Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Buku

Patjar Merah, Festival Literasi, dan Melawan Mitos

Hanif Nanda Zakaria oleh Hanif Nanda Zakaria
9 Agustus 2019
A A
Patjar Merah

Patjar Merah

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak seperti hari biasa. Sebuah gedung di samping SMA Panjura Malang terlihat ramai. Ada yang mengangkat kardus, ada yang menempel poster bermacam ukuran, ada yang membawa aneka makanan dan minuman pula. Apa sebab dari keramaian tersebut?

Rupanya akan digelar festival literasi. Begitu mereka menyebutnya. Ada yang menyebutnya bazar buku, karena banyak buku murah. Ada yang menyebut pameran buku, karena buku-buku yang mereka bawa, ditunjukkan kepada khalayak ramai. Kalau ada yang membeli, tentu rejeki bagi mereka.

ADVERTISEMENT

Festival itu bernama Patjar Merah. Nama dengan ejaan lama. Namun, bukan patjar sebagaimana muda-mudi saling memadu kasih. Saya pun tak peduli juga kenapa namanya seperti itu. hehe

Festival Patjar Merah digelar untuk kedua kalinya, dengan kota Malang sebagai tuan rumah. Sebelumnya, Jogja didapuk sebagai shohibul hajat. Nampaknya kota Malang dipilih karena iklim literasinya yang kondusif, begitu kata sebagian teman.

Adanya festival diatas nampaknya sebagai usaha melawan mitos. Mitos tentang literasi Indonesia yang dianggap rendah dan generasi sekarang yang suka ‘menunduk’. Sebagai tambahan, festival literasi ini dihelat pada tanggal 27 Juli sampai 4 Agustus kemarin. Bila kebetulan tulisan ini naik tayang, acara tersebut sudah usai. hehe

Patjar Merah hadir karena ingin mendekati generasi ‘menunduk’. Istilah generasi ‘menunduk’ banyak dialamatkan pada generasi milenial jaman sekarang. Sebuah kebiasaan memandang gawai masing-masing dengan menunduk. Bahkan hal itu masih sempat dilakukan sembari berjalan kaki.

Memang, banyak orang tetap ‘menunduk’ di Patjar Merah. Tapi mereka tidak menunduk dengan gawai. Mereka menunduk dengan buku. Membaca sinopsis buku. Melihat desain kover buku. Mungkin juga menunduk untuk melihat harga buku. Lalu dipinanglah buku idaman. Memang terlihat banyak orang menunduk, tapi keramaian terdengar sayup-sayup. Pandangan mata, pikiran pengunjung, fokus pada buku yang mereka tuju.

Mungkin keramaian yang ada hanya berasal dari suara pengeras suara. Karena ada bedah buku, talkshow, dan acara lain yang butuh pengeras suara. Selebihnya, hanya suara keranjang pengunjung yang diseret mengitari stan-stan buku. Kalau cocok, lempar ke keranjang. Hingga tak terasa keranjangnya penuh buku.

Baca Juga:

Mitos Pendakian Gunung yang Masih Dipercaya hingga Saat Ini dan Berhasil Saya Patahkan

Perkara Menu Mbak Kalis Mardiasih: kalau Menu kayak Gitu Dibilang Kurang Gizi, Terus Kita Suruh Makan Apa?

Lalu, melawan mitos literasi Indonesia yang rendah. Pengunjung festival Patjar Merah bisa dibilang antusias. Secara kasat mata, nampak ratusan orang setiap hari masuk keluar lokasi festival. Tidak hanya membeli buku, mereka antusias dengan acara-acara yang digelar festival tersebut. Dari bedah buku hingga pemutaran film pendek. Apalagi ditambah faktor banyak kampus di Malang sedang libur, bila dilihat dari kalender akademik.

Beberapa narasumber juga diundang mengisi acara di festival tersebut. Seno Gumira Ajidarma, Ivan Lanin, Kalis Mardiasih, Ach. Dhofir Zuhry, Puthut EA, dan masih banyak lagi. Para narasumber berkumpul untuk saling berbagi hal ihwal penulisan, pembuatan konten, yang tentu diakhiri dengan acara inti, berfoto bersama.

Hal demikian sangat perlu mendapat apresiasi. Dengan usaha diatas, setidaknya ada perlawanan terhadap mitos literasi Indonesia yang dianggap rendah. Tetaplah menyebar literasi kemana pun diri berada, walau dalam bentuk sekecil apapun. Berjuang demi si doi saja siap hingga berdarah-darah, berjuang sedikit demi literasi, apa sudah tak punya gairah? Wallahu a’lam. (*)

 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara ini.

Terakhir diperbarui pada 9 Februari 2022 oleh

Tags: festival literasiivan laninkalis mardiasihmelawan mitosPatjar Merahputhut easeno gumira ajidarma
Hanif Nanda Zakaria

Hanif Nanda Zakaria

ArtikelTerkait

Memasuki Era Penulis Serba Ada dan Serba Bisa MOJOK.CO

Memasuki Era Penulis Serba Ada dan Serba Bisa

23 Juli 2020
Tanggapan Saya Soal Tulisan Kalis tentang Masa Iddah-nya BCL

Tanggapan Saya Soal Tulisan Kalis tentang Masa Iddah-nya BCL

4 Maret 2020
ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

Fans Bola yang Berdalih Mengalah demi Rival Adalah Seburuk-buruknya Fans

16 Februari 2021
Mitos Pendakian Gunung yang Masih Dipercaya hingga Saat Ini dan Berhasil Saya Patahkan

Mitos Pendakian Gunung yang Masih Dipercaya hingga Saat Ini dan Berhasil Saya Patahkan

30 Desember 2023
bahasa indonesia

Ketika Menggunakan Bahasa Indonesia dengan Baik dan Benar Malah Ditertawakan

3 Agustus 2019
Berkat Kitab Primbon, Hari Pernikahan Saya Mundur Tiga Bulan terminal mojok.co

Berkat Kitab Primbon, Hari Pernikahan Saya Mundur Tiga Bulan

26 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026
Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026
Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya Mojok.co

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya

31 Juli 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
Toyota Veloz 2017, MPV RWD lawas yang perkasa di tanjakan, mobil FWD baru nggak ada apa-apanya

Toyota Veloz 2017, MPV RWD lawas yang perkasa di tanjakan, mobil FWD baru nggak ada apa-apanya

30 Juli 2026
Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura Mojok.co

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura

3 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.