Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Alasan Seseorang Masih Nggak Puas Meski Sudah Dirias Berjam-jam

Nuriel Shiami Indiraphasa oleh Nuriel Shiami Indiraphasa
8 November 2020
A A
Alasan Seseorang Masih Nggak Puas Meski Sudah Dirias Berjam-jam terminal mojok.co

Alasan Seseorang Masih Nggak Puas Meski Sudah Dirias Berjam-jam terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Dulu waktu saya belum begitu menerjunkan diri ke dalam dunia perciwi-ciwian, saya nggak begitu ngerti makeup secara rinci. Hal yang saya ngerti paling cuma alas bedak, bedak, celak, sama gincu. Itu juga gincu Arab, yang harganya gocengan. Itu duluuu, nggak tau dah sekarang harganya berapa.

Namun, selama bertahun-tahun saya tinggal di Bandung, secara alamiah naluri saya untuk berkecimpung dalam dunia per-makeup-an tumbuh kian besar. Di samping karena usia saya yang kian hari kian kolot dan paham apa yang kulit saya butuhkan, saya juga ngerasa kurang pede kalau pergi keluar kosan dengan komuk yang masih kucel. Paling nggak, minimal dikasih pelembab sama bedak tipis. Soalnya ini euy, di Bandung mojangnya pada bening-bening. Barangkali aja kalau ternyata jodoh saya ada di Bandung etapi muka saya lagi kucel-kucelnya. Takut malah jadi bukan jodoh saya lagi.

ADVERTISEMENT

Transformasi kecil-kecilan mulai saya praktikkan. Mulai dari mengenal beragam merek makeup sampai ke jenisnya. Pada proses penjajakan ini saya nggak sendirian. Kebetulan saya dimentori teman yang kerjaan paruh waktunya sebagai MUA alias kang rias.

Pernah suatu waktu saya menawarkan diri sebagai kelinci percobaannya. Selain karena penasaran dengan tampilan wajah saya jika dirias dengan makeup bold, dia juga jadi bisa malpraktek ke saya. Kalau ternyata kecemongan atau lem bulu matanya kedaluwarsa, ya masih aman, lah.

Nah, waktu mau dirias, ada satu request yang palinggg saya tekanin. Saya minta ke dia, “Eh, tapi ini kantong mata aing bisa jadi nggak keliatan, kan?” Seinget saya, dia iya-iya aja.

Dan pas udah jadi, jeng jeng jeng. Kantong mata saya masih kelihatan menonjol meskipun warnanya sudah rata dengan kulit wajah.

Jujur ya, dalem ati saya agak sedih. Kirain bakal bisa keliatan mendadak cantik paripurna tiada tara.

Waktu itu saya mikirnya makeup bisa menutupi segala “cacat” di wajah. Eh, ternyata… Iya. Tapi nggak semuanya.

Baca Juga:

Trik Menghapus Maskara Waterproof supaya Nggak Berujung Sengsara

Kalau Kosmetik Punya Zodiak, Viva Itu Capricorn. Nggak Banyak Gaya, tapi Bisa Diandalkan

Rumus untuk makeup yang berhasil nggak cuma ada di makeup yang digunakan, dan tangan yang nanti digunakan buat ngerias doang. Tapi, juga bagaimana bisa merawat kulitnya. Kalau ternyata kulitnya geradakan, bruntus, merah-merah, dan masih terlalu ngoyo bakal bisa otomatis ilang sekali usap dengan makeup, aduh jangan, dah. Kesian kulitnya.

Kang rias itu bukan dokter di klinik kecantikan apalagi tukang ketok magic. Tapi, sering bangat dijadiin tempat gantungin harapan buat keliatan cantik seketika. Jangan begitu dong, ah. Kesian kang riasnya. Sini saya bantu bocorin kenapa kamu kadang masih dibuat nggak puas dan kecewa meski sudah dirias berjam-jam.

Biasanya, karena terlalu menaruh ekspektasi tinggi.

Tipe orang yang begini kerap kali datang dari kalangan yang kurang ngerti makeup. Jadi, sudah umumnya klien ngasih unjuk foto, model, atau look makeup yang dia mau. Ya, sebagai kang rias, teman saya ini sih, nggak masalah mau kliennya ada request tersendiri. Yang jadi masalah itu, kalau pas sudah dirias sesuai dengan model, dia protes soal makeup-nya yang kelihatan beda dengan foto yang dia unjukin ke kang riasnya.

