Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Akun TikTok Rama Property, Akun Marketing Rumah Terbaik

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
2 September 2023
A A
Akun TikTok Rama Property, Akun Marketing Rumah Terbaik

Akun TikTok Rama Property, Akun Marketing Rumah Terbaik (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Akun TikTok Rama Property beda lho dari akun marketing rumah lainnya.

Dulu, banyak yang bilang jualan itu gampang. Katanya semua orang bisa asalkan mau dan berani. Padahal teknik menjual yang baik nggak sedangkal yang dilontarkan orang awam. Pernyataan ini terbukti di masa sekarang, ketika calon konsumen dengan mudah mengumpulkan informasi berkat kecanggihan teknologi. Dengan begitu, membandingkan produk dan harga antarpenjual dalam hitungan detik tak lagi jadi halangan.

Fakta tersebut memicu para pemasar untuk memeras otak. Mereka berusaha agar produk mereka dapat diserap pasar. Salah satu fenomena strategi pemasaran yang unik ditunjukkan oleh sebuah akun marketing rumah dengan username @rama_property.id di platform media sosial TikTok.

praktik marketing video Tiktok Rama Property ini melampaui ilmu yang belajar teori marketing

ada 4 hal yang menonjol:

1. fokus ke awareness
2. fokus ke kebutuhan konsumen
3. fokus ke market

– utas –

pic.twitter.com/9ZLdi0endK

— Farchan Noor Rachman (@efenerr) August 27, 2023

Keberadaan akun TikTok Rama Property tak luput dari atensi netizen Indonesia. Bahkan, Rama Property digadang-gadang menjadi akun marketing rumah nomor satu saat ini. Kok bisa?

#1 Jalan ninja akun TikTok Rama Property: curi perhatian publik

Iklan yang masif dan repetitif belum tentu membuat masyarakat melirik. Bukankah kebanyakan dari kita justru pengin memencet tombol skip saat tengah asyik menonton atau main game di HP? Artinya, kita nggak tertarik dengan promosi tersebut, malah merasa terganggu dengan iklan yang datang tak diundang.

Perilaku konsumen tersebut disadari oleh akun TikTok Rama Property. Sebagai marketer dari pihak ketiga, poin utama yang menjadi fokus tentu saja adalah memasarkan dirinya dulu, bukan rumah yang menjadi produk penjualan. Maksudnya, Rama Property harus membuat pasar ngeh dulu akan eksistensinya sebagai agen properti. Gimana mau jualan kalau publik nggak sadar akan penjualnya, kira-kira begitu.

Langkah yang disebut membangun awareness ini dieksekusi manis oleh Rama Property. Ia mencitrakan dirinya sebagai sosok nyeleneh nan polos yang akan dengan gampang membuat warganet menoleh. Lihat saja, cara berpakaiannya sungguh sederhana. Meski tampak sepele, ini merupakan upaya cerdas untuk membedakan dirinya dengan agen properti lain yang cenderung berpakaian formal.

Baca Juga:

Suka Duka Pengusaha Kecil Jualan Live di TikTok: Nggak Ada yang Nonton, Sekalinya Ada yang Nonton Malah PHP

Jadi Affiliator TikTok Nyesek, Kelihatan Santai dan Cuan padahal Komisinya Gaib

Belum lagi logat bicaranya yang khas semakin membuat orang tertarik mendengarkan penjelasannya melakukan review rumah. Gong yang membagongkan juga dilakukan di akhir review yang mengatakan bahwa janji temu bisa dilakukan kapan saja kecuali hari kiamat.

Betul, di titik ini memang hampir mustahil terjadi konversi penjualan produk. Namun, langkah pertama yang krusial dalam membangun kesadaran publik sukses digarap Rama Property dengan menyisipkan poin penjualan unik nan mumpuni.

#2 Targeting dan positioning adalah kunci

Pencitraan bersahaja dan pemanfaatan platform TikTok bukan tanpa alasan. Sebelum melakukan itu, Rama Property pasti telah membuat segmentasi pasar dan mempertimbangkan segmen mana yang akan ia sasar. Bila menilik dari implementasinya, bisa diperkirakan bahwa Rama Property membidik pembeli dengan tingkat perekonomian menengah yang merupakan pasar terbesar di Indonesia.

Rama Property juga nggak mengarah pada calon konsumen di perkotaan besar. Sebaliknya, ia berpusat pada pembeli potensial di daerah pinggiran dan keluarga muda yang mungkin belum memiliki buying power tinggi. Penggunaan media sosial TikTok menjadi alat yang tepat untuk promosi mengingat mayoritas pembeli potensial tersebut kerap memanfaatkan TikTok guna mengulik info seputar properti.

