Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Jawaban untuk Semua Orang yang Tidak Tahu tentang Kabupaten Lumajang

Khotib Nur Mohamad oleh Khotib Nur Mohamad
6 Januari 2021
A A
Jawaban untuk Semua Orang yang Tidak Tahu tentang Kabupaten Lumajang terminal mojok.co

Jawaban untuk Semua Orang yang Tidak Tahu tentang Kabupaten Lumajang terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Semasa kuliah di Malang dulu, saya sering kesusahan jika menjawab pertanyaan mengenai tempat asal dari teman-teman yang berasal dari daerah lain. Kabupaten Lumajang sering disalahpahami lokasinya. Ada yang menyangka kota kecil yang berlatar sejarah mencolok ini berada di Jawa Timur sebelah barat. 

Ada seorang teman kuliah dari Lampung yang mengira Kabupaten Lumajang dekat dengan Madiun. Atau bahkan teman dari Bojonegoro, yang sama Jawa Timurnya, mengaku tidak tahu lokasi kota kesayangan saya ini. Entah, mungkin karena dia kurang piknik atau tak punya cukup pengalaman membuka atlas.

ADVERTISEMENT

Pengalaman prolog perkenalan yang kurang menyenangkan itu tentu saja, menimbulkan perasaan ngenes dan rasa terhina. Bak kemerdekaan negara yang tidak diakui. Maka, setiap kali ada kenalan baru yang bertanya tentang tempat asal, saya selalu menyertakan Kota Malang sebagai kota terdekat dengan Lumajang. Barulah si penanya itu mulai mudah memahami lokasinya.

Sebagai putra daerah termojok, duh, hal demikian tentu menjadi beban moral tersendiri. Kiranya saya perlu menuliskan beberapa hal mengenai the hidden things of Kabupaten Lumajang yang saya yakin tak banyak orang mengetahuinya.

#1 Kabupaten Lumajang adalah kerajaan Islam tertua di Indonesia

Anda kaget? Jantung berdegup kencang dan badan gemetar? Silakan!

Ya. Kerajaan Lamajang adalah kerajaan Islam tertua di Indonesia. Sejarah yang kita pelajari sejak di bangku sekolah mengatakan bahwa kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah Kerajaan Pasai dan Kerajaan Demak. Namun, sejarah tentu punya beragam versi. Misalnya, di versi yang lain, dalam buku Atlas Walisongo yang ditulis oleh Agus Sunyoto, membantah sejarah versi sekolah tersebut. Kerajaan Demak didirikan pada abad ke-14, sementara Kerajaan Lamajang (Lumajang) Tigang Juru sudah ada sejak abad ke-12 dengan raja pertamanya bernama Arya Wiraraja yang tak lain keponakan dari Sri Prabu Kertanegara (Raja Singhasari).

Agus menjelaskan bahwa Arya Wiraraja saat itu beragama Islam karena agama Islam sudah masuk dibawa oleh Syekh Abdurrohman Assyaibani dari Kesultanan Turki Usmani pada kisaran 1230 M. Kedekatan keduanya tersebut yang menyebabkan mantan Adipati Songennep (Sumenep) ini memeluk agama Islam. Bahkan, konon, menurut kepercayaan warga sekitar, makam keduanya pun berdekatan. Agus juga menerangkan bahwa indikator keislaman Arya Wiraraja bisa dilihat dari makamnya tersebut.

Begitulah sejarah dengan beragam versinya. Meski mungkin saya tidak bisa menjamin apa yang terjadi di masa lalu, yang jelas Kabupaten Lumajang sudah ada dan diakui sejak dulu, bahkan “dipertimbangkan” memiliki keistimewaan sebagai kerajaan Islam pertama.

Baca Juga:

Kereta Api Jayakarta, Kereta yang Wajib Dicoba, Cocok buat Introvert yang Kebelet Traveling

3 Hal yang Perlu Dipahami dari Tips Traveling Low Budget

#2 Tanah tertinggi di Pulau Jawa ada di Lumajang

Betul sekali. Gunung Semeru dengan puncaknya bernama Mahameru adalah tempat para dewa. Puncak tertinggi di Tanah Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl ini masuk kawasan Kabupaten Lumajang, bukan Malang. Pasalnya, sejak ada film 5 cm beberapa tahun silam, yang menayangkan perjalanan para pendakinya via Tumpang (Malang) ke Ranu Pane, orang-orang mulai memahami bahwa Gunung Semeru masuk wilayah Malang. Padahal, ya jelas masuk area Lumajang. 

