Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Apesnya Jadi PNS, Mau Naik Gaji Aja Kena Hantam Netizen. Memangnya Bayar Tagihan Pakai Tenaga Dalam?

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
6 Juni 2023
A A
Wacana PNS Naik Gaji Jadi Rp9 Juta: Saran yang Perlu Dipertimbangkan agar Tepat Sasaran kenaikan gaji asn single salary ASN

Wacana PNS Naik Gaji Jadi Rp9 Juta: Saran yang Perlu Dipertimbangkan agar Tepat Sasaran (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

 Memangnya salah ya kalau gaji PNS naik? Terus bayar kebutuhan yang makin naik pakai apa? Tenaga dalam?

Setelah hampir lima tahun berprofesi sebagai PNS, semua anggapan bahwa PNS adalah pekerjaan impian ternyata omong kosong. Sebut apa saja hal menyenangkan tentang profesi ini, akan saya bantah dengan fakta-fakta yang terlihat mata.

Saya tidak bisa memungkiri, dari luar, PNS memang terlihat enak. Terlebih jika dalam seumur hidup, kalian lebih sering melihat PNS nongkrong di warung soto ketimbang di kantornya. Tapi ya nggak semuanya kayak gitu. Klise sih, tapi untuk saya sendiri, saya nggak kayak gitu.

Gara-gara kerjaan yang terlihat enak ini, profesi ini punya kesulitan yang nggak disangka-sangka banyak orang: susah naik gaji.

Kenaikan gaji PNS yang selalu ditanggapi dengan cibiran

Tiap kali ada wacana kenaikan gaji PNS, netizen dengan cepat akan menggerakkan jempolnya secepat The Flash. Padahal selayaknya pekerja lainnya, sebenarnya mereka pun berhak juga naik gaji.

Misal wacana kenaikan gaji yang belakangan santer mencuat. Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, wacana kenaikan gaji masih digodog oleh Pak Presiden. Masih digodog aja, udah dinyinyirin. Belum tentu terealisasi ya, catat itu!

Nyinyiran netizen soal gaji PNS tuh pedes banget kayak cabe carbonara. Contohnya seperti ini duit buat naikin gaji mending digunakan untuk bayar utang negara. Atau, PNS udah makmur, nggak perlu dinaikan lagi gajinya. Terakhir, kenaikan gaji PNS itu pemborosan uang negara. Dan masih banyak lagi.

Terus terang, sebagai “buruh” negara, hati saya teriris-iris baca komentar miring tersebut. Saya mengakui bahwa masih banyak rekan sejawat yang kinerjanya kurang maksimal. Mungkin saya pun demikian. Tapi, nggak sedikit dari kami (termasuk saya) yang berusaha untuk memberikan layanan terbaik.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

UMR Jogja aja naik lho

Untuk netizen yang terhormat, asal kalian tahu PNS naik gaji terakhir kali itu tahun 2019. Ya, sudah lebih dari empat tahun nggak naik gaji. Jika benar akan terjadi kenaikan gaji pada 2024, berarti genap lima tahun PNS baru naik gaji lagi.

Biar lebih fair kita bandingkan persentase kenaikan gaji PNS dengan UMP D.I Yogyakarta yang katanya salah satu UMP paling rendah di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Pada 2021, UMP DIY naik 3,54 persen. Pada 2022, UMP DIY tetap naik 4,3 persen. Tahun selanjutnya,2023, lagi-lagi UMP DIY masih naik dengan persentase yang meningkat yaitu sebesar 7,65 persen. Sedangkan PNS naik gaji sebesar 0 persen di tiga tahun berturut-turut tersebut.

Kalau ada yang masih nyinyir dan bilang PNS punya tunjangan yang besar, sini saya kasih tahu faktanya. Nggak semua PNS dapat Tunjangan Kinerja (Tukin) atau Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP). Bahkan ada beberapa PNS yang dapat TPP, tapi nggak lancar dikasih setiap bulan. Bisa dirapel sampai beberapa bulan lamanya. Kadang tiga sampai lima bulan dirapelnya, bisa juga lebih.

Nominal kenaikan yang nggak seberapa

Sampai tulisan ini selesai dibuat, pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, PNS baru dua kali naik gaji. Pertama, di tahun 2015 sebesar 6 persen. Kedua atau yang terakhir, pada 2019, sebesar 5 persen.

Taruhlah tahun depan akan naik 5,5 persen, kita ambil angka rata-rata selama kepemimpinan Jokowi. Sekarang, gaji PNS golongan 3A dengan pengalaman 0 tahun sebesar Rp2.579.400. Artinya jika naik 5,5 persen, cuma bertambah sebesar Rp141.867 doang. Coba kita bandingkan dengan kenaikan UMK Kota Yogyakarta tahun 2023. Di tahun ini, UMK Kota Yogyakarta naik sebesar Rp170.806. Lebih tinggi kenaikan UMK Kota Yogyakarta tahun ini ketimbang kenaikan gaji PNS terakhir.

