Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Hal Unik yang Saya Temukan Saat Bermukim di Kota Bandar Lampung

Muhammad Fariz Kurniawan oleh Muhammad Fariz Kurniawan
15 Oktober 2020
A A
bandar lampung flyover dinasti politik mojok

bandar lampung flyover dinasti politik mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Secara administrasi, Kota Bandar Lampung merupakan ibukota dari Provinsi Lampung. Kota ini menjadi saksi bisu perjalanan hidup saya sebagai manusia. Mulai dari masa bayi hingga SMA.

Meskipun saya tidak dilahirkan di Bandar Lampung, hampir dua dekade dalam fase kehidupan saya dihabiskan di kota berjuluk Tapis Berseri tersebut. Hal ini disebabkan oleh status papa saya sebagai PNS. Adapun beliau mendapat penugasan di Kota Bandar Lampung sejak dekade 90-an hingga pensiun.

ADVERTISEMENT

Selama bermukim di kota tersebut, ada beberapa hal yang sangat membekas di dalam ingatan maupun hati saya. Mulai dari kuliner, moda transportasi, hingga kosakata prokem (gaul). Semua itu terangkum di dalam tulisan ini.

Bakso Sony

Kurang afdol rasanya jika berkunjung ke Kota Bandar Lampung tanpa mencicipi Bakso Sony. Meskipun bakso bukan merupakan makanan khas Lampung, kelezatan dari Bakso Sony sudah sangat melegenda di kota tersebut. Hampir semua masyarakat di Kota Bandar Lampung mengetahui makanan ini.

Selain enak, citarasa dari Bakso Sony juga sangat autentik. Hingga detik ini, saya belum pernah menemukan bakso yang memiliki citarasa serupa dengan Bakso Sony. Citarasa dagingnya yang sedikit manis membuat makanan ini terasa unforgettable bagi lidah saya.

Tercatat kurang lebih ada sepuluh cabang dari rumah makan tersebut yang saya ketahui beroperasi di Bandar Lampung. Bahkan cabang dari rumah makan ini juga sempat saya temukan di luar kota Bandar Lampung dan Jakarta. Hal ini semakin menegaskan bahwa kualitas rasa dari Bakso Sony memang tidak perlu diragukan lagi.

Kereta babaranjang

Kereta babaranjang merupakan jenis kereta yang diperuntukkan untuk mengangkut batubara. Bila dibandingkan dengan rangkaian kereta yang saya temui di Jakarta, rangkaian kereta babaranjang memiliki jumlah gerbong yang jauh lebih banyak.

Tidak mengherankan jika akan terjadi antrean panjang kendaraan sewaktu kereta ini melintas. Fenomena tersebut lumrah saya alami sewaktu berangkat sekolah di pagi hari. Adapun lama kereta babaranjang tersebut melintas mencapai lima hingga lima belas menit.

Baca Juga:

Mencoba Memahami Alasan Orang-orang Betah Tinggal di Kota Bandar Lampung

Penumpang yang Beli 2 Kursi Kereta Ekonomi PSO demi Bisa Selonjoran Adalah Orang yang Maruk dan Egois

Untungnya, kemacetan (antrean) yang terjadi tak berlangsung lama. Biasanya, kemacetan tersebut dapat segera terurai dalam waktu tak kurang dari 30 menit. Pasca lolos dari palang pintu kereta api, jalanan sudah terasa “plong” kembali. Seperti kita selesai melepaskan segala beban dan hajat.

Angkot “gaul”

Salah satu hal yang saya rindukan dari Kota Bandar Lampung adalah keberadaan angkot “gaul”. Angkot “gaul” sendiri dapat didefinisikan sebagai angkot yang memiliki penampilan “nyentrik”. Selain memiliki aksesoris (bemper, velg, knalpot) yang terbilang tidak konvensional, jenis angkot ini juga menyediakan layanan yang sulit saya temukan pada angkot di Jakarta.

