Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

4 Alasan Saya Lebih Nyaman Beli Kondom di Apotek, Salah Satunya Bisa Sambil Konsultasi

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
9 Mei 2025
A A
4 Alasan Saya Lebih Nyaman Beli Kondom di Apotek, Salah Satunya Bisa Sambil Konsultasi

4 Alasan Saya Lebih Nyaman Beli Kondom di Apotek, Salah Satunya Bisa Sambil Konsultasi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beli kondom di apotek lebih banyak untungnya, sih…

Kondom. Benda yang sampai saat ini masih suka bikin canggung saat dibeli di minimarket. Saking bikin canggungnya, saya mesti membeli barang lain juga di minimarket. Entah kenapa selalu ada perasaan nggak enak saat beli kondom di minimarket. Sebagai pembeli, saya sih mulai mencoba untuk merasa nggak canggung, soalnya saya memang membutuhkan barang ini. Tapi tetap saja kasir minimarket bikin kikuk saya saat membelinya.

Membeli kondom di minimarket jadi hal yang sekarang saya hindari. Lalu, apakah saya akhirnya nggak jadi beli? Tetap beli, dong. Sebagai seorang suami yang mengerti kontrasepsi, kondom tetap menjadi kebutuhan saya. Saya tetap membelinya tapi bukan di minimarket melainkan apotek. Alasannya? Ada beberapa.

#1 Apotek tempat yang tepat untuk keberadaan kondom 

Kondom di apotek seperti sopir mengendarai mobil. Memang tepat dan pada tempatnya. Kondom yang merupakan alat kontrasepsi memang seharusnya dibeli di tempat yang menjual kebutuhan medis. Karena yang menjaga apotek pasti dibekali pengetahuan tentang medis termasuk soal alat kontrasepsi.

Karena penjaga apotek dibekali dengan pengetahuan tentang medis, pastinya mereka tahu apa kebutuhan kita. Mereka juga nggak akan men-judge pembeli. Kalau minimarket, mereka kan awalnya menjual sembako, jadi kondom hanya sebagai pemanis. Tak seperti apotek yang menjualnya seperti obat-obatan.

#2 Tersedia banyak dan variatif

Tak seperti di minimarket yang hanya menjual merek tertentu saja, kondom di apotek justru banyak jenis dan mereknya. Kita bisa melihat-lihat dan memilih mana yang sekiranya kita perlukan. Kalau di minimarket, kuantitasnya juga nggak terlalu banyak. Sering kali yang dipajang saja.

Padahal kalau tersedia banyak dan variatif, pembeli jadi enak untuk memilih, kan. Banyak opsi membuat pembeli nggak canggung karena bisa pilih-pilih dulu. Kalau di minimarket, karena stoknya sedikit, berdiri di depan rak kondom jadi terlihat aneh. Mereknya itu-itu saja, jadi buat apa dilihat lama-lama? Janggal juga rasanya.

#3 Bisa sambil konsultasi

Membeli kondom di apotek itu bisa sambil konsultasi. Apalagi kalau kita belinya di apotek ternama yang penjaganya sering keliling dan mencoba menawarkan bantuan. Kalau kita tanya soal kondom, mereka pasti dengan senang hati akan menjawab. Nggak peduli apa pun gendernya.

Baca Juga:

Pengalaman Saya Melihat Langsung Pasien yang Malah Curiga dan Trauma ketika Berobat ke Puskesmas

3 Sisi Gelap Menjadi Apoteker di Apotek Pinggiran Jogja

Kalau bisa sambil konsultasi, kita jadi tahu kondom yang cocok untuk kebutuhan kita. Biar nyaman, aman, dan menenangkan untuk kegiatan seksual. Kalau nggak ada yang bisa dijadikan tempat konsultasi, rasanya kayak berjudi alias untung-untungan dapat yang pas.

Di minimarket kita nggak bisa konsultasi soal ini. Saya pernah coba bertanya, malah dijawab malu-malu dan bilang nggak tahu. Yah, mau menyalahkan juga gimana, saya kan bukan beli es kopi yang bisa diatur takaran gulanya, yak.

#4 Bisa beli alat pendamping selain kondom

Kalau di apotek, kita bisa membeli alat lain untuk menunjang kegiatan seksual. Mulai dari tisu magic, pelumas, sampai vibrator yang membantu kegiatan seksual. Jenis dan mereknya juga bermacam-macam. Jadi, kita juga bisa pilah-pilih, konsultasi, lalu akhirnya beli.

Di minimarket? Lagi-lagi jarang ada. Biasanya hanya ada tisu magic. Jarang ada alat pendamping lain. Kita hanya bisa beli kondom sambil beli mie goreng instan atau dengan minuman energi.

Lain kali cobain deh beli kondom di apotek, pengalamannya lebih enak dan menenangkan untuk kita yang mau berkegiatan seksual. Kita nggak perlu lagi merasa canggung dan dilihatin orang-orang sekitar saat beli kondom. Kita kan hanya membeli alat kontrasepsi, bukan alat aneh yang mengganggu ketenteraman masyarakat.

Penulis: Nasrulloh Alif Suherman
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Menerka Alasan Kenapa Kondom Diletakkan di Dekat Kasir Minimarket.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2025 oleh

Tags: Alat Kontrasepsiapotekkondom
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Plis, Ya! Pakai Alat Kontrasepsi Bukan Kewajiban Perempuan, Aja! terminal mojok.co

Plis, Ya! Pakai Alat Kontrasepsi Bukan Kewajiban Perempuan, Aja!

2 Oktober 2021
Petunjuk Singkat Cara Membaca Lambang Obat bagi Orang Awam terminal mojok

Petunjuk Singkat Membaca Lambang Obat bagi Orang Awam

5 November 2021
Kenapa sih Bungkus Kondom Harus Mirip Permen dan Diletakkan di Dekat Kasir Minimarket Terminal Mojok

Kenapa sih Bungkus Kondom Harus Mirip Permen dan Diletakkan di Dekat Kasir Minimarket?

27 November 2022
5 Tipe Konsumen Apotek yang Menghiasi Hidup Apoteker (Unsplash.com)

5 Tipe Konsumen Apotek yang Menghiasi Hidup Apoteker

20 September 2022
Aturan Tidak Tertulis Apotek, Sebaiknya Pelanggan Tahu supaya Tidak Merepotkan Apoteker Mojok.co jogja

3 Sisi Gelap Menjadi Apoteker di Apotek Pinggiran Jogja

22 Juli 2025
kesalahan memakai masker mojok.co Bertemu Penjual Masker di Apotek yang Agak Ceroboh

Bertemu Penjual Masker yang Agak Ceroboh di Apotek

10 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

Sisi Gelap Solo: Gaji Tidak Ikut Jakarta tapi Gaya Hidup Perlahan Mengikuti, Katanya Serba Murah tapi Kini Cuma Dongeng

11 Januari 2026
Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026
Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

16 Januari 2026
Bekasi Justru Daerah Paling Nggak Cocok Ditinggali di Sekitaran Jakarta, Banyak Pungli dan Banjir di Mana-mana

Bekasi: Planet Lain yang Indah, yang Akan Membuatmu Betah

13 Januari 2026
3 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Mojok.co jurusan PAI

Saya Tidak Ingin Menjadi Guru walaupun Memilih Jurusan PAI, Bebannya Tidak Sepadan dengan yang Didapat!

11 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.