Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bandung Memang Kota yang Nyaman untuk Ditinggali, asal Punya Kendaraan Sendiri, Angkutan Umumnya Remuk!

Handri Setiadi oleh Handri Setiadi
11 Agustus 2024
A A
Pertigaan Cidadap Setiabudi, Saksi Betapa Nggak Tertib Pengendara di Kota Bandung Mojok.co

Pertigaan Cidadap Setiabudi, Saksi Betapa Nggak Tertib Pengendara di Kota Bandung (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Harus kita akui bersama bahwasannya Bandung ini merupakan kota yang nyaman untuk ditinggali. Sebagai warga asli Bandung yang pernah beberapa kali mengunjungi kota lain seperti Jakarta, Bekasi, atau Yogyakarta, saya hanya kuat tinggal beberapa hari di sana karena cuaca panasnya yang begitu gila.

Ditambah mendengar cerita kawan saya yang berasal dari luar pulau seperti Lombok ataupun Lampung dan menetap di Bandung, makin-makin saya yakin kota ini memang yang terbaik. Mereka mengungkapkan bahwa begitu nyamannya Bandung dijadikan sebagai tempat tinggal dibandingkan dengan daerah asal mereka.

Bandung memang memiliki suhu yang begitu pas untuk ditinggali, kecuali di beberapa daerah yang kini sudah mulai panas. Tapi dibandingkan dengan di Jogja, suhu di Bandung bisa dikatakan lebih nyaman. Saat tinggal di Jogja, saya sampai harus mandi 5 kali sehari karena tidak kuat dengan panasnya cuaca di sana. Belum lagi banyak hal yang membuat Bandung ini bisa menjadi tempat yang berkesan bagi siapa saja yang menginjakkan kaki di sini.

Tapi, tak ada gading yang tak retak. Yang sempurna adalah ketidaksempurnaan. Bandung bisa jadi menang dari segi iklim dari kota lain, tapi jangan harap bisa tinggal dengan nyaman di kota ini ketika tidak punya kendaraan pribadi.

Angkutan umum Bandung yang tidak reliable

Banyak angkutan umum di Bandung banyak yang bisa dibilang tidak profesional. Bagi para pekerja yang tempat kerjanya cukup jauh, kadang angkot ini bisa menjadi transportasi yang paling menjengkelkan sedunia. Ngetemnya yang tidak kenal waktu, padahal sudah mepet mau masuk kerja sering terjadi.

Bahkan tidak jarang ada yang mematok harga yang cukup mahal bagi penumpang yang diketahui baru naik angkot atau ketika tidak tau harga patokannya. Sedih.

Busnya tidak sebaik Jogja

Perlu diakui bahwasanya pelayanan transportasi umum berupa bus di Bandung ini tidak sebagus di Jogja. Padahal pelayanan bus di Jogja aja sering dikritik, tapi malah ada yang lebih parah. Adudu.

Sebetulnya pelayanannya ini sudah ditingkatkan, dari yang asalnya Damri sekarang berubah menjadi Trans Metro Pasundan. Namun bukannya memudahkan, inu malah membuat pusing sebagian penumpang.

Baca Juga:

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

Bandung Setelah Lebaran Adalah Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk bagi Warlok

Haltenya saja terkadang selalu tidak awet juga tidak nyaman untuk didiami. Ditambah jadwal kedatangan bus yang masih kurang begitu jelas. Dan pembayaran yang saat ini rata-rata tidak bisa cash cukup menyulitkan orang tua yang tidak punya kendaraan pribadi. Mengandalkan bus sebagai transportasi utama di Bandung saat ini memang begitu merepotkan.

Baca halaman selanjutnya

Ojol bukan solusi

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2024 oleh

Tags: angkutan umumBandungkendaraan pribadi
Handri Setiadi

Handri Setiadi

Kadang guru, kadang suka baca buku, anggap saja teman baikmu.

ArtikelTerkait

persikab kabupaten Bandung dan 4 Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba MOJOK.CO

4 Toko Roti Legendaris di Bandung yang Wajib Dikunjungi

7 Agustus 2020
Tiramisusu, Oleh-oleh Sombong dari Bandung yang Perlu Dicoba Terminal Mojok

Tiramisusu, Oleh-oleh Sombong dari Bandung yang Perlu Dicoba

8 Mei 2022
Rest Area Jembatan Citarum, Tempat Istirahat Paling Nyaman bagi Pengendara dari Sukabumi ke Bandung

Rest Area Jembatan Citarum, Tempat Istirahat Paling Nyaman bagi Pengendara dari Sukabumi ke Bandung

8 Agustus 2024
5 Jalan di Bandung yang Berbahaya, Hati-hati Berkendara di Sini!

5 Jalan di Bandung yang Berbahaya, Hati-hati Berkendara di Sini!

19 Oktober 2023
5 Hal yang Bikin Kota Bandung Macet Terminal Mojok

5 Hal yang Bikin Kota Bandung Macet

9 Januari 2022
Akhir-akhir Ini Bandung Lebih Layak Disebut sebagai Kota Pengemis Dibandingkan Kota Romantis

Akhir-akhir Ini Bandung Lebih Layak Disebut sebagai Kota Pengemis Dibandingkan Kota Romantis

10 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.