Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Hangesti Arum Nuranisa oleh Hangesti Arum Nuranisa
14 Januari 2026
A A
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Biasanya, orang bakal langsung kepikiran sama Bandara YIA kalau dengar kata Kulon Progo. Sebagian lagi, mungkin kepikiran daerah Nanggulan sampai Perbukitan Menoreh yang adem dan ijo-ijo itu. Padahal ada hal lain yang nggak kalah ikonik dari Kulon Progo lho selain itu. Hal ikonik itu datang dari kuliner lokal Kulon Progo yang menjadi pengganjal lapar tengah malam. Namanya bakmi krinjing.

Nama bakmi krinjing diambil dari tempat asalnya, yakni Dusun Krinjing Lor, Jatisarono, Nanggulan, Kulon Progo. Nah, siapa sangka kalau Nanggulan juga punya hal lain. Nggak melulu soal kafe-kafe hits pinggir sawah itu.

Baca juga: 4 Alasan Orang Jogja Malas Kulineran Bakmi Jawa Pak Pele yang Jadi Favorit Wisatawan.

Bakmi krinjing kalah pamor sama bakmi Jawa

Kuliner ini punya nama yang sederhana, sesederhana tampilan dan rasanya. Tetapi bakmi krinjing tetap punya cerita dan keunikan tersendiri yang bikin beda dari bakmi atau mi lainnya di Jogja.

Waktu pertama kali membeli bakmi krinjing, jujur ekspektasi saya nggak tinggi-tinggi amat. Gimana mau berekspektasi tinggi? Tampilannya polos banget. Nggak ada sawi, nggak ada telur pula. Kalau disandingkan dengan bakmi Jawa, jelas bakmi krinjing kalah pamor.

Tapi memang pepatah “don’t judge a book by its cover” itu benar adanya. Di balik bumbunya yang sederhana dan nggak neko-neko, kuliner Kulon Progo satu ini justru menyajikan cita rasa bakmi yang baru. Itu yang menjadi kekuatan dari bakmi satu ini. Meski sama-sama pakai nama bakmi, tapi bakmi krinjing bisa dikatakan beda aliran dengan bakmi Jawa.

Rasa gurih yang minimalis di bakmi krinjing bakal lebih ciamik dimakan bareng sambal. Biasanya, sambal ini sudah sepaket dengan bakminya dan tak terpisahkan. Makan bakmi ini tanpa sambal ibarat makan jadah tanpa tempe bacem. Kurang lengkap.

Jadi unik karena dijual per kilo

Selain tampilannya yang polosan, ada satu hal lagi yang bikin kuliner Kulon Progo ini terdengar aneh, tapi juga menarik. Kalau bakmi lain dijual per porsi atau per mangkok, bakmi krinjing dijual per kilo. Iya, per kilogram, Lur.

Baca Juga:

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi

Waktu pesan, saya sempat kaget ketika penjualnya bertanya, “Mau berapa kilo?” alih-alih “Mau berapa porsi?” Bukan mangkok, bukan porsi. Bakmi mana lagi yang dijual kiloan kalau bukan bakmi krinjing?

Buat yang lagi pengin mukbang tanpa mikir porsi, kuliner ini cocok banget dijadikan pilihan. Buat menu arisan, kumpul-kumpul atau bahkan ronda juga cocok banget. Tinggal sebut mau berapa kilo. Mau dimakan sendiri oke, mau dibagi bareng teman juga tetap puas. Bahkan, kalau kamu mau jual lagi dengan porsi kecil, bisa banget! Auto cuan.

Harganya? Nggak perlu khawatir. Bukan kuliner Kulon Progo namanya kalau nggak murah. Jangan kaget, ya. Satu kilo bakmi ini biasanya dibanderol sekitar Rp12.500. Dibandingkan bakmi Jawa yang sekarang bisa tembus Rp15.000-Rp20.000 per porsi, jelas bakmi krinjing sangat ramah dompet apalagi kalau sedang tanggal tua.

Baca juga: Geblek Kuliner Khas Kulon Progo yang Murah Meriah, Harganya Ada yang Cuma 100 Perak.

