Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan

Acara Bagi-bagi Susu Gratis di Sekolah Dasar Adalah Berkah bagi Saya

Kristiani oleh Kristiani
23 Juni 2021
A A
susu gratis segelas susu sapi perah mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Acara susu gratis di SD membawa saya ke ingatan-ingatan yang saya rawat dalam kepala.

Susu merupakan kebutuhan sangat mahal bagi saya yang masuk dalam kategori keluarga layak mendapatkan bantuan sosial. Betapa tidak, alih-alih membeli susu, mending membeli nasi ataupun lauk ikan asin mengganjal lapar. Kalau sayur, bisa diambil dari ladang orang lain mengingat daerahku pada saat itu masih belum banyak dibanguni beton. Meskipun begitu, keluargaku sendiri mengusahakan kami ini semua mendapatkan pendidikan yang layak dengan gaji seadanya.

Oleh karena hal tersebut, banyak yang dikorbankan orang tua kepada kami. Salah satunya tidak memberikan susu untuk yang sudah besar. Kalau ingat sejak kecil, susuku dulunya bermerek mahal dan bungkusnya kaleng. Begitu eksklusif susu itu bagiku sampai kalengnya digunakan tempat benang ataupun minyak goreng oleh mamaku dan tanteku yang saat ini sudah meninggal dunia. Ya itu waktu dulu sebelum memiliki adik. Setelah itu, mau tidak mau susu itu terpaksa dikorbankan untuk membeli kebutuhan adik. Kesal sih, tapi dia lebih butuh. Alhasil, aku bersedih tidak mendapatkan susu. Padahal susu itu sangat bagus bagi anak-anak golden age demi tumbuh kembang. Namun, mengingat ekonomi keluarga yang pas-pasan, ya udah, sebagai kakak ngalah dong. Kan udah besar, kata orang tua.

Mengingat susu itu sangat penting, salah satu strategi perusahaan susu menjual barangnya adalah mendatangi beberapa sekolah. Inilah hal yang paling disenangi. Betapa tidak, aku bisa minum susu gratis, tanpa harus minta-minta sama orang tua meskipun terima saja rasa susu yang ada. Suka tidak suka, terima saja selama kamu bersyukur bisa menikmati susu gratis secara eksklusif dari perusahaannya.

Kalian pasti berpikir, kan bisa beli susu sachet di kedai-kedai? Beda sekali sensasinya. Selain gratis, hadiah eksklusif dari perusahaan susu menjadi salah satu incaranku dan tidak ada dijual di kedai. Dari stiker, pulpen, hingga buku catatan menjadi incaran walaupun yang dapat hanya stiker doang. Hadiah-hadiah itu sangat istimewa bagiku dan jika bisa jangan sampai hilang ataupun habis. Mungkin tahun depan nggak bakal dapat tuh hadiah, sehingga hadiah eksklusif itu dirawat seperti anak sendiri. Di kedai mana ada itu, kecuali ada promo khusus membeli banyak susu. Uang jajan sendiri tidak mampu membeli susu yang banyak itu. Masak minta sama orang tua? Kasihan lah mereka. Ada kebutuhan yang lebih penting lagi dibandingkan membeli susu.

Saking senangnya mendapatkan susu gratis, temanku pernah bercerita mendatangi setiap kelas agar dapat porsi tambahan. Memang pegawainya menandai yang sudah dapat, tetapi karena masih bocah, temanku ini diistimewakan mendapatkan banyak susu gratis. Belum lagi dukungan neneknya yang menjadi guru di sana menjadi alasan temanku ini banyak mendapatkan susu. Kenyang tuh dia ditambah privilesenya sebagai cucu guru. Dibandingkan denganku, meskipun sepupuku guru sekolahku, mana bisa eksklusif mendapatkan susu gratis tiap kelas. Ya disamaratakan dengan siswa lain. Dalam hati, enak juga si teman ini bisa mendapatkan susu gratis setiap mendatangi kelas. Aku? Syukur-syukur dapat satu susu gratis.

Sayang, susu gratis itu hanya berlaku saat SD saja. Padahal pengen kali minum susu itu lagi. Sangat eksklusif kali ketika perusahaan susu itu datang ke sekolah. Kalau waktu itu kamera ponsel sejernih sekarang, bakal berfoto sama pegawai di sana biar ada kenangan pernah mendapatkan susu secara gratis. Namun ya sudahlah, kamu kan sudah besar. Sudah mampu membeli susu dari uang jajan ataupun gaji kamu. Jangan harap mengulang masa lalu demi mendapatkan susu gratis.

BACA JUGA Propaganda Khusus di Balik Iklan Susu Formula atau tulisan Kristiani lainnya.

Baca Juga:

5 Alasan Logis Upin Ipin Belum Masuk SD dan Memang Sebaiknya Tak Perlu Juga

4 Model Rambut yang Cocok untuk Upin Ipin Versi SD

Terminal Mojok merupakan platform Use Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Oktober 2021 oleh

Tags: berkahHiburan TerminalnostalgiaSDsusu gratis
Kristiani

Kristiani

Lahir di Jawa, Besar di Sumatera.

ArtikelTerkait

3 Rekomendasi Film Korea Bergenre Biografi yang Bisa Jadi Inspirasimu terminal mojok

3 Rekomendasi Film Korea Bergenre Biografi yang Bisa Jadi Inspirasimu

25 Juli 2021
Saya Adalah Salah Satu Korban Iklan Mi Instan Lemonilo yang Ternyata Rasanya Bikin Kecewa terminal mojok

Iklan Lemonilo, Pertanda Bencana Akan Datang di Sinetron Indonesia

30 Mei 2021
wartel telpon umum nostalgia mojok

Mengenang Wartel, Penyelamat Anak Sekolah yang Telat Dijemput Zaman Dahulu

13 Juli 2021
Bali dan Jogja Masih Jadi Setting Cerita FTV Terbaik Selama Ini terminal mojok.co

Bali dan Jogja Masih Jadi Setting Cerita FTV Terbaik Selama Ini

13 Juli 2021
Saya Pernah Ngutil Pomade di Indomaret dan Saya Menyesal terminal mojok.co

Saya Pernah Ngutil Pomade di Indomaret dan Saya Menyesal

15 Oktober 2020
Penyakit Time Jump di Drama Korea yang Sebetulnya Nggak Perlu-perlu Amat terminal mojok.co

Penyakit Time Jump di Drama Korea yang Sebetulnya Nggak Perlu-perlu Amat

3 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.