Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

Budi oleh Budi
23 Februari 2026
A A
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Vespa matic kini jadi ikon gaya hidup baru. Desain klasik dan timeless, serta performa mesinnya yang halus jadi daya tarik utama motor ini. Nggak heran kalau Vespa matic jadi pilihan mereka yang ingin kendaraan roda dua premium. 

Akan tetapi, di balik kesan premium, Vespa matic sering mendapat kritik tajam dari kalangan para mekanik.  Tukang servis motornya membencinya karena kendaraan satu ini benar-benar merepotkan. 

Sejarah dan popularitas Vespa matic di Indonesia

Sebelum membahas kendaraan ini lebih jauh, saya ingin sedikit menjelaskan bagaimana Vespa matic ini bisa begitu populer di Indonesia.

Vespa pertama kali diperkenalkan oleh perusahaan Italia, Piaggio, pada 1946 sebagai solusi transportasi murah pasca-Perang Dunia II. Desainnya yang sederhana, ringan, dan efisien membuatnya cepat populer di Eropa. Evolusi Vespa ke versi matic atau otomatis baru dimulai pada akhir abad ke-20. 

Di Indonesia, Vespa mulai dikenal sejak 1960-an melalui impor dan lisensi produksi lokal. Popularitasnya meledak pada 2010-an berkat tren retro dan gaya hidup urban. Popularitas Vespa matic di Tanah Air tak lepas dari citra premiumnya. Bagi kalangan muda dan profesional, memiliki Vespa bukan hanya soal perkara transportasi, tapi juga simbol status.

Selain desain, Vespa Matic menawarkan kenyamanan berkendara yang superior. Suspensi depan single-sided swingarm memberikan stabilitas lebih baik di jalan bergelombang. Sementara mesin injeksi modernnya hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. Vespa Matic juga dilengkapi teknologi canggih seperti ABS (Anti-lock Braking System) pada model high-end, konektivitas Bluetooth untuk dashboard digital, dan desain ergonomis yang nyaman untuk perjalanan jauh.

Akan tetapi, semua keunggulan itu harus diganjar dengan harga yang tidak murah. Harga Vespa Matic baru bisa mencapai Rp40-100 jutaan, jauh di atas motor matic Jepang seperti Honda Scoopy atau Yamaha NMAX yang hanya sekitar Rp20-30 juta.

Perawatan repot

Di balik desain dan fiturnya, Vespa matic menyimpan catatan kecil bagi pemilik maupun tukang servis. Tidak sedikit pemilik yang mengeluhkan biaya servis rutin yang mahal, bisa mencapai Rp1-2 juta per kunjungan di dealer resmi. Sementara itu, suku cadang seperti ban Pirelli atau filter oli asli harganya dua kali lipat dari merek lain. 

Baca Juga:

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

Sengaja Beli Honda Vario 160 untuk Pamer Berakhir Penyesalan karena Jadi Repot Sendiri

Apalagi di daerah seperti Jawa Tengah, di mana infrastruktur jalan belum sempurna, biaya perbaikan bisa membengkak karena potensi terjadi kerusakan bisa lebih sering. Belum lagi kelangkaan dealer. Di Indonesia, jaringan Piaggio masih terbatas dibanding Honda atau Yamaha, sehingga pemilik di luar kota besar harus bepergian jauh untuk servis. Ini menambah biaya waktu dan transportasi. 

Intinya, tidak hanya harga pembelian yang mahal, Vespa matic juga mahal dan repot secara perawatan. 

Baca halaman selanjutnya: Vespa matic dibenci …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 23 Februari 2026 oleh

Tags: bengkelmaticmotor maticservis motorvespavespa matic
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Perjalanan 1232 Kilometer Bersama Honda Beat, Motor Terbaik untuk Mengais Rezeki

Perjalanan 1232 Kilometer Bersama Honda Beat, Motor Terbaik untuk Mengais Rezeki

23 Juli 2023
5 Tipe Pelanggan Bengkel yang Sering Ditemui montir

5 Tipe Pelanggan Bengkel yang Sering Ditemui

26 September 2022
Tips Penting untuk Pengendara Vespa Pemula terminal mojok.co

Vespa Primavera Sean Wotherspoon: Digoreng Makelar padahal Biasa Saja

4 Oktober 2020
Kepribadian Orang Dilihat dari Cara Bawa Galon Pakai Motor Matic Terminal Mojok

Kepribadian Orang Dilihat dari Cara Bawa Galon Pakai Motor Matic

14 November 2022
honda astrea grand

3 Keunggulan dan 3 Penyakit Honda Astrea Grand

10 Oktober 2020
Vespa

Mengenal Tipe Vespa Matic yang Harganya Overpriced

12 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”
  • 10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal
  • Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”
  • Saya Setuju Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup
  • Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial
  • WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.