Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kecamatan Baki Sukoharjo, Dibilang Desa tapi Mirip Kota, Dibilang Kota tapi Masih Desa

Rizqian Syah Ultsani oleh Rizqian Syah Ultsani
1 November 2025
A A
Kecamatan Baki Sukoharjo, Dibilang Desa tapi Mirip Kota, Dibilang Kota tapi Masih Desa

Kecamatan Baki Sukoharjo, Dibilang Desa tapi Mirip Kota, Dibilang Kota tapi Masih Desa (Meursault2004 via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kecamatan Baki Sukoharjo adalah salah satu wilayah satelit dari Kota Solo yang unik. Dibilang desa tapi sudah mirip kota, tapi dibilang kota tapi masih sangat identik dengan desa

Seperti yang kita tahu, Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu kabupaten penyangga Kota Solo. Ia seperti Tangerang terhadap Jakarta lah. Ini membuat wilayah-wilayah di Sukoharjo yang berbatasan langsung dengan Kota Solo bisa dibilang maju mengikuti perkembangan Kota Solo. Kenampakannya jadi terlihat lebih kota daripada desa padahal berada di kabupaten.

Salah satu wilayah di Kabupaten Sukoharjo yang berbatasan langsung dengan Kota Solo tersebut adalah Kecamatan Baki. Kecamatan ini tampak sudah seperti kota dengan kemajuan ikut pengaruh dari Kota Solo tapi secara bersamaan juga masih terasa desanya dengan areal persawahan yang masih sangat luas dan sosiologis masyarakatnya yang khas pedesaan.

Bagi yang belum tahu, Kecamatan Baki terletak di barat laut Kabupaten Sukoharjo. Bertetangga dengan Kecamatan Kartasura dan Kecamatan Laweyan Surakarta di utara, Kecamatan Gatak di barat, Kecamatan Grogol Di timur, serta Kecamatan Wonosari Klaten di selatan.

Saya pernah merasakan KKN di salah satu desa di Kecamatan Baki bagian utara dan merasa bahwa secara administratif memang desa lengkap dengan balai desa dan puskesmas pembantunya tapi secara suasana sudah ramai seperti kota. Bahkan seorang warga pernah memberikan tanggapan, “Kenapa kok KKN di sini? Di sini sudah seperti kota masa masih di-KKN-i?”

Setelah dipikir-pikir, benar juga kata orang itu. Warga di sini sudah maju, berdikari, dan canggih-canggih. Tempat yang katanya desa ternyata sudah banyak perumahan dan banyak inovasi dari warganya. Mereka seperti tak perlu ada mahasiswa KKN untuk mengajari arti kemajuan dan peradaban. Bahkan daerah asal salah satu teman kami malah yang lebih butuh kayaknya.

Begitu modern

Baki punya landmark yang keren. Salah satunya Luwes, department store kebanggaan warga Desa Gentan, Baki. Meski bukan mal, tapi bangunannya sebesar mal. Sekelas desa punya toko sebesar Luwes apa nggak hebat itu namanya. Mulai dari swalayan modern, toko pakaian, food court, sampai permainan seperti Timezone juga ada.

Selain itu, sepanjang jalan di depan Balai Desa Gentan dan Jalan Mangesti di Desa Purbayan ramai orang berjualan mulai dari jajanan sampai kebutuhan sehari-hari. Selalu ramai, nggak pernah sepi sampai larut malam. Keramaian ini jadi bikin lupa kalau ini masih desa. Kecamatan Baki Sukoharjo juga punya sentra produksi kerajinan gitar mulai dari skala kecil hingga besar.

Baca Juga:

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Sukoharjo sebelum Mangkrak seperti Sekarang

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo

Meski nggak komplit-komplit amat, letak Kecamatan Baki terhitung sangat dekat dari mana-mana. Sama Stasiun Gawok dan Purwosari dekat, Rumah Sakit Dr. Oen Solo Baru dekat, sama UMS dekat. Kalau urusan mal dekat juga sama The Park Mall, Pakuwon Mall Solo Baru, atau Solo Square. Nyatanya nggak semua kecamatan di Sukoharjo sedekat ini dengan peradaban.

