Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bakso Raos, Kuliner Endemik yang Wajib Diketahui Maba Unesa Ketintang

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
15 Juli 2022
A A
Bakso Raos, Kuliner Endemik yang Wajib Diketahui Maba Unesa Ketintang Terminal Mojok

Bakso Raos, Kuliner Endemik yang Wajib Diketahui Maba Unesa Ketintang (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Maba Unesa Ketintang merapat! Udah pada cobain Bakso Raos belum?

Membicarakan kuliner seolah nggak ada habisnya, apalagi kalau sudah membahas kuliner yang ada di sekitar kampus-kampus di Indonesia. Beuh, saking banyaknya pilihan kuliner di sekitaran kampus, mahasiswa biasanya sampai bingung mau makan apa. Tak terkecuali dengan kampus saya, Universitas Negeri Surabaya atau yang biasa disebut Unesa, di sekitaran kampus juga banyak ditemukan beragam kuliner mulai dari pecel lele, mi ayam, tahu tek, hingga yang paling favorit, bakso.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, kita perlu bersepakat bahwa bakso merupakan salah satu kuliner yang paling menonjol di antara kuliner lainnya. Pasalnya, kita bisa dengan mudah menemukan bakso di berbagai daerah. Di Unesa, ada satu bakso yang paling populer di kalangan mahasiswa, namanya Bakso Raos. Gerobak bakso satu ini biasa dijumpai di sekitaran kampus kedua Unesa, atau yang ada di Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya.

Sebagai mahasiswa yang sudah cukup (((senior))), saya sangat merekomendasikan Bakso Raos kepada seluruh maba kampus Unesa Ketintang. Mungkin akan ada yang bertanya, kenapa mesti Bakso Raos, sih? Berikut beberapa alasannya.

Pertama, mudah ditemukan. Siapa sih mahasiswa kampus Unesa Ketintang yang nggak kenal sama Bakso Raos? Saya yakin hampir semua mahasiswa Unesa Ketintang tahu bakso yang satu ini. Pasalnya, Bakso Raos sudah ada sejak dulu dan kini nelecek di mana-mana. Bahkan menurut keterangan kakak tingkat saya yang angkatan 2012 dan 2015, gerobak Bakso Raos ini sudah menghiasi khazanah per-kuliner-an mahasiswa sejak mereka masih maba.

Gerobak Bakso Raos tersebar di beberapa area seperti di pertigaan Kampus Unesa Ketintang, di Jalan Karah, di Perumahan Kecamatan Jambangan, di depan Kantor Pengadilan Agama Surabaya, di depan SMAN 18 Surabaya, dan masih banyak lagi. Pokoknya kalau kalian main ke Kampus Unesa Ketintang, sepanjang perjalanan kalian bakal disambut gerobak-gerobak Bakso Raos lah. Sueeerrr!

Kedua, harganya murah. Awal masuk kuliah dulu, hari-hari saya dipenuhi dengan makanan umum khas Surabaya seperti penyetan, rujak cingur, tahu tek, dan sambelan. Namanya juga orang baru, waktu itu saya belum eksplor kuliner-kuliner yang murah. Harga sambelan paling murah biasanya sekitar Rp15 ribu hingga Rp18 ribu per sekali makan dengan porsi yang pas-pasan. Lha, kalau saya makan 3 kali sehari dengan harga segitu jelas lama-lama bikin bangkrut.

Hingga suatu ketika, salah seorang teman kampus saya yang asli Surabaya merekomendasikan Bakso Raos. Menurutnya, harga seporsi Bakso Raos lebih friendly di kantong mahasiswa dan kenyangnya lebih awet. Awalnya saya meragukan teman saya ini. Namun, setelah mencoba seporsi Bakso Raos, saya baru sadar kalau bakso satu ini rupanya punya porsi berbeda dari bakso pada umumnya. Porsinya buanyak, Rek, dan harganya pun Rp10 ribu saja. Saya yang kaget akhirnya malah jadi berlangganan Bakso Raos hingga kini.