Mengingat pada poin pertama, yakni peningkatan awareness ditunaikan dengan cemerlang, peluang akun TikTok Rama Property sebagai jujugan kunci menggali informasi semakin terbuka lebar. Akibatnya, keunggulan posisi Rama Property melampaui para agen properti kompetitornya meski mereka juga memanfaatkan promosi dengan platform yang sama. Calon konsumen akan dengan sendirinya mencari dan lebih memercayai Rama Property yang telah berhasil mencuri poin awal pemasaran strategis.

#3 Penawaran nilai yang sesuai kebutuhan pasar

Ketika kedua poin di atas telah terpenuhi dengan baik, Rama Property melanjutkan jurusnya dengan menawarkan nilai yang selaras dengan pasar yang ditargetkannya. Alih-alih nyerocos dengan menceritakan berbagai keunggulan produk yang dijualnya, Rama Property justru memilih penjelasan bernuansa review produk ala-ala seleb TikTok. Karena metode pemasarannya adalah review produk, ia nggak melebih-lebihkan rumah yang dipaparkannya.

Hal tersebut terlihat jelas di salah satu postingan Rama Property tentang salah satu rumah berukuran 5 x 10 meter. Dengan gamblang dia menjelaskan bahwa plafon rumah memang nggak termasuk dalam pemasangan lantaran harga rumah yang dipatok adalah sekitar 130 juta rupiah saja. Malahan, ia menimpali untuk nggak meminta terlalu muluk jika harga rumah itu murah.

Cara pendeskripsian produk yang terdengar lugu tersebut justru menarik simpati. Warganet melihat bahwa pembeberan semacam ini justru lebih jujur sehingga pembeli nggak akan kecewa apabila tak sesuai ekspetasi mereka.

Ia tahu bahwa kepuasan konsumen tercipta saat nilai produk yang diterima melebihi harapan konsumen, dan sebaliknya. Makanya Rama Property menggambarkan setiap produk dengan menyesuaikan nilai yang dicari pelanggan. Misalnya, untuk pelanggan yang sensitif terhadap harga, ia lebih cenderung memaparkan fungsi dari masing-masing elemen rumah ketimbang sisi dekoratif yang lebih lekat dengan kemewahan.

Taktik pemasaran Rama Property dengan mengutamakan keunikan dalam menjual jelas bukan hal yang baru. Namun, bagaimana ia mencari celah memikat warganet dan mengintegrasikannya dengan kemajuan teknologi, patut diacungi jempol. Setidaknya, jika belum berhasil menjual unit rumah, Rama Property sudah sukses menjadi kreator konten yang membuat netizen kepincut.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Tiktok (Pernah) Dianggap Medsos Goblok, Padahal Twitter dan Instagram Sama Saja Gobloknya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 September 2023 oleh

Tags: akun tiktokmarketingpropertiRama Propertytiktok
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

Membedah 5 Sihir Marketing Alfamart dan Indomaret yang Bikin Kita Kalap Belanja terminal mojok.co

Membedah 5 Sihir Marketing Alfamart dan Indomaret yang Bikin Kita Kalap Belanja

22 Oktober 2020
Live Streaming Seminar Skripsi di TikTok oleh Dosen Penguji Nggak Berbahaya, Malah Banyak Manfaatnya

Live Streaming Seminar Skripsi di TikTok oleh Dosen Penguji Nggak Berbahaya, Malah Banyak Manfaatnya

8 Desember 2023
Raja Brawijaya Fokus TikTok ketimbang Isu Kemanusiaan (Anom Harya via Shutterstock.com)

Bukannya Menyuarakan Keadilan tuk Kaum Marjinal, Raja Brawijaya Malah Fokus Main TikTok biar Viral

17 Agustus 2023
Yang Kalian Perlu Tahu tentang Kateter dan Kenapa Hal Tersebut Nggak Sepele

Yang Kalian Perlu Tahu tentang Kateter dan Kenapa Hal Tersebut Nggak Sepele

3 Juni 2022
Bikin Konten Soal Bersihin Sampah di Sungai, Salahnya di Mana Terminal Mojok

Bikin Konten Soal Bersihin Sampah di Sungai, Salahnya di Mana?

11 Desember 2022
Bukan TikTok Atau X, Platform Media Sosial Paling Toxic Adalah LinkedIn

Bukan TikTok Atau X, Platform Media Sosial Paling Toxic Adalah LinkedIn

7 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa UT Lulus Bukan untuk Pamer, tapi untuk Bertahan Hidup

Mahasiswa UT Lulus Bukan untuk Pamer, tapi untuk Bertahan Hidup

20 Januari 2026
Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

17 Januari 2026
Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

18 Januari 2026
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

Pengalaman Naik Kereta Sri Tanjung Surabaya-Jogja: Kursi Tegaknya Menyiksa Fisik, Penumpangnya Menyiksa Psikis

13 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.