Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Arsenal dan Thierry Henry Menciptakan Blueprint untuk Generasi Muda Menggapai Cita-Cita

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
10 Mei 2020
A A
Apa Betul Arsenal Bisa Hidup Tanpa Arsene Wenger? MOJOK.CO

Apa Betul Arsenal Bisa Hidup Tanpa Arsene Wenger? MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

“Love is blind,” kata Thierry Henry ketika mengingat kembali comeback 2012. Tanpa pikir panjang, ketika Arsene Wenger dan Arsenal memanggil, dia pasti akan datang. Apalagi, kesayangannya ini sedang butuh bantuan.

Saya sempat heran dengan salah satu fans Arsenal dari Inggris yang merasa kalau Thierry Henry tidak benar-benar mencintai klub ini. Apakah dia menilai dari cara Henry berbicara? Dari gesture ketika wawancara? Ketika tidak hadir di pertandingan terakhir Arsene Wenger demi menjadi pundit laga Manchester City vs Chelsea?

Omong kosong. Rasa cinta itu banyak bentuknya. Dan, ini yang paling utama: masing-masing individu punya cara untuk mengekspresikan cintanya. Bagi saya, Arsenal akan selalu ada di dada Henry.

“Ketika Arsene bilang butuh bantuan, saya siap datang. Bahkan jika dia tidak memainkan saya, menempatkan saya di bench atau di tempat parkir, saya tidak peduli. Saya tetap ingin datang dan mendukung tim ini,” kata Henry di sebuah video dokumenter. Kalau tidak cinta, Henry tidak akan susah payah terbang dari New York ke London.

Selain cinta, satu hal lain yang akan selalu saya simpan di hati adalah bagaimana karier Henry bersama Arsenal adalah jejak berharga. Bukan hanya untuk fans, tetapi untuk generasi baru The Gunners. Atau, bahkan untuk semua pesepak bola muda yang sedang meniti karier dan tengah kesulitan menaikkan level. Karier Henry adalah sebuah blueprint menggapai cita-cita.

Nama tidak menjamin karier dan masa depan

Henry mengenang kembali masa-masa awalnya bersama Arsenal. Semasa masih berseragam Juventus, Henry sudah mengenal klub ini berkat keberadaan pemain Prancis lainnya seperti Patrick Vieira dan Emmanuel Petit. Dua pemain, bersama Henry, turut tergabung dalam skuat juara Prancis 1998.

Henry mengenal Arsenal juga berkat andil Ian Wright. Atas kehebatan Ian Wright, atas segala kualitasnya yang membuat nama Ian menjadi perbincangan di Eropa. Nama-nama ini, ditambah para legenda seperti Tony Adams dan Martin Keown, membuat Henry menyadari satu hal fundamental.

Henry sadar kalau nama besar tidak menjamin apa pun. Dia datang dengan status juara dunia. Bahkan kariernya di Juventus tidak bisa dikatakan buruk. Namun, dia merasa kecil di depan Tony Adams dan Martin Keown. Di mata Henry, Keown adalah sosok yang genuine, sosok yang siap mati di lapangan untuk Arsenal.

Baca Juga:

Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Determinasi para legenda ini yang tidak bisa dilawan dengan “sebuah nama” semata. Kamu harus berani “melawan” para legenda, untuk memberi bukti bahwa kamu layak berbagi lapangan latihan dengan mereka. Nama besar membuatmu dipuja media dan fans. Namun, di tengah skuat terbaik, namamu tidak punya makna. Determinasi dan kualitas yang menjadi jaminan.

Berani berkompetisi

Ketika datang ke Arsenal, Henry mendapati lini depan yang membuatnya terkesan. Lini depan The Gunners diisi nama-nama yang sudah dicintai fans. Ada Davor Suker, pahlawan Kroasia di Piala Dunia 1998, Dennis Bergkamp yang ketika datang sudah dianggap sebagai “dewa”, Nwankwo Kanu pahlawan para fans dan Marc Overmars jika Henry ingin bermain sebagai sayap kiri.

Saat itu, Henry juga sadar dirinya akan dibanding-bandingkan dengan Nicholas Anelka. Seorang prodigy yang selalu dianggap lebih bertalenta ketimbang dirinya. Sama-sama berasal dari Prancis, persaingan yang terasa tidak hanya di lapangan, tetapi juga pertarungan narasi di media. Kompetisi yang berat.

Meski berat, kamu tidak boleh lari dari kenyataan. Tanpa determinasi dan nyali berkompetisi, kamu akan dengan mudah ditelan nama-nama besar itu. Yang paling utama adalah keberanian untuk menantang diri sendiri, supaya bisa menapaki level lebih tinggi hingga kelak kamu pantas menyebut dirimu sebagai pemain juara.

