Bagaimana Cara Adopsi Spirit Doll? Ini 7 Aturan Mainnya

Bagaimana Cara Adopsi Spirit Doll? Ini 7 Aturan Mainnya terminal mojok.co

Bagaimana Cara Adopsi Spirit Doll? Ini 7 Aturan Mainnya (Unsplash.com)

Ada fenomena menarik yang terjadi baru-baru ini. Apalagi kalau bukan spirit doll alias boneka arwah? Katanya, spirit doll ini bukan sembarang boneka. Selain penampakannya yang mirip banget dengan manusia betulan, boneka ini juga (((katanya))) sudah diisi oleh arwah gaib. Katanya lagi, arwah yang diisi adalah arwah anak-anak yang meninggal karena disiksa ibu tiri, karena aborsi, dan sebab-sebab lain yang bisa bikin bulu kuduk kamu berdiri. Hih, ngeriii.

Tapi anehnya, dengan cerita-cerita mistis dan seram itu, banyak juga yang percaya dan malah tertarik untuk mengadopsi (istilah yang dipakai untuk membeli) boneka arwah itu. Bahkan, nggak sedikit dari kalangan selebritis tanah air yang berlomba-lomba mengadopsi spirit doll dan memperlakukannya seperti anak-anak manusia betulan. Melihat fenomena ganjil ini, saya bertanya-tanya dalam hati. Ini yang gila siapa, sih? Saya atau mereka?

Lantaran penasaran, saya coba telusuri bagaimana proses untuk mengadopsi spirit doll ini. Ini bukan ngasih rekomendasi, loh ya. Apalagi jadi brand ambassadornya boneka arwah. Hih, ogah saya berurusan dengan hal-hal berbau mistis begitu. Ini sekadar berbagi informasi karena ternyata mengadopsi spirit doll ini nggak bisa sembarangan. Bukan macam beli gorengan: tinggal pilih, bayar, bungkus. Nggak gitu konsepnya, Gaes.

Kurang lebih, begini aturan mainnya kalau mau adopsi boneka arwah.

Langkah pertama, minta izin. Ini sangat disarankan oleh pihak penjual boneka arwah. Katanya, sebelum mengadopsi boneka arwah, harus minta izin dulu kepada orang tua, istri/suami/pasangan, atau orang-orang yang tinggal di rumah. Biar sama-sama tahu aja, sih.

Langkah kedua, cari penjual resmi. Setahu saya, penjual resmi yang menyediakan spirit doll ada di akun Instagram @furiharun atau @bonekafuriharun. Mereka nggak buka online shop di Tokopedia, Shopee, atau Lazada. Nggak bakalan ada di situ. Kalaupun ada, boneka arwahnya palsu. Gitu, katanya.

Langkah ketiga, siapkan data diri. Sebelum mengadopsi, siapkan data diri yang nantinya dikirim ke admin Instagram penjual tadi. Data dirinya nggak banyak, kok. Cuma diminta nama lengkap, tempat tanggal lahir, golongan darah, dan permasalahan hidup yang sedang dialami. Kamu jangan tanya kenapa diminta golongan darah dan permasalahan hidup, ya. Entahlah, mungkin biar terkesan mistis saja, sih.

Langkah keempat, siapkan mahar. Mahar itu istilah lain dari cuan alias uang. Siapkan saja mahar minimal Rp500 ribu. Lalu, berapa harga boneka arwahnya? Ya tergantung permasalahan hidup kamu seperti apa. Nanti pihak penjual yang merekomendasikan boneka arwah yang cocok dengan permasalahan hidup kamu itu. Semakin banyak masalahnya, semakin besar mahar yang harus disiapkan.

Langkah kelima, proses pengiriman. Kalau sudah sepakat dan berhasil adopsi, spirit doll segera dikirim ke alamat adopter (orang yang mengadopsi boneka arwah). Nggak ada info pengirimannya pakai ekspedisi apa. Yang pasti, spirit doll dikemas dalam bentuk kapsul plastik.

Langkah keenam, cara memberi makan. Dari narasi yang saya baca di akun Instagram penjual tadi, boneka-boneka arwah itu makan dengan cara yang unik. Mereka makan saripati makanan yang disediakan. Secara fisik, makanannya tetap utuh, tapi rasanya jadi hambar. Ini mirip-mirip cara makannya jin, sih.

Langkah ketujuh, cara berinteraksi. Di salah satu video di akun Instagram penjual tadi, ada tutorial cara berinteraksi dengan boneka arwah. Caranya adalah dengan menggunakan pendulum. Kalau ada pertanyaan dengan jawaban tertentu, pendulum akan bergerak sendiri. Gerakannya bisa berputar atau maju-mundur.

Dari aturan main begini, kelihatan bahwa untuk mengadopsi spirit doll nggak sesederhana dan semudah yang dibayangkan. Selain ribet dan mahal, secara kejiwaan juga cukup berisiko karena (((katanya))) melibatkan makhluk dari alam lain.

Kalau saran saya sih, daripada adopsi boneka arwah yang nggak jelas arwahnya siapa, mending adopsi saja anak manusia betulan. Masih banyak, loh, anak-anak yatim piatu yang butuh bantuan supaya bisa hidup layak.

Menurut data dari Kemensos, saat ini ada sekitar empat juta anak yatim piatu yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Akibat adanya pandemi Covid-19 kemarin, jumlah tadi bertambah 28 ribu anak yatim piatu yang baru. Tuh, mending adopsi mereka saja. Selain jelas-jelas berpahala, juga bisa meringankan tugas negara untuk menyejahterakan rakyatnya. Iya, kan? Eh, atau nggak gitu ya konsepnya?

Penulis: Andri Saleh
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Exit mobile version