Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Bagi Saya, Kontrak Rumah Itu Lebih Enak Ketimbang Ngekos

Erfransdo oleh Erfransdo
20 Januari 2021
A A
Bagi Saya, Kontrak Rumah Itu Lebih Enak Ketimbang Ngekos Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Awal saya menjadi mahasiswa baru, saya tinggal di asrama selama dua semester lamanya. Setelah keluar dari asrama, saya dan beberapa teman asrama pun memutuskan untuk kontrak rumah dan tinggal bersama lagi saking sudah akrabnya. Di asrama, kebebasan saya dan teman-teman sangat dibatasi. Jam 11 malam semua penghuni asrama harus sudah berada di dalam asrama. Kalau lebih dari jam 11 masih ada di luar, maka kami tidak akan diizinkan masuk oleh satpam. Tapi, sebenarnya saya pernah pulang menuju asrama lebih dari jam 12 malam dan satpam masih mengizinkan saya masuk dengan sedikit interogasi.

Puas kurang lebih satu tahun berasrama, saya pun mendapatkan kenalan ustaz muda di daerah sekitar kampus yang mempunyai informasi mengenai rumah kontrakan yang masih kosong. Letaknya cukup dekat dengan kampus dan keadaan kontrakannya sangat nyaman dengan harga yang ramah di kantong mahasiswa. Tanpa pikir panjang saya langsung mengambil kesempatan itu. Saya kontrak rumah bersama tiga orang teman saya dengan ketersediaan dua kamar. Jadinya, kami harus berbagi satu kamar berdua. Mungkin itu salah satu minusnya. Tapi, setidaknya kami sudah terbiasa meskipun masing-masing dari kami menginginkan privasi.

Terhitung hingga saat ini, saya dan teman saya masih mengontrak meskipun dua orang lainnya sudah keluar kontrakan lantaran situasi pandemi. Saya dan satu teman saya masih mengontrak karena ada beberapa kegiatan yang mengharuskan saya pergi ke kampus. Dua tahun kontrak rumah tentu banyak suka duka yang saya alami bersama teman. Tapi bagi saya, kontrak rumah itu jauh lebih enak dan menyenangkan dibanding ngekos sendiri. Saya akan jabarkan beberapa alasannya.

#1 Ada teman ngobrol

Alasan pertama saya memutuskan kontrak rumah bersama teman adalah agar saya punya teman ngobrol ketika berada di rumah. Meskipun ngekos kita bisa membawa teman, namun rasanya akan sangat beda dengan teman ngobrol satu kontrakan. Jika kita kesepian atau ingin curhat soal cewek atau tugas, kita bisa meminta bantuan teman satu kontrakan. Apalagi kalau teman satu kontrakan satu jurusan dengan kita. Dan kebetulan salah satu teman kontrakan saya satu jurusan, bahkan satu kelas dengan saya. Jadi, saya bisa berbagi tugas bersama.

#2 Bisa berangkat kuliah bareng

Alasan kedua yang membuat saya senang kontrak rumah karena saya bisa berangkat kuliah bareng teman. Kita tidak perlu menunggu di gang atau di mana itu untuk menunggu teman keluar dari kosannya. Jika ngontrak bersama, saya hanya perlu menunggu teman selesai mandi lalu berangkat bersama. Bahkan, kami bisa sarapan bersama sebelum berangkat ke kampus. Yang paling penting kita bisa nebeng teman yang membawa kendaraan atau meminjam kendaraan di kala sedang tidak ada kendaraan.

#3 Lebih hemat

Kontrak rumah bersama teman membuat kita bisa hidup lebih hemat. Kita bisa mengeluarkan sedikit uang untuk makan karena selama kontrak rumah. Saya sendiri selalu patungan dengan teman-teman kontrakan untuk beli beras dan juga lauk pauk untuk keperluan beberapa hari. Kami biasa membagi jadwal siapa yang memasak nasi dan siapa yang membeli lauk pauk. Tapi, biasanya kami selalu masak bersama kecuali beberapa dari kami memang sedang tidak berada di kontrakan. Dan itu semua masih bisa diatur asal saling percaya.

