Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Aturan Tidak Tertulis Berwisata di Palembang, Saya Tulis supaya Kalian Tidak Kapok

Muhammad Ridho oleh Muhammad Ridho
31 Desember 2024
A A
Aturan Tidak Tertulis Berwisata di Palembang, Saya Tulis supaya Kalian Tidak Kapok Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Berwisata di Palembang, Saya Tulis supaya Kalian Tidak Kapok unsplash.com

Share on FacebookShare on Twitter

Menjelang tahun baru seperti sekarang, Kota Palembang kedatangan banyak wisatawan. Kebanyakan dari mereka mengunjungi berbagai tempat wisata ikonik. Sebut saja Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, Masjid Agung, Pulau Kemaro, sampai Jakabaring Sport City.

Saya sebenarnya senang-senang saja Kota Pempek ini didatangi wisatawan. Artinya, kota ini masih disukai oleh banyak orang. Hanya saja, saya khawatir para wisatawan kapok berkunjung kalau tidak beberapa aturan tidak tertulis ini. Sebagai warga asli Palembang, saya akan mencoba menuliskannya supaya kunjungan ke Palembang semakin nyaman. 

Usahakan tidak pergi sendirian selama berwisata ke Palembang

Saya sarankan kalian tidak pergi sendirian ketika berwisata ke Palembang. Mau sehebat apapun kemampuan beladiri kalian, pokoknya usahakan jangan pergi sendirian. Asal tahu saja, lingkungan wisata di Palembang masih rawan kejahatan, daripada kalian kena musibah selama berwisata, lebih baik bepergian bersama teman. 

Saya akan sedikit cerita pengalaman beberapa teman saya dari luar Palembang yang pernah berwisata sendiri. Mereka sengaja jalan kaki dari Jalan Radial menuju Benteng Kuto Besak dan Jembatan Ampera. Naas, belum sampai mereka di dua objek wisata tersebut, di sekitar Monpera mereka dirampok oleh beberapa orang menggunakan sajam.

Teman lain mengalami pengalaman serupa. Dia yang berasal dari luar Provinsi Sumatera Selatan sengaja menyempatkan diri mampir ke Jembatan Ampera ketika liburan ke Palembang. Dia sudah saya wanti-wanti untuk jangan pergi sendirian ke sana, tapi karena ingin solo trip makanya dia tetap pergi sendiri. Kejadian naas pun menimpanya. Di atas Jembatan Ampera ponselnya dirampok orang. Dia hanya bisa menangis setelah ponselnya hilang digondol maling

Bukannya mau menakut-takuti, tapi itulah yang terjadi. Itu mengapa saya bersikeras menyarankan kalian untuk tidak pergi sendirian dan ekstra waspada. 

Hati-hati ketika mengabadikan momen

Masih soal keamanan ketika berwisata. Saya sarankan untuk tidak menunjukkan barang-barang berharga di tempat umum. Apalagi menggunakan perhiasan berlebihan. Di destinasi wisata daerah lain mungkin hal tersebut biasa saja, tapi tidak dengan di Palembang. 

Beberapa tahun yang lalu, teman saya mengalami kejadian kurang menyenangkan ketika melintasi Jembatan Ampera. Ponselnya dijambret ketika sedang mengabadikan momen saat melintasi Jembatan Ampera. Padahal, pada saat itu dia tidak pergi sendirian lho. Dia mengunjungi tempat ikonik itu bersama kawannya yang orang asli Palembang. Hanya saja, pada waktu itu mereka kurang berhati-hati. 

Baca Juga:

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun

Berdamai dengan kemacetan

Mengunjungi Palembang artinya kalian harus siap dengan berdamai dengan kemacetan di sana, apalagi di tengah momentum liburan seperti sekarang ini. Palembang bak Ibu Kota Jakarta, macet di mana-mana. 

Beberapa kawasan yang menguji kesabaran adalah jalan dari arah Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II menuju tengah kota. Lima menit setelah meninggalkan bandara, tepatnya di ujung Jalan Tanjung Api-Api, kalian sudah akan menemukan kemacetan. Selepas dari jalan ini, kalian akan menemukan kemacetan lagi di daerah KM menuju pusat kota. Ketika sampai di pusat kota, kalian juga bakal terjebak kemacetan lagi menuju pusat wisata yang ada di Palembang.

Di tengah musim liburan seperti sekarang ini, simpul-simpul kemacetan kemungkinan besar akan semakin ruwet dan bertambah. Siap-siap saja badan kalian akan pegal-pegal ketika berkendara. Sebab, saya jamin jalan utama maupun jalan alternatif akan padat. 

Di atas beberapa aturan tidak tertulis supaya kunjungan kalian ke Palembang tetap aman. Saya tekankan, tulisan ini bukannya menghalangi kalian untuk berkunjung ya. Saya hanya ingin kalian tidak kena musibah dan tidak kapok mampir ke Kota Sungai ini. 

Penulis: Muhammad Ridho
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Oleh-Oleh Palembang yang Sebaiknya Jangan Dibeli

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Desember 2024 oleh

Tags: kota palembangpalembangsumatera selatanwisata palembang
Muhammad Ridho

Muhammad Ridho

Penyuka anime.

ArtikelTerkait

4 Makanan Khas Palembang yang Hanya Muncul di Bulan Agustus

4 Makanan Khas Palembang yang Hanya Muncul di Bulan Agustus

10 Agustus 2023
Alasan Orang Palembang Ogah Berwisata ke Jembatan Ampera Mojok.co

Alasan Orang Palembang Ogah Berwisata ke Jembatan Ampera

23 Desember 2024
Mengenal Stasiun Kertapati Palembang, Stasiun Unik yang Terlupakan Mojok.co

Mengenal Stasiun Kertapati Palembang, Stasiun Unik yang Terlupakan

4 Oktober 2024
Bandung di Mata Orang Palembang: Udah Mahal, Banyak "Anjing" pula

Bandung di Mata Orang Palembang: Udah Mahal, Banyak “Anjing” pula

24 Februari 2024
PO Agra Mas Menggeser Rosalia Indah sebagai Bus Terbaik di Rute Palembang-Bogor Mojok.co

PO Agra Mas Menggeser Rosalia Indah sebagai Bus Terbaik di Rute Palembang-Bogor

28 Januari 2025
3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok Kuliah di UIN Palembang uin jogja, uin malang

3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok Kuliah di UIN Palembang

14 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya Mojok.co

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

20 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

20 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.