Tambah unik karena dijual tengah malam

Kalau diibaratkan orang, bakmi krinjing ini termasuk orang yang sederhana, nggak neko-neko dan nrimo. Namun, biasanya tetap punya satu keistimewaan yang bikin terasa agak eksklusif. Kalau bakmi krinjing, istimewanya adalah karena hanya buka di malam hari.

Meskipun di Jatisarono ada beberapa warung yang mulai buka sejak jam 6 sore, tapi sebagian besar justru baru mulai buka ketika malam semakin pekat. Sekitar jam setengah 10 malam ke atas.

Makanya biasanya bakmi ini dijadikan menu andalan pengganjal lapar oleh para peronda sampai para pekerja malam. Harganya murah meriah, enak, mengenyangkan. Paket komplit.

Hmmm, kalau dipikir-pikir, bakmi krinjing sebenarnya sederhana banget. Bentuknya standar, bahannya cuma dari tepung tapioka, tampilanya juga apa adanya. Namun siapa sangka dari kesederhanaan itu lahirlah perpaduan bakmi yang polos, gurih, kenyal, dan sedikit pedas yang membuatnya sulit dilupakan.

Kuliner khas Kulon Progo ini memang nggak instagrammable. Tapi soal rasa, bakmi krinjing tahu caranya bikin orang terhipnotis dan balik lagi mencarinya.

Penulis: Hangesti Arum Nuranisa
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Rekomendasi Kuliner Kulon Progo yang Wajib Diketahui Wisatawan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2026 oleh

Tags: bakmi jawabakmi jawa jogjabakmi krinjingkuliner kulon progokulon progoNanggulan Kulon Progo
Hangesti Arum Nuranisa

Hangesti Arum Nuranisa

Lulusan S1 Manajemen UNY. Jadi content writer sejak tahun 2020. Kadang jadi reporter freelance. Suka musik, dan film.

ArtikelTerkait

Kulon Progo Nggak Cuma Punya Bandara YIA dan Pantai Glagah, tapi Juga Kopi Menoreh, Kopi yang Mengajarkan Perlawanan

Kulon Progo Nggak Cuma Punya Bandara YIA dan Pantai Glagah, tapi Juga Kopi Menoreh, Kopi yang Mengajarkan Perlawanan

11 Oktober 2025
Ganti Ikon, tapi Jalan Masih Bolong: Kulon Progo Butuh Prioritas, Bukan Sekadar Polesan

Ganti Ikon, tapi Jalan Masih Bolong: Kulon Progo Butuh Prioritas, Bukan Sekadar Polesan

5 Oktober 2025
5 Bakmi Jawa khas Gunungkidul yang Otentik dan Mantap Terminal Mojok

5 Bakmi Jawa khas Gunungkidul yang Autentik dan Mantap

9 April 2022
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
Alasan Booth Nescafe di Kulon Progo Selalu Ramai, padahal Cuma Kecil dan Menunya Itu-Itu Saja Mojok.co

Alasan Booth Nescafe Bisa Jadi Primadona Ngopi Baru di Kulon Progo

6 Januari 2026
growol makanan khas kulon progo mojok

Growol, Makanan Khas Kulon Progo dengan Aroma yang ‘Unik’

2 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

18 Februari 2026
Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

22 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

24 Februari 2026
6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag- Cuma Bikin Sakit Hati! (Wikimedia Commons)

6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Sakit Hati

22 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Sahur dengan MBG, Nilai Gizinya Lebih Cocok untuk Mahasiswa ketimbang Anak Sekolah
  • 35 Tahun Bekerja Keras demi Anak, tapi Kesepian di Masa Tua karena Dianggap Tak Pernah Hadir untuk Keluarga
  • Danau UNESA, Tempat Pelarian Pekerja Surabaya Gaji Pas-pasan dan Gila Kerja. Kuat Bertahan Hanya dengan Melamun
  • 7  Koleksi Buah Legendaris di Game Blox Fruits yang Jadi Incaran: Tak Cuma Memperkuat, Tapi Juga Jadi Aset Berharga
  • Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi
  • Private Label Indomaret Penyelamat Hidup Saat Tanggal Tua Bulan Ramadan, Murah tapi Tak Murahan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.