Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
23 April 2026
A A
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saat saya SMP, sekitar 10 tahun lalu, ada satu alasan mengapa saya terus menjomblo selama tiga tahun, yakni saya tidak memiliki Motor Satria FU. Pada era itu, pemilik motor tersebut benar-benar menjadi syarat ketampanan pria. Sehingga, ketampanan saya sendiri seakan turun 10 kali lipat, sebab motor saya hanyalah merek Vega dari Yamaha. Nasib, nasib!

Setelah kini saya sudah menjadi guru, saya mengira standar itu sudah berubah. Ternyata tidak, Gaes.

ADVERTISEMENT

Saa ini, Satria FU sebagai syarat ketampanan pria masih dianut oleh beberapa murid SMP di Madura, terutama murid-murid saya. Hal ini sebetulnya tidak begitu mengagetkan bagi saya, sebab setiap ada iringan resepsi pernikahan di Madura, motor ini memang selalu hadir meramaikan. Mulai dari paling depan, tengah, hingga belakang, pengendara motor tersebut menjadi yang paling menarik perhatian dengan geber-geber knalpotnya.

Nah, kalian mungkin bertanya, mengapa trend motor ini saat ini masih menarik anak Muda di Madura, berikut alasannya.

Satria FU tetap paling sporty dan paling laki

Alasan pertama yang mungkin sudah dimaklumi yakni body Satria FU yang sangat sporty. Berbagai bagian motor ini sepertinya memang dirancang selaki mungkin. Kalau saya bahasakan, tampilannya sangat kuat dan tegas. Jadi maklum kalau laki-laki yang menggunakannya merasa sangat maskulin. Hahaha.

Tapi, selain bodinya yang sporty, mesin Satria FU yang didesain dengan sistem kopling juga jadi alasan lain. Berbeda dengan matic, sistem kopling seakan menegaskan bahwa pengendaranya adalah seorang yang paham mesin. Dan itu laki-laki. Ya, jangankan sistem kopling, menggunakan tombol starter untuk menghidupkan mesin motor saja teman saya dibilang tidak laki.

Katanya, laki kok pakai jari, laki itu pakai kaki. Jadi, maklum ya kalau pengguna Satria FU lebih suka pakai kaki saat menghidupkan motornya.

BACA JUGA: Suzuki Satria F150 Sialan, Motor Mas Mantan yang Nggak Ada Nyamannya Sama Sekali

Baca Juga:

Sisi lain kehidupan warga Surabaya Utara, orang yang klemar-klemer tidak cocok tinggal di daerah ini

Jangan cuma mengingat stereotip negatifnya, nyatanya orang Madura itu jago banget masak

Ukurannya yang ramping cocok ke siapa saja

Kemudian, selain sangat sporty, body Satria FU yang ramping dan pendek juga pas untuk anak Madura, sebab tubuh orang Madura kebanyakan memang tidak terlalu tinggi. Misalnya saya sendiri saja, tinggi saya 168 cm dan itu sudah lebih tinggi dari rata-rata teman saya di kampung. Dengan tinggi segitu, tentu akan kurang pas jika saya beli motor gede.

Nggak lucu dong kalau motornya lebih besar dari pengendaranya.

Nah, kehadiran Satria FU merupakan kabar baik untuk orang-orang yang tidak terlalu tinggi seperti saya. Merek motor ini cocok bagi bagi laki-laki yang tinggi, maupun tidak terlalu tinggi. Jok tempat duduknya yang juga didesain menurun ke depan membuat siapapun pengendaranya tidak perlu menjinjit kaki karena tidak sampai ke tanah. Hehehe.

Jadi, lagi-lagi dengan Satria Fu, kalian akan tetap terlihat laki!

ADVERTISEMENT

Joknya bikin hubungan asmara jadi tahan lama

Selanjutnya, kekuatan Satria FU itu tidak hanya menambah ketampanan pria. Dalam hubungan asmara, boncengan bersama kekasih di atas Satria FU juga bikin hubungan makin erat. Hal ini tentu karena desain jok  yang miring sehingga pacar kita yang berbonceng terpaksa harus menempel erat ke belakang kita.

Ya, bayangkan saja, bagaimana tidak erat jika setiap hari bisa boncengan seromantis itu dengan Satria FU.

