Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sebat

A Splash adalah Sampoerna yang Tidak Sempurna

M. Dzulfikri Firdaus oleh M. Dzulfikri Firdaus
12 Juli 2019
A A
rokok sampoerna

rokok sampoerna

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi kaum perokok di Negara Kesatuan Republik Internet Indonesia, mungkin termasuk juga anda, para pembaca mojok.co yang tengah asik scrolling artikel sambil klepas-klepus ngudud. Tentu tidak asing dengan Sampoerna A Mild, atau cukup akrab disebut “Sampoerna”, rokok yang umum digunakan sebagai rokok pertama bagi anak sekolahan yang curi-curi belajar rokokan bareng teman-teman.

Karena ia begitu mudah didapat di warung terdekat secara ketengan, rasanya manis dan ringan, tidak menyebabkan batuk-batuk segera setelah mengisap rokok (yang mengundang bully-an teman karena dianggap lemah). Dan terakhir, sekaligus keunggulan utama, aromanya cenderung tidak nempel di baju dan rambut, menghindarkan dari kecurigaan orangtua dan guru sehabis merokok. Nikmat yang hakiki lah pokoknya.

Ia adalah bentuk nyata dari sifat “easy going”, tak heran ia jadi favorit lintas kalangan perokok. Eksistensinya tak tergoyahkan hingga kini. Begitu juga dengan konsistensi dalam hal desain kemasannya—untuk tidak menyebutnya membosankan.

Sampoerna dengan A Mild sebagai pelopor dan penguasa pasar rokok mild selama ribuan purnama, belakangan sedikit terusik dengan eksistensi pemain baru asal negeri ginseng yaitu KT&G dengan brand ESSE, pergerakannya cukup berhasil menggaet minat para perokok usia muda, yang suka mencoba hal-hal baru dan berani keluar uang lebih.

Berkat inovasi kapsul rasa buah-buahan dipadu dengan kesegaran mint, karena dengan “kapsul ajaib” yang nyelip dalam filter rokok, diaktifkan dengan cara menekan filter sebelum prosesi pembakaran rokok, untuk menghasilkan sensasi semriwing dengan melekat aftertaste segar dan manis di bibir memutar kata malah kau tuduh akulah segala penyebabnya.~

Sampoerna menjawab tantangan dari ESSE dengan meluncurkan produk terbarunya, Sampoerna A Splash. Tak tanggung-tanggung dua varian rasa buah semangka dan lemon sekaligus dilempar ke pasar bersamaan. Dengan gagah berani berusaha menandingi variasi line-up rasa buah-buahan rokok ESSE.

Saya sendiri baru mengetahui rokok ini setelah iklannya beredar secara masif di billboard yang terpampang megah di tepi jalan, dan banner di warung. Ndilalah akhirnya saya tergoda untuk nyicipi sang produk tembakau terbaru keluaran Sampoerna.

Setelah menyambangi mbak-mbak kasir Indomaret, tentu saja bukan untuk berusaha membuktikan Indomaret lebih baik dari Alfamart, apalagi membuktikan lebih tinggi langit-langitnya gerai Indomaret, ketimbang Alfamart yang katanya sempit.

Baca Juga:

Nama Kretek Bantul Nggak Banyak Dikenal Orang, Terhalang Nama Besar Parangtritis

Tulungagung, Kota yang Siap Bersaing dan Menggeser Kudus sebagai Pemilik Takhta Kota Kretek

Ditata pada posisi teratas rak rokok, Jari telunjuk mantap menunjuk menjatuhkan pilihan pada varian Tropical rasa semangka, kemudian saya menebus sebungkus Sampoerna A Splash seharga 23.500 Rupiah. Hanya sedikit lebih mahal dibanding A Mild regular dengan selisih harga tidak sampai seribu rupiah, terhitung cukup menggoda dengan added value yang diberikan.

Kesan modern terpancar dari kemasannya, warna putih tetap mendominasi dengan aksen merah menyala, diimbuhi pattern siluet batik silver mengkilap menyerupai motif batik kawung dan efek emboss dot di tengah. Cukup catchy, meski secara garis besar, sangat kentara kalau kemasan ini merupakan modernisasi desain klasik kemasan A Mild. Pattern batik nan apik ini ditemui juga di aluminium foil hingga filter rokok. Sangat menawan dan menjual kesan kalau ini bukan rokok sembarang rokok.

Batang pertama ditarik, lantas segera disulut dengan korek api yang dipungut dari lantai kosan teman. Sejak isapan pertama, sungguh, A Splash ini punya karakter 11-13 dibanding seniornya A Mild, tarikannya tidak mantap dan cenderung hambar.