Baca Juga:

Jangan cintai Surabaya secara berlebihan, ia juga punya kekurangan yang patut dibicarakan

Surabaya Barat: kota dalam kota yang bikin warga aslinya jadi tamu

Ketiga, porsinya banyak. Seperti yang sudah saya ceritakan pada poin kedua, meski harganya murah meriah, porsi yang diberikan oleh penjual Bakso Raos berlimpah. Para penjual Bakso Raos seolah punya slogan: mbayar biasa, njupuk sekarepe (bayar semestinya, ambil sepuasnya).

Saya nggak ngadi-ngadi soal ini, Rek. Misalnya ketika makan di Bakso Raos yang ada di depan kantor Pengadilan Agama Surabaya, penjualnya bilang gini sama saya, “Ini saya yang ambilin apa sampeyan ambil sendiri, Cak?” Bahkan di lain hari waktu saya membeli Bakso Raos di depan SMAN 18 Surabaya, penjualnya bilang begini, “Sampeyan njupuk dewe ae wes, Cak!”

Gimana nggak jadi idola mahasiswa coba?

Keempat, buka sampai dini hari. Mungkin ada banyak warung makan di Surabaya yang buka sampai dini hari. Tapi, khusus untuk warung makan yang buka dini hari di dekat kampus Unesa Ketintang, saya rasa jumlahnya masih nggak banyak. Kalaupun ada, biasanya nggak worth it buat kantong mahasiswa.

Saya pernah mengalami sendiri waktu pukul 02.00 WIB ketika perut saya keroncongan dan pengin cari makanan. Awalnya saya kebingungan lantaran tempat makan yang buka 24 jam di sekitaran Unesa rata-rata adalah warteg dan tempat makan elite seperti Ayam Nelongso yang harga keduanya juga bikin nelongso mahasiswa kere seperti saya. Setelah berkeliling Kecamatan Gayungan dan Kecamatan Jambangan, saya menemukan satu gerobak bakso yang masih terang dan dikelilingi kepulan asap kuah tanda eksistensi penjualnya. Setelah saya hampiri, ternyata gerobak tersebut adalah gerobak Bakso Raos.

Melihat 4 alasan di atas, patut disetujui kalau bakso yang punya rasa enak, porsi banyak, harga murah, dan bisa ditemukan di mana-mana seperti Bakso Raos memang sulit ditemukan di kampus-kampus besar di Surabaya, kan? Jadi, betapa beruntungnya kalian wahai maba Unesa Ketintang.

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Rekomendasi Mi Ayam Dekat Kampus UNESA Ketintang, Wajib Disikat!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Juli 2022 oleh

Tags: bakso raosjawa timurKampus UNESASurabayaunesa ketintang
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

Melatih Kesabaran di Jalan Kalimantan Jember

Melatih Kesabaran di Jalan Kalimantan Jember

5 Juni 2023
4 Alasan Pakuwon Mall Surabaya Lebih Baik daripada Tunjungan Plaza

4 Alasan Pakuwon Mall Surabaya Lebih Baik daripada Tunjungan Plaza

3 November 2023
5 Tempat yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi di Surabaya terminal mojok (1)

5 Tempat yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi di Surabaya

1 Desember 2021
Bahasa Jawa Surabaya yang Sulit Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia (Unsplash)

10 Bahasa Jawa Suroboyoan yang Paling Unik dan Sulit Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Para Perantau di Surabaya Wajib Tahu!

12 Desember 2023
Ilustrasi Madura Ditinggal Jawa Timur, Saatnya Jadi Provinsi Sendiri (Unsplash)

Madura Tertinggal, ketika Jawa Timur Maju Pesat Menjadi Alasan Kuat Madura Justru Harus Jadi Provinsi Sendiri

5 Januari 2024
Plat Nomor K dan Jepara Remajamu Merusak Nama Baik Orkes (Pixabay)

Kebiasaan Anak Muda di Daerah Plat Nomor K Khususnya Jepara yang Merusak Nama Baik Orkes Dangdut

24 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Nanas madu Pemalang sering diremehkan karena ukurannya, padahal inilah oleh-oleh yang paling layak dibawa pulang

Nanas madu Pemalang sering diremehkan karena ukurannya, padahal inilah oleh-oleh yang paling layak dibawa pulang

18 Juli 2026
Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026
Gara-gara pada magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri (Unsplash)

Gara-gara semua orang magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri

21 Juli 2026
4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga Mojok.co

4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga

21 Juli 2026
Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.