Meski berkompetisi, kamu juga tidak boleh melupakan esensi bermain di tengah sebuah tim. Fans Arsenal akan selalu mengenang gol-gol indahnya. Namun, Henry mengingatkan fans untuk tidak melupakan asis yang dia buat. Berbagi itu sangat penting untuk ekosistem sebuah tim. Kamu berkompetisi untuk tidak menang sendirian, tetapi as a team.

Harus sepenuh hati ketika berseragam Arsenal

Henry bercerita bahwa sangat sering dirinya bermain sambil menahan rasa sakit di kakinya. Namun, dia selalu menikmati menit-menit berharga ketika mengenakan seragam Arsenal. Toh pada akhirnya kamu tidak akan bisa membohongi para fans.

“Kamu tidak bisa membohongi fans. Mereka akan selalu tahu apakah kamu bermain sepenuh hati atau tidak,” tegas Henry. Jangan pernah membohongi diri dengan hanya merasa “akan bermain sepenuh hati”, tetapi harus yakin bahwa dirimu didorong oleh banyak orang untuk maju. Jangan lupakan orang-orang itu. Kamu harus sepenuh hati, bekorban untuk lambang meriam di dada.

Henry mengingat kembali momen-momen magis selepas pertandingan comeback di Emirates Stadium. Henry tidak langsung meninggalkan stadion. Dia bertahan di dalam stadion hingga 2 jam. Masih mengenakan celana pendek dan jersey, Henry seperti menyendiri, berkontemplasi mengingat kembali kariernya bersama Arsenal.

Karena pada akhirnya, cinta sejati tidak akan luntur. Cinta kepada Arsenal seperti cinta kepada saudara sendiri. Terkadang saling membenci, terkadang saling mengacuhkan. Namun, at the end of the day, atas nama cinta, menyambut yang terkasih dengan tangan terbuka, berpelukan dan mengakhiri hari dengan kasih sayang.

BACA JUGA Bonek Writer Forum Menularkan Keberanian dan Foo Fighters Bernyanyi di Belakangnya dan tulisan Yamadipati Seno lainnya. Follow Twitter Yamadipati Seno.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 Mei 2020 oleh

Tags: arsenalthierry henry
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

Leandro Trossard, Kepingan Final yang Dicari Arsenal

Leandro Trossard, Kepingan Final yang Dicari Arsenal

20 Januari 2023
arsenal torreira MOJOK.CO

Jangan Menangis Lucas Torreira, Petarung Lini Tengah Arsenal

5 Agustus 2020
Persamaan Ormas Islam Indonesia dan Klub Liga Inggris MOJOK.CO

Persamaan Ormas Islam Indonesia dan Klub Liga Inggris, Liverpool Adalah NU dan Arsenal Itu HTI

25 Juli 2020
Arsenal Memang ‘Harus’ Melepas Ainsley Maitland-Niles, Fans Jangan Sepotong Menilai mojok.co

Arsenal Memang ‘Harus’ Melepas Ainsley Maitland-Niles, Fans Jangan Sepotong Menilai

25 Agustus 2020
arsene wenger arsenal MOJOK

Kangen Arsene Wenger Sebagai “Sosok Manusia”, Bukan Pelatih di Atas Lapangan

4 Juli 2020
Arsenal Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi MOJOK.CO

Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi

28 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bakso Malang adalah makanan khas Jawa Timur terbaik no debat (Wikimedia Commons)

Bakso Malang adalah makanan khas Jawa Timur yang paling bisa diterima semua lidah orang Indonesia ketimbang kuliner Jatim lainnya

12 Juli 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar madura

3 hal langka di Madura, tapi umum di Jogja, sudah seharusnya Madura belajar pada Jogja!

16 Juli 2026
Kredit Motor Memang Jauh Lebih Menyiksa daripada Kredit yang Lainnya, bahkan Bikin Kredit Rumah Keliatan Masuk Akal

Kredit Motor Memang Jauh Lebih Menyiksa daripada Kredit yang Lainnya, bahkan Bikin Kredit Rumah Keliatan Masuk Akal

12 Juli 2026
Kebodohan konsumen Indomaret yang merusak kenyamanan belanja (Unsplash)

Akulah pelanggan Indomaret yang resah itu gara-gara konsumen nggak ada akhlak yang merusak kenyamanan belanja

17 Juli 2026
Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia Mojok.co

Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia

12 Juli 2026
Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua (Mojok.co/Aly Reza)

Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua

17 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.