karena memang tidak ada tempat lain untuk bermain di kabupaten ini!

Jangan mimpi jadi kabupaten layak anak

Jika boleh saya ilustrasikan cita-cita kota layak anak ini, sebenarnya itu hanyalah mimpi di siang bolong para pemimpin yang cuma suka omon-omon. Yakinlah, harapan itu tidak akan pernah kita capai. Mau bikin kebijakan atau program sebanyak apa pun, kalau tetap tidak diimplementasikan dengan serius, ya tetap saja tidak akan ada hasilnya. Hanya mimpi di siang bolong!

Ya, semua tahu bahwa harapan untuk menjadi kabupaten layak anak ini sudah ada sejak awal tahun lalu. Tapi hasilnya nihil. Tahun lalu saja, Bangkalan Madura tetap berada di posisi madya untuk kota layak anak. Posisi yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tak ada peningkatan.

Nah, apakah tahun ini akan ada peningkatan? Jangan harap, deh, ya! Kasus pemerkosaan pada anak saja mandek sampai berbulan-bulan, malah mau jadi kota layak anak. Anak siapa? Anak para pejabat doang? Hadeh!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Strategi Bertahan Hidup di Bangkalan Madura supaya Tetap Waras dan Bahagia, Setidaknya Tidak Sampai Gila!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Oktober 2025 oleh

Tags: Alun-Alun Bangkalan MaduraBangkalanbangkalan maduraKabupaten Bangkalankabupaten layak anakmadura
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

6 Keunggulan Surabaya yang Bikin Orang Bangkalan Madura Minder sebagai Tetangganya Mojok.co

6 Keunggulan Surabaya yang Bikin Orang Bangkalan Madura Minder sebagai Tetangganya

20 Januari 2026
Bulak Banteng Krisis Identitas, Terlalu Madura untuk Disebut Surabaya Mojok.co

Bulak Banteng Krisis Identitas, Terlalu Madura untuk Disebut Surabaya

8 Agustus 2024
Apa pun Kejahatan di Surabaya, Orang Madura Selalu Dijadikan Kambing Hitam jawa timur

Apa pun Kejahatan di Surabaya, Orang Madura Selalu Dijadikan Kambing Hitam

14 September 2024
Ojol di Bangkalan Madura: Tarifnya Mahal, Drivernya Itu-Itu Aja, tapi Menolong Warga karena Transportasi Umum di Sini Nggak Bisa Diharapkan

Ojol di Bangkalan Madura: Tarifnya Mahal, Drivernya Itu-Itu Aja, tapi Menolong Warga karena Transportasi Umum di Sini Nggak Bisa Diharapkan

19 Agustus 2024
Pasuruan Daerah Paling Strategis di Jawa Timur (Unsplash)

Jalur Kereta yang Serba PAS Membuat Pasuruan Menjadi Daerah Paling Strategis di Jawa Timur

6 Agustus 2023
Bagi Pria Madura, Songkok Hitam Tak Sekadar Penutup Kepala

Bagi Pria Madura, Songkok Hitam Tak Sekadar Penutup Kepala

16 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro Mojok.co

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

28 Maret 2026
Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living Mojok.co

Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Punya Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living

27 Maret 2026
Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja (Wikimedia Commons)

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja

26 Maret 2026
5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli

28 Maret 2026
Trauma Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Menderita Mojok.co

Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita

31 Maret 2026
Universitas Trunojoyo Madura Banyak Mahasiswa Abadi Gara-Gara Dosen Sering Ngilang Mojok.co

Reputasi Universitas Trunojoyo Madura Makin Menurun, bahkan Orang Madura Sendiri Mikir Dua Kali untuk Kuliah di Kampus Ini

26 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”
  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.