Baki Sukoharjo nggak cocok juga dibilang kota

Meski sudah ramai dengan perumahan dan aktivitas ekonomi, Kecamatan Baki masih jauh kalau disebut sebagai kota. Nyatanya kemajuan dan perumahan gedong hanya berada di wilayah utara atau yang berbatasan dengan Kota Solo, seperti di Desa Gentan, Purbayan, dan Waru. Kalau ini sudah bisa disebut sebagai kota karena lebih ramai dan maju.

Sedangkan yang di selatan, masih tampak seperti pedesaan dengan persawahan yang luas dan rumah-rumah sederhana seperti di Desa Mancasan, Jetis, Gedongan, dan sekitarnya. Jangankan perumahan gedongan, kenyataannya lebih banyakan sawah dan ladang ketimbang rumah dan fasilitas umumnya.

Keberadaan minimarket Indo-Alfa yang kata orang juga jadi salah satu tolak ukur maju-tidaknya suatu wilayah juga lebih banyak di bagian utara ketimbang di bagian selatan. Mungkin dulu saya salah desa untuk KKN. Harusnya di Kecamatan Baki yang selatan bukan malah yang di utara.

Itulah Kecamatan Baki Sukoharjo sebagai salah satu wilayah satelit dari Kota Solo yang unik. Perbedaan yang signifikan antara Baki utara dan selatan ini yang bikin Kecamatan Baki unik, dibilang desa tapi sudah mirip kota. Tapi, kalau dibilang kota, masih sangat identik dengan desa. Gimana nih?

Penulis: Rizqian Syah Ultsani
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Siasat Hidup Warga di Pinggiran Sukoharjo, Pasang Ekspektasi Serendah Mungkin ke Pemkab

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 November 2025 oleh

Tags: baki sukoharjokecamatan bakiSolo RayasukoharjoUMS
Rizqian Syah Ultsani

Rizqian Syah Ultsani

Lulusan Sosiologi UGM yang tinggal di Jogja. Suka mengulas tentang Jogja dan segala isinya. Memiliki hobi lari.

ArtikelTerkait

Surat Terbuka untuk Bakal Bupati Sukoharjo dari Kami Warga Kartasura Mojok.co

Surat Terbuka untuk Bakal Bupati Sukoharjo dari Kami Warga Kartasura

22 Desember 2024
7 Kampus yang Lokasinya Bikin Bingung Banyak Orang (Unsplash.com)

7 Kampus yang Lokasinya Bikin Bingung Banyak Orang

1 Oktober 2022
Sukoharjo, Kabupaten Indah yang Terasa Nanggung

Sukoharjo, Kabupaten Indah yang Terasa Nanggung

30 Mei 2023
Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Solo Baru Sebelum Mangkrak seperti Sekarang Mojok.co

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Sukoharjo sebelum Mangkrak seperti Sekarang

30 Januari 2026
sawah gunung pegat karangasem

Gunung Pegat Karangasem, Destinasi Wisata Baru di Jawa Tengah

10 November 2021
Trayek Bus Sukoharjo Kartasura Mati, Pengangguran Menghantui (Unsplash)

Bus Bumel Sukoharjo Kartasura, Bus Kasta Terendah yang Sebetulnya Dibutuhkan tapi Akhirnya Mati

14 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Al Waqiah, Surah Favorit Bikin Tenang Meski Kehilangan Uang (Unsplash)

Al Waqiah, Surah Favorit yang Membuat Saya Lebih Tenang Meski Kehilangan Uang

20 Februari 2026
Bakpia Kukus Kuliner Jogja yang Palsu dan Cuma Numpang Tenar (Unsplashj)

Dear Wisatawan, Jangan Bangga Berhasil Membawa Oleh-oleh Bakpia Kukus, Itu Cuma Bolu Menyaru Kuliner Jogja yang Salah Branding

21 Februari 2026
Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

18 Februari 2026
4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

17 Februari 2026
4 Gudeg Jogja yang Rasanya Enak dan Cocok di Lidah Wisatawan

Gudeg Jogja Pelan-Pelan Digeser oleh Warung Nasi Padang di Tanahnya Sendiri, Sebuah Kekalahan yang Menyedihkan

18 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
  • Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru
  • Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.