Andai Karakter ‘Attack on Titan’ Join Dunia Kuli, Bersama Eldian Meratakan Negeri

Para Penyembah Tembok dan Konsep Agama dalam 'Attack on Titan' terminal mojok.co

Para Penyembah Tembok dan Konsep Agama dalam 'Attack on Titan' terminal mojok.co

Jauh sebelum perang di Liberio, Eldian yang sudah mulai mengetahui dunia luar mulai sigap membangun Pulau Paradis yang sedari awal sudah ketinggalan jauh. Mulai dari segi militer sampai infrastruktur. Maka bukan mustahil kalau karakter ‘Attack on Titan’ belajar ilmu kuli dai akun kuli paling progresif seantero Negeri, @duniakuli. Tak sampai di situ, di episode sepuluh diceritakan bahwa Eldian mulai menjalani hubungan diplomasi dengan satu-satunya negara yang mentolerir keberadaan Bangsa Eldian, yakni negara Hizuru.

Setelahnya, mereka menjalani negosiasi dan ternyata berujung tidak saling sepakat. Entah bagaimana, adegan justru dilanjutkan saat survey corps malah jadi nguli membangun jalur kereta api. Eren bilang, tujuan mereka membangun jalur kereta itu adalah bagian dari latihan. Hmmm, sayangnya kita tidak diperlihatkan bagaimana pekerjaan mereka sehari-hari selama menjadi kuli tersebut. Saya mencoba menerka-nerka bagaimana kelakuan mereka saat menjadi kuli membangun rel kereta, siapa tahu memang kebiasaan dan tingkah lakunya sama dengan kuli Jawa yang jadi kebanggaan nasional.

Mungkin Jean bakal bilang, “Di saat pisang goreng ku kunyah, di situlah jalur Eldia jadi megah.” Masho, Mas Jean!

#1 Levi Ackerman jadi mandor

Yang pasti menjadi mandor tentu saja adalah Levi Ackerman karena sifatnya yang perfeksionis dan dirinya yang paling ditakuti. Sosok macam itu memang sangat diperlukan, bukan? Supaya pekerjaan nguli mereka cepat selesai, dan tentu pekerjaan nguli yang dilakukan oleh Survey Corps bakalan rapi karena Levi. Lagian, Levi yang bertubuh kecil itu memang lebih cocok jadi mandor ketimbang ngelepo tembok. Sebagai mandor, Levi juga harus memastikan tim kuli Eldian kenyang. Lucu juga kalau Levi masak liwet, lalu menyediakan Kukubima di ember bekas mengaduk semen.

#2 Hange jadi arsitek

Karakter Attack on Titan selanjutnya yang terlibat meratakan negeri adalah Hange. Hange sebagai komando juga membantu Levi, dirinya cukup pintar masalah rancang-merancang, pasti lumayan dibutuhkan sebagai arsitek yang mendesain. Walaupun cuman jalur kereta, tetap butuh desain, kan? Oh iya, pasti si Hange akan minta bantuan Armin sebagai sosok pintar lainnya. Tapi, gitu, Armin jadi double pekerjaannya. Kekuatan fisiknya juga dipakai, mengambil pasir dan batu dari laut, serta batu apung dengan mode Titan Kolosal. Kasihan Armin, kalau di dunia nyata mungkin dia jadi mas-mas kuli Jawa paling manutan.

#3 Mikasa Ackerman dan Eren Yeager angkat batu

Yang paling gercep dan nggak berhenti kerja mesti adakah Mikasa Ackerman. Kekuatannya yang nggak ngotak itu sangat membantu, bisa dibilang pekerjaan nguli dan membangun jalur kereta setengahnya karena usaha Mikasa, yang lain cuman bantu-bantu. Maklum lah, Mikasa berbekal minum kopi Kapal Api nasgithel alias panas legi kenthel sebelum berangkat nguli.

Eren Yeager sebenarnya punya kemampuan standar kuli Jawa. Bagusnya, setelah dirinya ngerokok dang garam dan makan dang goreng, dia bisa berubah jadi mode Titan. Ini terbukti saat Eren menutup tembok Maria pakai batu. Makasih dang garam, makasih dang goreng.

#4 Jean si kuli banyak omong, Connie dan Sasha banyak bercanda

Karakter Attack on Titan kalau jadi kuli yang paling banyak ngeluh pasti si Jean, nih. Udah kerjaan biasa aja, tapi ngeluh mulu. Nggak malu kali sama Mikasa. Belum lagi si Connie dan Sasha yang pasti malah banyak bercanda, siap-siap disabet sama Levi. Sasha juga, pasti diawasi terus, takutnya kukubima, pisang goreng, sama nasi dimakan semua sama dia. Di episode sepuluh saja dia malah asyik minum, sampai dikejar-kejar Armin.

Waktu istirahat tiba, Levi mulai ngatur daun pisang. Kebetulan lagi ada, biasanya pakai nampan. Nasi mulai dibagikan, Sasha diikat dulu di pojokan biar nggak beringas. Nanti dia dilepaskan kalau semua sudah selesai makan. Seperti kuli pada umumnya, gelas yang dipakai untuk menciduk kukubima mesti gelas Aqua bekas. Ada yang malah langsung dengan ember, ya namanya juga kecapean. Demi Eldia, lelah dan keringat diterjang.

Setelah makan, Levi melihat kembali catatan pembangunan, ia menghitung kembali pengeluaran beli material. Kebetulan pekerjaan Survey Corps dibayar harian, bukan rombongan, jadi setiap hari mesti dihitung. Sembari ngitung ia mengeluarkan rokoknya, samtek alias Sampoerna Kretek jadi pilihan Levi saat itu, tak lupa sandal jepit Swallow warna biru yang jadi style favorit kuli. Nggak tahu kenapa, kayaknya biar hemat dengan pengeluaran buat beli material.

Karakter Attack on Titan dipastikan lebih gayeng daripada kuli Jawa dan kuli-kuli influencer di akun @duniakuli alias World of Kuli itu. Lha gimana, mereka sudah dilatih pakai manuver 3D jadi nggak perlu bikin undak-undakan bambu buat manjat dan ngelepo tembok luar gedung. Strategi dan pengetahuan soal pertembokan juga sudah mereka kuasai dengan baik semenjak ekspedisi ke distrik Shiganshina. Reiner sembunyi di dalam tembok saja bisa ketahuan.

Nggak habis pikir juga, bagaimana kalau misalnya kegiatan nguli itu dibuat animasinya. Kalau begitu, cukup aneh dan menarik juga tuh. Nanti judulnya, “Kegiatan Nguli Eldian: Bersama Eldian Meratakan Negeri”. 

Sumber gambar: YouTube Blue Bon

BACA JUGA Bangkitnya Komunitas Kuli Bangunan yang Lawan Stigma Lewat Shitposting dan artikel Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform Use Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
Exit mobile version