Misal, andaikan saja yang lagi pacaran sedang marahan. Nah, dengan Satria FU semua bisa sembuh dalam sekejap mata. Pacar kita yang bonceng di belakang tentu tidak akan kuat untuk tidak menempel ke kita. Sebab, kemiringan joknya bisa sampai 30 derajat. Bahkan, kalau dimodif sendiri, bisa menanjak sampai 45 derajat. Wkwkwk!

Ya, demikianlah keunggulan Satria FU sehingga ia masih diminati kalangan anak muda di Madura. Sekarang, setelah saya pikir-pikir lagi, saya jadi curiga, agaknya kehidupan asmara saya yang tak beruntung problemnya ada di sini. Saya sampai sekarang belum memiliki motor ini. Jomblo bertahun-tahun, sekalinya pacaran cuma seumur jagung.

Hmmm, apa perlu ya saya ganti ke Satria FU supaya hubungan asmara yang saya bangun bisa bertahan lama? 

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Suzuki Satria FU: Dulu Motor yang Bikin Tampan dan Idaman Pasangan, Tapi Kini Terasa Jamet dan Memalukan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 April 2026 oleh

Tags: harga satria FUmadurapemuda madurasatria FU
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Bukan Lagi Salah Urus, Bangkalan Madura Memang Kabupaten yang Tidak Diurus surabaya

Bukan Lagi Salah Urus, Bangkalan Madura Memang Kabupaten yang Tidak Diurus

3 April 2024
4 Profesi yang Lekat dengan Orang Madura

Krisis Rumput Pakan Sapi di Madura Itu Bukan Hal Sepele, Masak Nyari Rumput Aja Harus Melintasi Suramadu?

19 Juli 2023
Sudah Benar Harlah Satu Abad NU Digelar di Sidoarjo, Bukan di Madura

Sudah Benar Harlah Satu Abad NU Digelar di Sidoarjo, Bukan di Madura

8 Februari 2023
Derita Tinggal di Pelosok Bangkalan Madura, Transportasi Buruk hingga UMR Rendah Mojok.co

Derita Tinggal di Pelosok Bangkalan Madura, Transportasi Buruk hingga UMR Rendah

15 Januari 2024
Pengalaman Berkunjung ke Sumenep Madura: Suasananya Mirip Mojokerto di Masa Lalu bangkalan, madura

Pengalaman Berkunjung ke Sumenep Madura: Suasananya Mirip Mojokerto di Masa Lalu

14 Oktober 2024
Alun-Alun Bangkalan Madura Sudah Waktunya Direnovasi karena Mirip Taman yang Tak Terurus

Alun-Alun Bangkalan Madura Sudah Waktunya Direnovasi karena Mirip Taman yang Tak Terurus

5 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Ganti pemimpin Surabaya ternyata nggak makin berbenah: lahan parkir selalu saja jadi masalah pelik meski berkali-kali dikritik

15 Agustus 2026
Derita orang Bojonegoro yang selalu jadi bahan bullying ketika nongkrong gara-gara bahasa yang dianggap aneh boso jonegoroan

Derita orang Bojonegoro yang selalu jadi bahan bullying ketika nongkrong gara-gara bahasa yang dianggap aneh

11 Agustus 2026
Gudeg Sagan duta gudeg Jogja untuk lidah-lidah yang skeptis (Wikimedia Commons)

Gudeg Sagan adalah duta gudeg Jogja untuk lidah-lidah yang skeptis

11 Agustus 2026
Waiter kerap disepelekan, padahal kerja mereka begitu berat

Waiter kerap disepelekan, padahal kerja mereka begitu berat

12 Agustus 2026
Nasib Sidoarjo: Ketika Ibu Kotanya Kalah Tenar Dibanding Kecamatan Krian, Pusat Pemerintahan Kalah Telak Sama Pasar Tradisional

Nasib Sidoarjo: ketika ibu kotanya kalah tenar dibanding Kecamatan Krian, pusat pemerintahan kalah telak sama pasar tradisional

15 Agustus 2026
Bulan Agustus kebanyakan agenda, pekerja jadi kewalahan bagi waktu antara kerja dan kegiatan agustusan Terminal

Bulan Agustus kebanyakan agenda, pekerja jadi kewalahan bagi waktu antara kerja dan kegiatan agustusan

15 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.