Jadi, ada beberapa alasan betapa sebenarnya menaruh harapan tinggi ke kang rias itu musyrik adanya.

Pertama, setiap MUA itu berbeda. Dimulai dari beda skill-nya, sampai ke makeup kit-nya. Pada dasarnya, MUA ini sudah mengusahakan untuk miripin muka klien ke look yang diminta. Tapi apa boleh buat. Kalau misalkan si foto model yang dijadikan referensi itu ternyata make foundation Shu Uemura dan foundie yang MUA klien pake itu Wardah atau Purbasari, apa iya kaga mikir dulu sebelum menggerutu atau mencak-mencak?

Ya, memang sih, nggak 100% untuk mencapai look yang diinginkan harus pakai peralatan plek-jiplek persis sama kek referensinya. Tapi ya, coba dipikir lagi, dah. Misalkan mau look yang sama persis kek yang referensi, kenapa nggak pake MUA yang sama kek di foto itu aja? Yang pakenya Shu Uemura, di saat budget buat bayar kang rias yang klien punya cuma Rp150 ribu.

Kedua, tekstur wajah yang berbeda. Ini biasanya jadi kendala yang lumayan gede. Bayangin, misal foto referensi klien itu pakai foto Indahkus. Bersih, mulus dan… wangi. Bandingin dengan kondisi kulit klien yang jauh banget nggak kayak Indahkus. Ada bopeng jerawat lah, atau bahkan jerawat yang baru nongol tapi belum masak banget.

Harusnya, sih, keterbatasan yang klien miliki itu bisa disadari cermat-cermat. Tapi ya, mau gimana lagi. Emang rada susah sih, ngasih tau orang noob nyolot. Kalau memang mau kelihatan oke begete setelah pasang makeup, kencengin atuh skincare-nya.

BACA JUGA Tidak Ada yang Salah dengan Bersembunyi di Balik Dempul Makeup dan tulisan Nuriel Shiami Indiraphasa lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Oktober 2021 oleh

Tags: diriasmakeup
Nuriel Shiami Indiraphasa

Nuriel Shiami Indiraphasa

Jangan terlalu ngambis, nanti malah nangis.

ArtikelTerkait

4 Rekomendasi Parfum Lokal untuk Kamu yang Suka Beraktivitas di Bawah Terik Matahari

4 Rekomendasi Parfum Lokal untuk Kamu yang Suka Beraktivitas di Bawah Terik Matahari

16 Januari 2024
5 Brand Makeup Lokal Low Budget Cocok untuk Daily Makeup Terminal Mojok

5 Brand Makeup Lokal Low Budget, Cocok untuk Daily Makeup

14 November 2022
Lipstik Wardah, Lipstik Favorit Perempuan Masa Kini

Lipstik Wardah, Lipstik Favorit Perempuan Masa Kini

20 September 2023
Lipstik Purbasari Matte, Lipstik yang Begitu Hype tapi Dituduh Bermerkuri! terminal mojok.co

Lipstik Purbasari Matte, Lipstik yang Begitu Hype tapi Dituduh Bermerkuri!

14 April 2021
kesalahan skincare routine yang sering dilakukan selebgram dan youtuber mojok.co

4 Kesalahan Skincare Routine Para Selebgram dan YouTuber yang Harus Segera Dihentikan

4 Juli 2020
12 Lipstik Murah di Bawah 20 Ribu yang Paling Laris terminal mojok

12 Lipstik Murah di Bawah 20 Ribu yang Paling Laris

23 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Sleman semakin mahal, tetapi narasi kota mahasiswa murah tetap dipelihara

15 Juli 2026
Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng Mojok.co

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

16 Juli 2026
Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja malang

Deklarasi Wonogiri sebagai ibu kota mi ayam bakso harusnya menyadarkan Malang bahwa reputasi saja tidak selalu cukup

21 Juli 2026
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Bukan cuma soal dingin, ini 4 kejanggalan di Lembang yang bikin wisatawan Semarang heran

15 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.