Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alasan Orang Malang Malas Berwisata ke Batu

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
26 November 2024
A A
Alasan Orang Malang Malas Berwisata ke Batu Mojok.co

Alasan Orang Malang Malas Berwisata ke Batu (unsplash,com)

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut salah seorang kawan, tinggal di Malang adalah hal yang menyenangkan. Mengingat udara di Malang (dianggap) sejuk, fasilitas kesehatan dan pendidikan cukup memadai, dijangkau dengan kereta dan bus pun sangat mudah. Satu lagi yang nggak kalah asik menurutnya adalah tinggal cabut ke Batu buat healing kalau lagi suntuk.

Batu yang masih bertetangga dengan Malang memang menawarkan wisata yang lengkap dalam satu tempat. Mau menikmati wisata alam, wahana yang seru, belanja buah murah langsung dari kebunnya juga ada. Panorama Batu yang indah dan udaranya yang sejuk menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Walaupun plesir ke Batu sangat menyenangkan, sebenarnya nggak semua orang Malang semangat untuk pergi ke sana. Berikut beberapa alasannya.

#1 Lalu lintasnya padat, apalagi kalau barengan wisuda

Mengunjungi Batu saat akhir pekan atau musim liburan adalah pilihan yang cocok untuk menyiksa diri sendiri. Sebagai kota wisata, jelas saja Batu akan banyak dikunjungi di hari libur. Kemacetan mulai bisa dirasakan ketika memasuki wilayah Dinoyo. Jalan tersebut memang menjadi ruas utama penghubung Malang ke Batu.

Sebenarnya, kemacetan dari Malang menuju Batu belum ada apa-apanya dibandingkan kemacetan Jakarta atau Puncak saat musim liburan. Masih dalam kategori padat merayap saja. Namun, sebagai warga yang kota tempat tinggalnya tidak terlalu besar, kepadatan lalu lintas seperti ini tetap saja mengganggu kenyamanan. Ruas jalan utama yang menghubungkan Malang dan Batu masih tergolong sempit, kurang memadai untuk mengakomodasi lonjakan kendaraan di musim liburan.

Kondisi macet akan semakin parah ketika musim wisuda yang sering diselenggarakan pada akhir pekan, kira-kira akhir Februari, Mei, Agustus, Oktober, dan November. Perlu diketahui bahwa banyak kampus yang tersebar di sekitar Dinoyo. Ada UB, UM, Polinema, UIN, Unisma, dan UMM. Bisa dibilang pusatnya kampus-kampus unggulan berkumpul di daerah situ. Jangankan musim wisuda, hari biasa pun lalu lintas terasa padat ketika perkuliahan aktif.

Saya sendiri pernah ketiban apes terjebak kemacetan itu. Perjalanan pulang dari Batu yang biasanya ditempuh kurang dari satu jam jadi molor hingga lebih dari dua jam. Saya nggak tau kalau hari yang saya pilih untuk main ke Batu bertepatan dengan wisuda UB. Buat pengendara yang nggak hafal jalan tikus di Malang pasti bakal kesulitan keluar dari kemacetan.

Selain musim wisuda, bulan Agustus juga perlu diwaspadai. Mengingat banyak karnaval yang yang diselenggarakan di bulan itu untuk memperingati kemerdekaan RI. Kota Malang cukup rajin mengadakan karnaval di bulan Agustus. Sedangkan di Batu sendiri ada karnaval “1000 Banteng” yang menjadi agenda tahunan. Acara karnaval semacam ini akan mengundang banyak penonton dan membuat jalanan semakin macet.

Baca Juga:

Kota Malang Mirip Bandung: Sama-Sama Adem dan Sejuk, tapi Lebih Rapi dan Terawat

Yamaha Lexi Adalah Motor yang Terlalu Santai tapi Sebenarnya Tegas, Paling Cocok Dipakai oleh Orang Kota Malang

#2 Jalan ke Batu berbahaya saat musim hujan

Kota Batu yang berada di dataran tinggi membuat jalanannya berbahaya untuk ditempuh saat musim hujan. Jalan menjadi licin dan rawan longsor, terutama di daerah Pujon. Apalagi, lebar jalan di Kawasan itu cukup sempit dan sering berpapasan dengan bus jurusan Kediri. Hindari berwisata ke daerah Payung dan Coban Talun saat musim hujan.

