Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Alasan Kita Beli Banyak Casing Hape Hanya untuk Satu Hape

Munawir Mandjo oleh Munawir Mandjo
4 November 2020
A A
Alasan Kita Beli Banyak Casing Hape Hanya untuk Satu Hape terminal mojok.co

Alasan Kita Beli Banyak Casing Hape Hanya untuk Satu Hape terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Biasanya, saat seseorang memiliki hape baru, mereka cenderung berhati-hati dalam penggunaannya. Bahkan sangat protektif karena takut hape yang baru saja mereka miliki lecet atau tergores. Ya, namanya juga hape baru, apalagi jika dibeli dengan harga mahal pastinya disayang betul.

Maka tak jarang untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan buruk itu, si empunya hape kemudian membeli aksesori guna meningkatkan keamanan hape yang mereka miliki. Beberapa di antaranya: tempered glass, gantungan hape, power bank, dan casing. Selain tempered glass, yang terakhir ini merupakan aksesori yang tak pernah ketinggalan saat membeli hape baru. Mau itu hape murah, ataupun hape mahal, pokoknya pasang casing itu wajib.

Namun, dari pengamatan dan pengalaman saya, banyak sekali orang Indonesia yang sampai memiliki casing hape lebih dari tiga untuk penggunaan satu hape. Sebab itu, saya kemudian melakukan survei kecil-kecilan kepada teman kantor dan teman setrongkongan yang punya casing lebih dari tiga untuk mengetahui alasan mereka. Hasilnya, saya mendapatkan alasan-alasan seperti ini:

#1 Pengin mempercantik penampilan hape

Zaman sekarang Anda bisa menemukan ragam casing untuk satu jenis hape, mulai dari bahan yang elastis atau yang kaku sampai model yang polos atau punya motif unik dan lucu.

Keberagaman model ini membuat orang rela mengeluarkan duit untuk memiliki banyak casing guna mempercantik hape yang ia miliki. Jika bosan, mereka bisa mengganti dengan casing yang lain agar penampilan hape tidak tampak gitu-gitu saja. Sangat solutif buat mereka yang tak punya banyak duit untuk gonta-ganti hape, tapi pengin punya penampilan hape yang kece badai.

#2 Ragu untuk memilih yang terbaik di antara beragam pilihan

Kebanyakan toko aksesori hape memiliki peraturan jika barang-barang yang dipajang nggak boleh dicoba sebelum dibeli. Hal ini menyebabkan seseorang kadang ragu untuk memilih satu model casing di antara banyaknya pilihan. Biasanya tampilannya keren, tapi pas terpasang di hape jatuhnya malah jelek dan kenyamanan saat digenggam jauh dari ekspektasi.

Oleh sebab itu, dari pada bolak balik atau kecewa dengan casing yang dibeli. Mereka kemudian memutuskan untuk membeli semua casing yang dianggapnya menarik.

Hal serupa juga berlaku saat mereka pengin membeli casing lewat jual beli online. Daripada rugi bayar ongkir atau nyesel dengan tampilan casing yang dibeli, mending sekalian memesan banyak dengan beragam model.

Baca Juga:

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

Menerka Alasan Toko Hape Pinggir Jalan Selalu Heboh dan Full Energy Saat Promosi

#3 Takut kehilangan stok di pasaran

Peredaran casing mengikuti tren munculnya sebuah hape. Jika muncul hape dengan merek terbaru, tentu tak sulit untuk menemukan casing yang sesuai dengan modelnya. Namun, seiring berjalannya waktu ketika sebuah hape sudah memasuki fase ketinggalan karena muncul beragam model terbaru, maka peredaran casing di pasaran pun akan semakin sedikit bahkan sulit Anda temui. Kalaupun tersedia, mungkin yang tersisa hanya satu-dua model yang nggak kece.

Menurut pengalaman pribadi, biasanya rentang waktu peredaran casing di pasaran hanya bertahan sekitar tiga tahunan. Jika sudah melewati rentang waktu tersebut, ketersediaan casing di pasaran sudah sulit untuk Anda temui.

Nah, untuk menghindari kondisi semacam itu, orang kemudian rela membeli casing dengan beragam model, sebagai persiapan agar nantinya mereka tak kesulitan mencari casing jika hapenya sudah ketinggalan tren.

#4 Harganya murah

Beberapa toko aksesori hape menawarkan casing dengan harga murah. Biasanya Anda hanya perlu mengeluarkan duit Rp15.000 untuk mengantongi dan membawa pulang satu buah casing. Meskipun casing dengan harga yang demikian ini hanya menawarkan varian yang biasa, tapi balik lagi dengan selera penggunanya. Pasalnya, terkadang ada juga jenis pengguna yang pengin memiliki casing dengan bentuk simpel, yang transparan misalnya.

Nah, karena harganya yang murah maka orang akan cenderung membeli casing dalam jumlah banyak dengan warna yang beragam.

Meskipun ada banyak alasan yang membuat Anda memutuskan untuk memiliki casing lebih dari tiga. Namun, pesan saya jangan sampai kebiasaan itu jatuhnya pada pemborosan dan mubazir. Lantaran yang demikian adalah sebuah kebiasaan buruk yang sewaktu-waktu bisa mengguncang kondisi finansial Anda.

BACA JUGA Nggak Ganti Hape dengan Alasan Hemat Itu Konyol dan tulisan Munawir Mandjo lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Oktober 2021 oleh

Tags: casinghape
Munawir Mandjo

Munawir Mandjo

Aparatur Sipir Negara

ArtikelTerkait

Sulitnya Meyakinkan Istri Saya untuk Membeli Hape iQOO

Sulitnya Meyakinkan Istri Saya untuk Membeli Hape iQOO

2 November 2023
Satu Dekade Setia Bersama Tri

Satu Dekade Setia Bersama Tri

12 Februari 2022
blackshark 4 mojok

BlackShark 4, Hape Gaming Beneran dan Nggak Kaleng-kaleng

26 Agustus 2021
perdunu pesugihan dewandaru dukun pemilu pesugihan tulungagung mojok.co

Dukun Itu Nggak Bisa Mencari Barang Hilang, Sudah Nggak Usah Berharap

23 Oktober 2020
wartel telpon umum nostalgia mojok

Mengenang Wartel, Penyelamat Anak Sekolah yang Telat Dijemput Zaman Dahulu

13 Juli 2021
4 Tips Membeli Android Second biar Nggak Kena Tipu

4 Tips Membeli Android Second biar Nggak Kena Tipu

26 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.