Kemudian kapsul dipecahkan dan isapan berlanjut terus, kesegaran buah semangka yang ditunggu tak kunjung mencapai klimaks. Hanya muncul samar dan malu-malu kucing. Bajinguk!

Tanpa terasa, satu batang pun berlalu begitu bagai kembang tebu sing kabur kanginan, seperti petuah lord Didi Kempot. Durasi bakarnya lebih singkat dari A Mild, lebih singkat dari rokok mild umumnya, mungkin sesingkat durasi bakar rokok putihan. Begitu seterusnya hingga titik batang penghabisan.

Saya sendiri gagal merasakan jiwa A Mild dalam sebatang A Splash ini, juga gak ada power rasa buah yang seharusnya jadi nilai jual utama rokok ini untuk bertanding melawan ESSE. Apik rupane tapi ambyar rasane. Awalnya saya kira rasa ambyar ini cuma di varian semangka, hingga seorang teman yang membeli sebungkus varian lemon A Splash untuk kemudian saya palak barang sebatang, saat dicoba untuk dinikmati ealah jebul podo ambyare, aftertaste-nya punya kemiripan seperti rasa ngemut serbuk asam sitrun, yang biasa dipakai emak-emak sebagai alternatif pemutih pakaian.

Jika anda seorang berjiwa muda sekaligus perokok kelas ringan, ataupun social smoker yang kebutuhan ngebulnya cuma di waktu nongkrong atau duduk-duduk di meja sebuah bar, juga untuk anda yang beli rokok cuma sekedar memenuhi keinginan untuk tampil gegayaan dan ingin membuktikan kalau anda punya kemampuan ekonomi superior, dibanding teman setongkrongan anda yang cuma bisa ngudud garpit (re: Gudang Garam Filter) itupun belinya ketengan. Sampoerna A Splash ini adalah sebuah pilihan tepat. Nama besar Sampeorna ditambah kemasan ciamik punya kemampuan tersendiri untuk meningkatkan rasa percaya diri dan status sosial penggunanya.

Namun bagi saya yang perokok dengan mulut asbak pun, tidak akan membeli kembali A Splash, krisis identitas dengan rasa kretek setengah hati pun rasa buah-buahan yang sama nanggungnya menjadi alasan utama.

Kalau lagi butuh rasa mild mantap, saya pilih A Mild, kalau lagi ingin rasa mild manis, saya berpaling ke Signature Mild, kalau lagi butuh sensasi manis segar ya pindah ke ESSE. A Splash? Ke laut ajalah.

Cukup penjelasannya, saya kira para pembaca mojok.co yang budiman, utamanya non perokok sudah cukup dewasa untuk tak tergoda mencicipi rokok setelah membaca ini. Dan semoga kelak kalau naskah ini diterbitkan, saya tidak menjadi sasaran timpuk SJW, aktivis anti-rokok, dan tenaga pemasaran Sampoerna.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: a splashkretekRokoksampoerna
M. Dzulfikri Firdaus

M. Dzulfikri Firdaus

Mahasiswa Manajemen Produksi Media Fikom Unpad, yang sangat ingin menjadikan kegiatan menulis sebagai sarana refreshing bukan profesi utama.

ArtikelTerkait

kpai

Surat Untuk KPAI : Selamat Karena Telah Berhasil Mengubur Mimpi Anak Bangsa

9 September 2019
nutmeg Lionel Messi tarkam sepakbola anak-anak mojok.co

Gara-gara Lionel Messi, Saya Jadi Berhenti Merokok

4 September 2020
gudang tembakau jember mojok

Gudhang Bhekoh, Gudang Tembakau ala Jember yang Sering Dikira Rumah Adat

25 Oktober 2020
Gudang Garam Surya

Rokok Gudang Garam Surya Ketengan, Rokok Ketengan Paling Laris di Indonesia

19 Februari 2024
jakarta bebas rokok rokok andalan iklan sampoerna rokok mojok

Iklan Kritik Sosial Terbaik Jatuh kepada Sampoerna A Mild

11 Juli 2021
ICJ satuan waktu sak ududan perokok anak kecil djarum super mojok mulut asbak

Kalau Kena Abu Rokok Pengendara di Jalanan Jogja, Sebaiknya Nggak Usah Lapor ke ICJ

27 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Honda Stylo Adalah Motor Paling Tidak Jelas: Mahal, tapi Value Nanggung. Motor Sok Retro, tapi Juga Modern, Maksudnya Gimana?

15 Maret 2026
Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.