#3 Terlalu banyak wisatawan malah membuat suasana kurang nyaman

Banyak wisatawan memang berdampak baik untuk perekonomian lokal. Namun, dari sisi warga lokal yang mau liburan, hal ini malah membuat kurang nyaman. Pertama, jalanan akan semakin macet. Saat musim liburan, kita bisa melihat berbagai plat motor luar kota memenuhi jalanan Batu. Macetnya lalu lintas membuat semangat liburan merosot duluan sebelum sampai ke destinasi wisata. Selain itu, pengendara luar kota yang nggak fasih mengemudi di jalur menanjak, tidak terlalu lebar, dan berkelok seperti Batu akan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kedua, tempat wisata yang terlalu penuh dengan pengunjung membuat kita tidak bisa menikmati tempat wisata dengan leluasa. Mau menikmati pemandangan malah ketutupan lautan manusia. Mau antre wahana malah terjebak antrean yang mengular. Daripada bete, mending tidur-tiduran aja di rumah.

Ketiga, banyaknya wisatawan membuat standar harga menjadi naik. Misal, tiket wisata akan mahal dan harga makanan lebih tinggi, tapi kurang menjaga mutu. Sebenarnya harga-harga di Batu masih terjangkau kok. Namun, bagi warga lokal yang uangnya pas-pasan, bawa banyak pasukan, dan mengerti pasaran harga setempat, rasanya seperti dipalak saja.

#4 Sudah terlalu sering pergi ke Batu

Mengingat dekatnya jarak antara Malang dan Batu, orang Malang bisa jalan-jalan ke Batu lebih sering dari warga kota lainnya. Wajar saja jika hal ini memicu kebosanan. Meskipun sangat indah, sebenarnya wisata Batu ya begitu-begitu saja, tidak banyak kebaruan yang bisa ditemukan. Misalnya, Jatim Park dan Selecta yang sejak saya SD konsepnya masih sama tanpa ada perubahan yang signifikan.

Bagi warga Malang yang bisa main sewaktu-waktu karena jaraknya yang dekat, Batu memang terkesan membosankan. Namun, bagi warga luar kota yang jauh dan jarang berkunjung, Batu tetaplah spektakuler. Alamnya indah, udaranya segar, dan banyak kegiatan yang bisa dicoba untuk mengobati penatnya hidup di kota besar.

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Selain Lembang, Orang Bandung Juga Ogah Berwisata ke Ciwidey

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2024 oleh

Tags: BatuBatu MalangMalangorang malangwisata malang
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

Bondowoso, Sebaik-baiknya Kandidat Ibu Kota Jawa Timur

Bondowoso, Sebaik-baiknya Kandidat Ibu Kota Jawa Timur

15 Maret 2023
sempol

Tidak Ada Sempol Hari Ini

15 Juni 2019
Trenggalek, Kabupaten Potensial yang Berada di Bawah Bayang-bayang Malang Mojok.co

Trenggalek, Kabupaten Potensial yang Berada di Bawah Bayang-bayang Malang

5 Desember 2024
5 Kuliner Malang Selain Bakso yang Sayang Untuk Dilewatkan Terminal Mojok

5 Kuliner Malang Selain Bakso yang Sayang untuk Dilewatkan

5 Februari 2022
4 Kuliner yang Lumrah Saya Jumpai di Malang tapi Tidak di Magetan

4 Kuliner yang Lumrah Saya Jumpai di Malang tapi Tidak di Magetan

20 November 2025
Jalan Bandung, Showroom Mobil Terbuka dan Salah Satu Tempat Paling Macet di Malang

Jalan Bandung, Showroom Mobil Terbuka dan Salah Satu Tempat Paling Macet di Malang

25 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated (Unsplash)

7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated: Kombinasi Rasa yang Memanjakan Lidah dan Semua Cocok Jadi Buah Tangan

21 Maret 2026
Kebumen Aneh, Maksa Merantau tapi Bikin Pengin Pulang (Wikimedia Commons)

Kebumen Itu Memang Aneh: Suka Memaksa Anak Muda untuk Segera Merantau, sekaligus Mengajak Kami untuk Segera Pulang

21 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya Mojok.co

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.