Kenaikan gaji PNS yang sarat muatan politis

Saya tahu kenaikan gaji PNS bakal dianggap sarat muatan politis. Kenaikan gaji terakhir terjadi menjelang Pemilu 2019. Sedangkan rencana kenaikan gaji yang sekarang, mendekati Pemilu 2024.

Dugaan ini menambah kesedihan saya. Pasalnya pemberi kerja terkesan “terpaksa” menaikan gaji PNS. Bukan untuk meningkatkan kesejahteraan “buruh” negara. Melainkan untuk mengamankan suara dari para PNS dan keluarganya.

Kalau pola naik gaji kayak gini terus, sekalian aja buat pemilu seperti pemira di kampus yang dilaksanakan tiap tahun. Ya biar naik terus aja gajinya. Walaupun receh, ya recehnya pun bermakna. Nggak mashok? Ya emang, sama kek nggak mashok kalau naik gaji aja nunggu pemilu.

Menggerakkan roda perekonomian daerah

Nggak semua daerah punya pilihan profesi yang bervariatif. Ada beberapa daerah yang profesi paling menjanjikannya cuma PNS. Makanya, kalau di beberapa daerah tersebut ada anak yang diangkat menjadi PNS, anak itu menjadi kebanggaan keluarganya. Nggak boleh dimungkiri ini, dan nggak boleh dinyinyirin juga.

Pada faktanya memang banyak daerah yang roda perekonomiannya tergantung pendapatan PNS di sana. Di awal bulan, saat PNS baru gajian, roda perekonomian melaju lebih cepat. Sebaliknya di akhir bulan, seret ndedet. Nggak perlu saya kasih tahu alasannya ya.

Ayolah, kenaikan gaji PNS sekarang itu cuman receh. Paling cukupnya untuk bayar listrik atau air saja. Ya nggak apa-apa, disyukuri aja, yang penting naik gaji. Ya meski kalau gaji awalnya udah besar, kenaikannya jadi terasa besar, tapi kan yang bergaji besar nggak mungkin mayoritas. Boleh nyinyir yang di atas, tapi ingat juga nasib yang ada di dasar piramida makanan.

Teruntuk netizen yang saya cintai, anggap saja kenaikan gaji PNS kali ini sebagai distribusi pendapatan dari pusat ke daerah. Toh, naiknya juga nggak bakal signifikan. Hitung-hitung untuk memperlancar roda perekonomian beberapa daerah. Nggak semuanya harus dihantam, Dulur.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Wacana PNS Naik Gaji Jadi Rp9 Juta: Saran yang Perlu Dipertimbangkan agar Tepat Sasaran

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Juni 2023 oleh

Tags: gaji PNSkenaikanNetizenrealitaswacana
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

admin media sosial

Jangan Jadi Admin Media Sosial Jika Belum Kuat Tirakat

3 Juli 2019
BEM Itu Problematik dan Saya Menyesal Telah Bergabung

Turunnya Minat Mahasiswa Gabung BEM Adalah Hal yang Biasa-Biasa Saja

4 Maret 2023
7 Ide Buah Tangan untuk Membesuk Orang Sakit yang Kebal dari Nyinyiran Netizen

7 Ide Buah Tangan untuk Membesuk Orang Sakit yang Kebal dari Nyinyiran Netizen

7 Juni 2023
4 Varian Indomie yang Rasanya Gagal

Kenapa Tidak Ada yang Protes Harga Indomie Naik? Apakah Cinta Kita pada Mi Instan Sudah Kelewat Buta?

24 November 2024
Mengapa Bu Risma Dipuja Warga Surabaya, tapi Sering Dirujak Netizen di Ibu Kota?

Mengapa Bu Risma Dipuja Warga Surabaya, tapi Sering Dirujak Netizen di Ibu Kota?

2 Maret 2023
Dear Ferdian Paleka, YouTuber yang Udah Ngerjain Transpuan terminal mojok.co

Nggak Ada yang Peduli Tahun Berapa dan Asalmu saat Nonton Video di YouTube

9 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kelebihan dan Kekurangan Cicilan Emas yang Harus Kamu Ketahui sebelum Berinvestasi

Dilema Investasi Emas Bikin Maju Mundur: Kalau Beli, Takut Harganya Turun, kalau Nggak Beli, Nanti Makin Naik

30 Maret 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat Mojok.co

Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat

30 Maret 2026
Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

29 Maret 2026
Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh Mojok.co

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

28 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.