Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Harga Telur Hari Ini Bikin Nasib Mahasiswa Jogja Makin Mengenaskan!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
19 Januari 2024
A A
Harga Telur Hari Ini Bikin Nasib Mahasiswa Jogja Makin Mengenaskan!

Kenaikan Harga Telur Memang Harus Kita Ributkan, Kalau Perlu Baku Hantam (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Harga telur hari ini nggak bisa dianggap sepele. Bahkan bisa dianggap sebagai terancamnya keamanan nasional. Setelah naik pada saat Lebaran, harga telur tak kunjung stabil, dan ini masalah. Pasalnya, telur adalah sumber protein yang harus dan wajib terjangkau untuk segala kalangan. Jika telur mahal, bayangkan berapa juta warga yang terancam. Masalahnya adalah, yang terancam bukan hanya keluarga, atau ibu-ibu, seperti yang ada dalam pikiran kalian. Tapi, juga mahasiswa Jogja.

Lho, ini serius. Saya nggak bercanda sama sekali.

Meski tak benar-benar amat, Jogja dikenal punya harga makanan yang murah. Keberadaan warmindo dan penyetan jadi penyelamat mahasiswa Jogja yang duitnya pas-pasan. Menu-menu seperti mi instan dan nasi telur jadi primadona karena ya… murah. Telur, jadi bahan makanan yang amat krusial.

Tapi stabilitas pangan mahasiswa Jogja berpotensi terancam jika harga telur naik. Pedagang tak bisa terus-terusan berkompromi dan mengurangi keuntungan. Kita berhak protes harga makanan naik, tapi pahami juga bahwa pedagang juga punya keluarga yang harus dihidupi.

Mudah untuk kita bilang carilah alternatif makanan lain, agar tak melulu makan telur. Ya memang itu bisa, tapi tentu saja makan telur itu ada alasannya. Apalagi kalau bukan karena menu itulah yang bisa dijangkau?

Harga telur hari ini, realitas hidup di Indonesia yang pahit

Jangan terlalu terpukau dengan pemandangan coffee shop yang terlihat penuh dan story Instagram mahasiswa Jogja yang datang ke tempat fancy. Realitasnya, kafe murah macam Basabasi jauh lebih sering penuh ketimbang kafe artsy yang muncul di story kawan kalian. Juga, lebih banyak mahasiswa yang hidupnya ngirit demi tidak kelaparan esok hari.

Ada alasan Jogja selalu dipenuhi dan jadi tujuan utama orang untuk melanjutkan pendidikan. Selain memang banyak universitas dengan kualitas mentereng di Kota Istimewa ini, banyak yang masih kemakan omongan kuliah di Jogja itu murah. Teman-teman kalian yang kaya itu minoritas, jangan jadikan tolok ukur. Masih banyak mahasiswa yang beli kopi susu Janji Jiwa aja mengkis-mengkis.

Oleh karena itulah menu nasi telur di burjo (atau warmindo, terserah kalian menyebutnya) jadi favorit. Sebab ya, murah, dan kebutuhan protein dan gizi lain bisa terpenuhi. Rasanya pun masih bisa diterima lidah.

Baca Juga:

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

3 Hal yang Membuat Mahasiswa Semarang Iri dengan Mahasiswa Jogja

Maka itulah saya bilang harga telur hari ini ini bisa mengancam banyak mahasiswa Jogja. Ya karena makanan yang mereka anggap affordable ini bisa jadi terlihat mewah karena harganya naik. Kalau makanan rakyat jelata saja mulai tak terjangkau, apa yang harus mereka makan? Eceng gondok?

Pemerintah, mau tak mau, harus satset

Peran pemerintah di sini amat krusial. Mereka perlu mencari solusi yang tokcer agar harga telur hari ini tak jadi efek domino yang mengerikan. Lho apa efek dominonya?

Kalau mau bicara efek paling ngeri, ya tentu saja kebutuhan gizi yang tak terpenuhi bikin kualitas manusia menurun. Lha kalau nggak dapet gizi, masak mereka kalian minta mikir berat dan menyelesaikan masalah negara? Ojo yak-yakan jalukanmu.

Selain itu ada satu hal yang jarang dibicarakan, yaitu… kok kebangetan ya rasanya kalau rakyat kesusahan beli telur. Maksudnya begini lho. Indonesia itu nggak bisa juga dibilang negara miskin-miskin amat. Tapi ya, realitasnya, rakyatnya susah untuk punya opsi makan. Masak ya pemerintah nggak malu liat rakyatnya nggak bisa beli bahan dasar kayak telur, bukannya itu jadi contoh sahih bahwa kerja mereka nggak bagus?

Kalau saya sih, malu. Mending sektor lain keliatan gagal, tapi jangan sampai rakyat nggak mampu beli bahan dasar kaya telur. Wah, isin pol nek aku, Lur.

Oh ya, sebagai penutup, jangan sarankan para mahasiswa dan keluarga untuk melihara ayam sendiri biar nggak terpengaruh harga ayam. Saya baru saja menyelamatkan reputasi Anda biar nggak dianggap manusia goblok.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kenaikan Harga Telur Memang Harus Kita Ributkan, kalau Perlu Baku Hantam

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2024 oleh

Tags: harga telur hari iniharga telur naikmahasiswa jogjastabilitas nasional
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya Mojok.co

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

29 Januari 2026
3 Hal yang Membuat Mahasiswa Semarang Iri dengan Mahasiswa Jogja

3 Hal yang Membuat Mahasiswa Semarang Iri dengan Mahasiswa Jogja

4 April 2025
3 Ide Usaha yang Laris Manis di Jogja, Cocok untuk Mahasiswa

3 Ide Usaha yang Laris Manis di Jogja, Cocok untuk Mahasiswa

4 September 2024
Derita Mahasiswa Jogja Kelas Menengah: UKT Mahal, Sulit Minta Keringanan, Hak-Hak Terabaikan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jogja Kelas Menengah: UKT Mahal, Sulit Minta Keringanan, Hak-Hak Terabaikan

16 Februari 2024
#gejayanmemanggil

#GejayanMemanggil: Saya Mengalami Aksi yang Sangat Menyenangkan Kemarin

24 September 2019
Pertigaan Revolusi UIN Sunan Kalijaga, Simbol Perlawanan Mahasiswa Jogja

Pertigaan Revolusi UIN Sunan Kalijaga, Simbol Perlawanan Mahasiswa Jogja

19 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Bisnis Mobil Rental: Keuntungannya Selangit, Risikonya Juga Selangit rental mobil

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

12 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.