Kalau Anda pendaki, coba lewatlah via Lumajang jika ingin ke Semeru. Niscaya, jungle journey Anda akan benar-benar lebih terpuaskan. Anda akan menempuh jalan beraspal tepat di tengah hutan belantara sepanjang kurang lebih 30 kilometer. Selain pemandangan yang serba hijau, jika beruntung, Anda akan menemui rusa di perjalanan.

#3 Pura tertua di Indonesia ada di sini

Sejak kecil, depan rumah saya selalu dilewati bus rombongan orang-orang dari Bali nyaris setiap akhir pekan. Rombongan bis saudara kita yang beragama Hindu itu hendak menuju ke Senduro, salah satu desa di Lumajang. Mereka berkunjung ke Pura Mandara Giri Semeru Agung untuk melakukan peribadatan.

Pura tertua di Indonesia yang dibangun sejak 1960-an ini berlokasi tepat di kawasan kaki Gunung Semeru. Menurut Tantu Panggelaran (teks prosa kuno yang mengisahkan tentang penciptaan manusia di Jawa dan segala aturannya) dan kepercayaan yang beredar di sekitar, nama pura tersebut diambil dari kisah mite puncak Gunung Semeru Mahameru yang dipindahkan dari India ke Pulau Jawa.

Nah, sementara cukup tiga narasi itu sebagai pengantar yang semoga bisa menjadi sepercik simbol atau penanda untuk mengenal Kabupaten Lumajang. Sebagai penutup, tentu saja, penulis menyarankan pembaca mampir ke sini untuk ngopi sambil melihat air terjun Tumpak Sewu, misalnya.

BACA JUGA Menyimak Narasi Uang dari Noe Letto atau tulisan Khotib Nur Mohamad lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2021 oleh

Tags: tradisionaltraveling
Khotib Nur Mohamad

Khotib Nur Mohamad

Bercita-cita menjadi Joko Umbaran atau Joko Lelono.

ArtikelTerkait

Sebelum Bersedia untuk Tukar Kursi Kereta, Pastikan Dulu 3 Hal Ini terminal mojok.co

Sebelum Bersedia untuk Tukar Kursi Kereta, Pastikan Dulu 3 Hal Ini

29 September 2020
Menjawab Tudingan Orang-orang yang Belum Pernah ke Luar Negeri Tentang Singapura yang Katanya Nggak Beda Jauh sama Indonesia terminal mojok

Menjawab Tudingan Orang-orang yang Belum Pernah ke Luar Negeri Tentang Singapura yang Katanya Nggak Beda Jauh sama Indonesia

18 Juli 2021
7 Tips Traveling ke Korea Selatan Terminal Mojok

7 Tips Traveling ke Korea Selatan

10 April 2022
Tempe Kemul, Bukan Mendoan dan Tempe Tepung. Ini Tempe Aliran 'Keras' terminal mojok.co

7 Makanan Khas Wonosobo Selain Mi Ongklok yang Nggak Kalah ‘Nylekamin’

5 Oktober 2020
Saya Lahir di Kampung PSK dan Menyadari Tatanan Masyarakat yang Unik mojok.co/terminal

Saya Lahir di Kampung PSK dan Menyadari Tatanan Masyarakat yang Unik

13 Maret 2021
Ritual Memutari Ring Road Jogja, Wahana Pelepas Galau ala Muda-mudi Setempat terminal mojok.co

Ritual Memutari Ring Road Jogja, Wahana Pelepas Galau ala Muda-mudi Setempat

8 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah Mojok.co purwakarta

Ironi Karawang: bikin pusat perbelanjaan, tapi pinjem nama Jakarta karena nggak pede

22 Juli 2026
Semua orang tahu Jalan Juanda Ciputat dan Jalan Raya Sawangan adalah jalan neraka kemacetan

Semua orang tahu Jalan Juanda Ciputat dan Jalan Raya Sawangan adalah jalan neraka kemacetan

27 Juli 2026
Sisi Gelap Pangalengan Bandung yang Katanya Indah bak Surga Dunia

Label wisata elit Pangalengan itu bualan, selama transportasi umumnya masih jalan di tempat

28 Juli 2026
5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak cuma di situ-situ aja mojok

5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak di situ-situ aja

27 Juli 2026
Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat Mojok.co

Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat

27 Juli 2026
Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Saya akhirnya mengakui keunggulan Indomaret karena 3 barang ini

28 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.