Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bakpao Mega Jaya Memang Lebih Menggoda, tapi Bakpao Chik Yen Tetap yang Terbaik

Iqbal AR oleh Iqbal AR
2 Agustus 2025
A A
Bakpao Mega Jaya Memang Lebih Menggoda, tapi Bakpao Chik Yen Tetap yang Terbaik

Bakpao Mega Jaya Memang Lebih Menggoda, tapi Bakpao Chik Yen Tetap yang Terbaik (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau dibandingkan, Bakpao Chik Yen lebih unggul daripada Mega Jaya. Tidak bisa tidak…

Dari sekian banyak kuliner asal Tiongkok yang pernah dibahas di mana-mana, bakpao mungkin jadi salah satu yang porsi pembahasannya kurang banyak. Jika bicara kuliner asal Tiongkok, orang-orang selalu bicara soal mie, nasi goreng, atau deretan menu yang ada di restoran Chinese Food. Bahkan kalau bicara roti-rotian, paling ya mentok di cakwe atau youtiao. Masih jarang yang bicara soal bakpao.

Bakpao di Indonesia ini perannya macam-macam. Ia bisa jadi menu sarapan, bisa jadi camilan, bisa juga jadi solusi pengganjal lapar di momen-momen krusial. Dan jika bicara bakpao di Indonesia, mungkin ada dua merek yang paling populer, yang paling sering kita temui dan yang paling sering kita makan. Keduanya adalah Bakpao Mega Jaya dan Bakpao Chik Yen.

Nggak perlu saya jelaskan mengenai sejarah kedua bakpao ini. Kalian bisa cari sendiri lah. Toh, tulisan ini nggak pengin bahas itu. Tulisan ini ingin membahas—lebih tepatnya mengadu—mana yang lebih baik antara dua bakpao ini. Dan sebagai pernyataan awal, saya sebagai penulis tulisan ini akan bilang bahwa meskipun Bakpao Mega Jaya terlihat lebih menggoda, tapi Bakpao Chik Yen masih jadi yang terbaik.

Sini tak jelasin.

Persebaran Bakpao Chik Yen lebih banyak dan luas ketimbang Bakpao Mega Jaya

Salah satu hal pembeda yang paling kentara dari kedua bakpao ini adalah Bakpao Chik Yen persebarannya lebih besar dan luas ketimbang Bakpao Mega Jaya. Bakpao Chik Yen lebih mudah dijumpai ketimbang Mega Jaya. Nggak peduli kalian ada di Malang, Surabaya, Jogja, Rembang, bahkan Bandung, kalian masih bisa menemukan orang yang jualan Chik Yen.

Hal inilah yang nggak dimiliki oleh Mega Jaya. Persebarannya nggak sebesar Chik Yen. Sebagai contoh, saya nyaris nggak pernah menemui Bakpao Mega Jaya di Malang Raya. Entah saya yang kurang eksplor, entah karena memang jarang banget, atau benar-benar nggak ada. Beberapa kawan yang saya tanya soal Mega Jaya juga bingung, mereka masih asing dengan bakpao tersebut. Sekalinya saya pernah makan Bakpao Mega Jaya, itu pun ketika saya main ke Surabaya.

Sayang banget, padahal Bakpao Mega Jaya ini enak (meski nggak seenak Chik Yen). Harusnya persebarannya bisa lebih banyak dan lebih luas. That’s why Chik Yen lebih unggul menurut saya.

Baca Juga:

Bakpao Chik Yen, Kasta Tertinggi Bakpao. Lainnya Minggir Dulu

Bakpao Telo: Oleh-Oleh Malang yang Sempat Jadi Primadona, tapi Kini Kehilangan Pesonanya

Komposisi roti dan isian

Kalau kita bandingkan dua bakpao ini, kita bisa lihat gimana Bakpao Mega Jaya punya bentuk yang lebih menarik, lebih chubby ketimbang Bakpao Chik Yen. Inilah mengapa secara look, Mega Jaya lebih menggoda ketimbang Chik Yen yang bentuknya monoton. Tetapi itu nggak serta merta menjadikan Mega Jaya lebih baik dan lebih unggul, ya.

Ketika membandingkan dua bakpao ini, saya menyadari satu hal. Ke-chubby–an Bakpao Mega Jaya ini malah bikin komposisi antara roti dan isiannya kurang sempurna. Di lidah saya, elemen roti Mega Jaya sedikit overpowering isiannya. Sementara itu, Chik Yen yang bentuknya sedikit lebih kecil dan kurang menarik, malah punya komposisi roti dan isian yang lebih sempurna. Nggak overpowering satu sama lain.

