Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alasan Banyak Wisata Tematik di Malang Raya dan Picu Wisata Bertema di Indonesia

Iqbal AR oleh Iqbal AR
28 Oktober 2021
A A
Alasan Banyak Wisata Tematik di Malang Raya dan Picu Wisata Bertema di Indonesia terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Nama Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu) dan destinasi wisata memang sudah tidak bisa dilepaskan. Sejak dulu, Malang Raya memang sudah kondang dengan destinasi wisatanya. Bahkan julukan “Kota Wisata” sudah melekat di Kota Batu, salah satu bagian dari Malang Raya. Berbagai macam destinasi wisata bisa kalian temui di sini. Mulai dari yang nuansa alam sampai yang modern sekalipun. Tentu saja dengan suasana sejuk cenderung dingin khas Malang Raya, pengalaman berwisata kalian akan terasa menyenangkan.

Namun, ada satu hal menarik yang perlu diperhatikan dari banyaknya destinasi wisata di Malang Raya ini. Dari sekian banyak destinasi wisata yang ada di sini, mungkin lebih dari setengahnya adalah destinasi wisata yang mengusung tema-tema tertentu. Ada yang bertemakan bunga-bunga (semacam taman bunga), alat transportasi, fauna, makhluk purbakala, hingga ada salah satu destinasi wisata yang mengusung tema unik dan aneh, yaitu tema UFO atau dunia alien.

Untuk yang bertema bunga-bunga, ada Batu Flower Garden. Tema alat transportasi, Museum Angkut tempatnya. Museum Satwa dan Batu Secret Zoo juga ada untuk tema fauna. Dino Park Jawa Timur Park 3 juga menyajikan sensasi berwisata dengan tema dinosaurus serta makhluk purbakala. Nah, yang terakhir ini, yang mungkin paling aneh, adalah UFO Park. Ia menyajikan berbagai macam bentuk alien beserta rumah-rumahnya seperti di dalam film-film. Tinggal pilih, mau wisata di mana dan mau yang seperti apa.

Sebagai orang Malang Raya, saya sebenarnya tidak kaget mengapa sekarang ini banyak sekali bermunculan destinasi wisata yang tematik. Salah satu alasannya adalah untuk menebus kebosanan masyarakat yang selama ini wisatanya itu-itu saja.

Sebelum ada tren wisata tematik, masyarakat sering disajikan wisata yang terpadu, alias beberapa konsep dalam satu tempat. Destinasi wisata yang selama ini ada ya semacam taman bermain, kolam renang, taman bunga, yang terdapat di satu lokasi. All in, lah. Itu mungkin yang jadi pemicu munculnya destinasi wisata yang lebih homogen: satu tempat, satu konsep.

Alasan lain tentu saja bisnis. Bayangkan saja, berbagai macam wahana wisata yang biasanya ada di satu lokasi, kini bisa dipecah ke beberapa tempat dengan lokasi dan nama yang berbeda, serta dijadikan tematik seperti yang terjadi sekarang ini.

Misalnya, dari yang tadinya taman bunga dan taman bermain ada di satu tempat, kini dijadikan terpisah. Taman bunga sendiri, taman bermain sendiri. Pilihan memang jadi bermacam-macam, tapi ya gitu, kalau mau merasakan semua wahana wisata, ya bayarnya jadi satu-satu. Dengan begitu, keuntungan yang didapat perusahaan wisata jadi lebih banyak. Cuan cuan cuan!

Destinasi wisata di Malang Raya yang tematik ini akhirnya jadi salah satu penyebab menjamurnya destinasi wisata tematik di wilayah lain. Saya cukup yakin bahwa suksesnya tempat wisata tematik di Malang Raya, membuat daerah-daerah lain mengikuti jalan yang sama. Ya setidaknya, kalau tempat-tempat lain ingin membuat tempat wisata tematik seperti di Malang Raya, mereka sudah punya contoh suksesnya, lah.

Baca Juga:

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

5 Hal Menjengkelkan di Malang yang Nggak Kalian Temukan di Feed Instagram

Lalu pertanyaannya: apakah wisata tematik di Malang Raya ini bisa dikatakan sebagai pelopor tren wisata tematik? Entah apakah wisata-wisata tematik di sini benar-benar jadi pelopor atau tidak, yang jelas kalau ditanya di mana destinasi wisata yang punya tema dan konsep yang berbeda di setiap tempatnya, ya di Malang Raya jawabnya.

Sumber Gambar: Unsplash.com

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Oktober 2021 oleh

Tags: Malang Rayamuseum angkutwisata tematik
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Bakso President Malang Sering Disalahpahami Kuliner Overrated. Padahal Bakso Ini Memang Legend karena Perjalanan dan Rasanya Mojok.co

Bakso President Sering Disalahpahami Kuliner Overrated di Malang, padahal Bakso Ini Memang Legend karena Perjalanan dan Rasanya

27 April 2024
Alun-alun Kota Batu dan Masalah Penataan Parkir yang Rumit

Alun-alun Kota Batu dan Masalah Parkir yang Rumit

11 Juli 2023
5 Titik Kemacetan di Malang Raya yang Bikin Kepala Pusing dan Naik Darah terminal mojok.co

5 Titik Kemacetan di Malang Raya yang Bikin Kepala Pusing dan Naik Darah

7 April 2021
Liburan 3 Hari 2 Malam di Malang Raya: Bisa ke Mana Saja? terminal mojok.co

Liburan 3 Hari 2 Malam di Malang Raya: Bisa ke Mana Saja?

21 Januari 2022
Kota Batu Adalah Sebaik-baiknya Kota Untuk Menetap walau Banyak Masalahnya Terminal Mojok

Kota Batu Adalah Sebaik-baiknya Kota untuk Menetap walau Banyak Masalahnya

29 Juni 2022
Orang Batu Nggak Suka Disamakan dengan Orang Malang. Keduanya Memang Serupa, tapi Tak Sama! Mojok.co

Orang Batu Nggak Suka Disamakan dengan Orang Malang. Keduanya Memang Serupa, tapi Tak Sama!

18 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara- Beli Mahal, dapatnya Bangkai (Wikimedia Commons)

Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara: Membayar Tiket Eksekutif demi Uji Nyali Makan Nasi yang Sudah Almarhum

29 Maret 2026
Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh Mojok.co

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

28 Maret 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen Mojok.co

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.