#4 Bisa bagi jadwal untuk membersihkan kontrakan

Namanya mahasiswa pasti keadaan kos atau kontrakannya tidak akan seindah yang dibayangkan. Pastinya akan banyak kertas berserakan, bungkus makanan di mana-mana, dan debu bertebaran di berbagai sudut. Sejak pertama kontrak rumah, saya dan teman-teman sudah memutuskan untuk membuat jadwal membersihkan kontrakan meskipun terkadang tidak sesuai jadwal. Tapi, karena kami sudah lama tinggal bersama di asrama dan saling percaya, kami sudah paham siapa yang harus membersihkan kontrakan dan siapa giliran selanjutnya. Sadar diri saja, Bos. Hahaha.

Akan tetapi, untuk kontrak rumah dengan teman sebenarnya tidak semudah yang dibayangkan, apalagi kalau sebelumnya kita belum terlalu akrab dengan teman baru. Saya bisa nyaman mengontrak dengan teman karena memang sudah cukup lama kenal, dan di antaranya adalah teman satu jurusan dan satu kelas saya. Untuk memutuskan kontrak rumah dengan teman, setidaknya kalian harus memperhatikan beberapa hal seperti berikut ini.

Baca Juga:

Sebagai Anak Kos, Saya Muak Lihat Konten TikTok Rp10 Ribu Sehari untuk 3 Kali Makan. Nggak Masuk Akal!

4 Aturan Tidak Tertulis Tinggal di Kos Campur biar Nggak Ada Drama

Pertama, sebisa mungkin kontrak rumah bersama teman yang sudah kenal betul. Jika memutuskan untuk kontrak rumah dengan teman yang baru dikenal, mungkin awal-awal akan cukup kikuk, apalagi kalau harus satu kamar berdua. Usahakan saling percaya agar tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Kedua, pertimbangkan untuk mencari kontrakan yang satu kamar untuk satu orang kecuali kalian memang sudah terbiasa tidur bersama teman dalam ruangan yang sama. Ini semua perihal privasi. Awalnya, saya ragu saat mengontrak rumah lantaran kamar yang tersedia hanya ada dua meskipun cukup luas. Namun, karena saya sudah terbiasa dan kenal sejak lama dengan teman saya, saya jadi bisa mengatasi hal tersebut. Kalau kalian tidak terbiasa sekamar berdua dan menginginkan privasi, carilah kontrakan yang menyediakan kamar untuk satu orang saja.

Ketiga, usahakan semua barang berharga disimpan di tempat yang tidak diketahui teman. Meskipun kalian sudah sangat percaya dengan teman, bukan berarti kalian bisa cuek-cuek saja. Saya hanya ingin berjaga-jaga saja agar tidak terjadi kesalahpahaman kalau tiba-tiba ada barang-barang berharga yang hilang. Meskipun begitu, sebenarnya saya dan teman saya masih selalu menaruh dompet sembarangan lantaran sudah percaya satu sama lain. Namun, usahakan jangan pernah untuk teledor.

Mungkin seperti itu pengalaman saya selama kontrak rumah bersama teman dua tahun lamanya. Cukup banyak keuntungan yang saya terima ketika mengontrak bersama, meskipun tentu ada hal-hal yang tidak menyenangkan seperti harus berbagi privasi dan hal lainnya. Overall, saya sangat nyaman bisa mengontrak dengan teman dibanding harus kesepian di kosan, dan setiap orang punya alasannya masing-masing untuk memilih.