Buat saya, bakpao yang enak dan sempurna itu ya yang seperti Chik Yen. Bakpaonya nggak terlalu chubby (jika dibandingkan Mega Jaya), tapi isiannya merata, komposisinya lebih sempurna, lah.

Bakpao Chik Yen memang lebih mahal daripada Mega Jaya, tapi ada harga ada kualitas

Soal harga, harus diakui Chik Yen lebih mahal ketimbang Mega Jaya. Bahkan harganya bisa dua kali lipat lebih mahal ketimbang Mega Jaya. Tapi itu nggak jadi alasan Mega Jaya bisa lebih unggul ketimbang Chik Yen. Sebab ada harga, ya ada kualitas.

Kalau kalian pernah makan dua bakpao ini, pasti kalian bisa tahu perbedaan antara bakpao ayam yang harganya Rp4.000-Rp5.000-an di Mega Jaya, dan bakpao ayam yang harganya Rp9.000 di Chik Yen. Kalian akan tahu mana yang lebih enak, lebih tepatnya, kalian akan tahu mengapa bakpao ayam di Chik Yen lebih enak.

Sama-sama enak, tapi…

Intinya begini, bahwa kedua bakpao ini (sepengalaman saya) itu sama-sama enak. Kedua bakpao ini sama-sama punya karakter dan keunikan sendiri. Kalian yang pernah makan kedua bakpao ini, atau bahkan yang belum pernah dan berencana pengin makan kedua bakpao ini, saya jamin nggak akan menyesal. Beneran, kedua bakpao ini sama-sama enak.

Namun, berhubung tulisan ini bicara soal mana yang lebih enak, yang lebih unggul, dan mana yang lebih baik beserta alasan-alasannya, maka pilihannya ya cuma satu: Chik Yen harus diakui masih lebih enak, lebih unggul, dan lebih baik ketimbang Mega Jaya. Kalian yang sepakat dengan saya ya bagus. Kalau nggak sepakat, ya terserah, saya nggak peduli, hehehe.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bakpao Mega Jaya, Bakpao Legendaris dengan Jingle yang Unik.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2025 oleh

Tags: bakpaobakpao chik yenBakpao Mega Jaya
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

5 Masakan Babi di Semarang yang Bikin Ngiler Terminal Mojok

5 Masakan Babi di Semarang yang Bikin Ngiler

2 September 2022
Bakpao Telo: Oleh-Oleh Malang yang Sempat Jadi Primadona, tapi Kini Kehilangan Pesonanya Mojok.co

Bakpao Telo: Oleh-Oleh Malang yang Sempat Jadi Primadona, tapi Kini Kehilangan Pesonanya

7 Desember 2024
Bakpao Mega Jaya, Bakpao Legendaris dengan Jingle yang Unik Terminal Mojok

Bakpao Mega Jaya, Bakpao Legendaris dengan Jingle yang Unik

11 Agustus 2022
Kisah Penjual Bakpao di Temanggung yang Tetap Merana meski Berganti Dagangan di Bulan Puasa

Kisah Penjual Bakpao di Temanggung yang Tetap Merana meski Berganti Dagangan di Bulan Puasa

30 Maret 2024
Bakpao Chik Yen, Kasta Tertinggi Bakpao. Lainnya Minggir Dulu

Bakpao Chik Yen, Kasta Tertinggi Bakpao. Lainnya Minggir Dulu

23 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Ribet dan Cepat Miskin (Unsplash)

QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Keribetan dan Bikin Cepat Miskin

19 Februari 2026
4 Gudeg Jogja yang Rasanya Enak dan Cocok di Lidah Wisatawan

Gudeg Jogja Pelan-Pelan Digeser oleh Warung Nasi Padang di Tanahnya Sendiri, Sebuah Kekalahan yang Menyedihkan

18 Februari 2026
Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

Orang Indonesia Suka Banget Rapat, tapi Nggak Suka Ambil Keputusan, Akhirnya ya, Rapat Lagi!

22 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Bakpia Kukus Tidak Layak Pakai Nama Bakpia Asli Jogja (Unsplash)

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gagal LPDP dan Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Nemu Rasa Tenang meski Dicap Tak Punya Masa Depan
  • Siksaan di Bus Ekonomi Rute Surabaya Semarang bikin Frustrasi dan Kapok Naik Lagi: Murah tapi Harus Pasrah Jadi “Ikan Pindang” Sepanjang Jalan
  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa tapi Bisa Memakluminya karena Keadaan lalu Memaafkan
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.