BACA JUGA Lampu Rumah Masih Nyala Walau Sudah Siang Itu Kenapa, sih? dan tulisan Erfransdo lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: Anak Koskontrak rumah
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Lebaran Tahun Ini: Meski Raga Tak Bersama, Silaturahmi Tetap Harus Terjaga Berlutut dan Pakai Bahasa Jawa Kromo Adalah The Real Sungkeman saat Lebaran Selain Hati, Alam Juga Harus Kembali Fitrah di Hari yang Fitri Nanti Starter Pack Kue dan Jajanan saat Lebaran di Meja Tamu Mengenang Keseruan Silaturahmi Lebaran demi Mendapat Selembar Uang Baru Pasta Gigi Siwak: Antara Sunnah Nabi Atau Komoditas Agama (Lagi) Dilema Perempuan Ketika Menentukan Target Khataman Alquran di Bulan Ramadan Suka Duka Menjalani Ramadan Tersepi yang Jatuh di Tahun Ini Melewati Ramadan dengan Jadi Anak Satu-satunya di Rumah Saat Pandemi Memang Berat Belajar Gaya Hidup Eco-Ramadan dan Menghitung Pengeluaran yang Dibutuhkan Anak-anak yang Rame di Masjid Saat Tarawih Itu Nggak Nakal, Cuma Lagi Perform Aja Fenomena Pindah-pindah Masjid Saat Buka Puasa dan Salat Tarawih Berjamaah 5 Aktivitas yang Bisa Jadi Ramadan Goals Kamu (Selain Tidur) Nanti Kita Cerita tentang Pesantren Kilat Hari Ini Sejak Kapan sih Istilah Ngabuburit Jadi Tren Ketika Ramadan? Kata Siapa Nggak Ada Pasar Ramadan Tahun Ini? Buat yang Ngotot Tarawih Rame-rame di Masjid, Apa Susahnya sih Salat di Rumah? Hukum Prank dalam Islam Sudah Sering Dijelaskan, Mungkin Mereka Lupa Buat Apa Sahur on the Road kalau Malah Nyusahin Orang? Bagi-bagi Takjil tapi Minim Plastik? Bisa Banget, kok! Nikah di Usia 12 Tahun demi Cegah Zina Itu Ramashok! Mending Puasa Aja! Mengenang Kembali Teror Komik Siksa Neraka yang Bikin Trauma Keluh Kesah Siklus Menstruasi “Buka Tutup” Ketika Ramadan Angsle: Menu Takjil yang Nggak Kalah Enak dari Kolak Nanjak Ambeng: Tradisi Buka Bersama ala Desa Pesisir Utara Lamongan

Sahur: Penyebab Kegalauan Hakiki Anak Kos di Bulan Ramadan

24 April 2020
Anak Kos Nggak Usah Khawatir, Ini 5 Masjid di Malang yang Nyediain Makanan Gratis terminal mojok

5 Masjid di Malang yang Nyediain Makanan Gratis, Anak Kos Nggak Usah Khawatir!

5 November 2021
kos jogja

Lika-Liku Anak Kos Jogja (1)

13 Juli 2019
Rice Cooker Miyako, Juru Selamat Anak Kos di Seluruh Penjuru Indonesia

Rice Cooker Miyako, Juru Selamat Anak Kos di Seluruh Penjuru Indonesia

2 September 2023
5 Life Hack Anak Kos yang Tidak Merugikan Orang Lain

5 Life Hack Anak Kos yang Tidak Merugikan Orang Lain

4 September 2022
4 Mekanisme Bertahan Hidup Anak Kos yang Bisa Dicoba Jika Harga Mi Instan Naik Beneran

4 Mekanisme Bertahan Hidup Anak Kos yang Bisa Dicoba Jika Harga Mi Instan Naik Beneran

10 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Laweyan, Kecamatan Bersahaja di Kota Solo yang Nggak Mau Kalah sama Banjarsari dan Pasar Kliwon

Laweyan, Kecamatan Bersahaja di Kota Solo yang Nggak Mau Kalah sama Banjarsari dan Pasar Kliwon

8 Januari 2026
3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah Mojok.co

3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah

9 Januari 2026
Coach Jualan di Shopee untuk Rakyat Jelata yang Gajinya Nggak Seberapa tapi Keinginannya Nggak Kira-kira

Coach Jualan di Shopee untuk Rakyat Jelata yang Gajinya Nggak Seberapa tapi Keinginannya Nggak Kira-kira

12 Januari 2026
Angka Pengangguran di Karawang Tinggi dan Menjadi ironi Industri (Unsplash) Malang

Warga Karawang Terlihat Santai dan Makmur karena UMK Sultan, padahal Sedang Berdarah-darah Dihajar Calo Pabrik dan Bank Emok

12 Januari 2026
Sales: Pekerjaan yang Tidak Pernah Dicita-Citakan, tapi Sulit untuk Ditinggalkan

Sales: Pekerjaan yang Tidak Pernah Dicita-Citakan, tapi Sulit untuk Ditinggalkan

8 Januari 2026
Alasan Saya Lebih Nyaman Diajar Dosen Muda daripada Dosen Tua Mojok.co

Alasan Saya Lebih Nyaman Diajar Dosen Muda daripada Dosen Tua

9 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik
  • “Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa
  • Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan
  • Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa
  • Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah
  • 5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.