Layanan tersebut berupa hiburan audio (musik). Sebenarnya, hampir semua angkot di Bandar Lampung (gaul maupun non-gaul) menyediakan layanan ini. Adapun playlist yang biasanya diputar tidak lepas dari para musisi seperti Armada, Kangen Band, dan Wali. Jika beruntung, kita juga dapat menikmati layanan visual (televisi) di dalam angkot.

Di samping itu, ada sensasi tersendiri ketika saya menaiki angkot “gaul”. Tak jarang para sopir angkot gaul mengadakan semacam balapan liar. Mereka seolah tidak mau kalah dengan para pemain film “Fast and Furious”.

Meskipun hal ini sangat berbahaya, kebanyakan penumpang yang didominasi oleh pelajar SMP justru menikmatinya. Banyak dari kami – termasuk saya – pada saat itu yang sengaja menunggu atau mengincar angkot “gaul” sebagai moda transportasinya. Kami merasa keren alias gaul jika sudah naik jenis angkot ini.

Kosakata prokem

Selama saya bermukim di Bandar Lampung, ada beberapa kosakata tertentu yang lumrah digunakan oleh masyarakat setempat. Kosakata tersebut biasanya dipengaruhi atau berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Ada yang berasal dari daerah Sumatera Selatan (Palembang), Serang (Banten), dan Jawa.

Salah satu kosakata yang paling terkenal adalah “geh”. Selain di daerah Lampung, kosakata ini juga bisa ditemukan di daerah Banten. Biasanya kata ini digunakan sebagai imbuhan dalam kalimat seru atau ajakan. Adapun contoh penggunaannya adalah sebagai berikut “Ayo geh cepetan dandannya!”

Secara tidak langsung, kosakata ini membuat saya terasa unik bagi teman dan saudara di Jakarta. Ketika saya keceplosan mengucapkan “geh”, banyak dari mereka yang merasa asing. Maklum, kata ‘geh’ sendiri nampaknya belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Selain itu, ada juga kata “susuk”. Meskipun tidak sefamiliar kata “geh”, kata ini juga sering saya temukan dalam lingkup pergaulan di Bandar Lampung. Secara terminologi, kata ini berasal dari bahasa Jawa yang berarti uang kembalian.

Saya sendiri memiliki pengalaman lucu terkait kata “susuk”. Sewaktu saya bertugas untuk membeli makanan bagi teman-teman di kampus, saya sempat berkata kepada salah satu senior “Bang, ini gak ada susuk-nya”.

Mendengar hal tersebut, kakak tingkat saya tertawa sekaligus kebingungan. Beruntung, ada teman saya yang ternyata mengetahui kata ini dan menjelaskan arti kata ini. Meskipun sempat di-ceng-in, saya justru merasa senang karena berhasil memperkenalkan kata tersebut ke orang Jakarta secara tidak langsung.

Setidaknya itulah sekelumit pengalaman saya selama bermukim di Kota Bandar Lampung. Semoga saja pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir dan saya bisa kembali mengunjungi kota tersebut.

BACA JUGA Jika Saya Jadi Lampard, Beginilah Starting Line-up Chelsea di Musim Depan dan tulisan Muhammad Fariz Kurniawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Oktober 2020 oleh

Tags: angkot gaulbakso sonybandar lampungKeretalampung
Muhammad Fariz Kurniawan

Muhammad Fariz Kurniawan

Penulis sejak 2020, senang menulis hal-hal receh yang muncul dari pengamatan, obrolan ringan, dan keseharian.

ArtikelTerkait

Jangan Syok, Ini Solusi ketika Nasi Kotak di Kereta Menyentuh Harga 45 Ribu terminal mojok.co

Jangan Syok, Ini Solusi Saat Nasi Kotak di Kereta Menyentuh Harga 45 Ribu

5 November 2020
Mengenal ITERA, Kampus Teknologi Negeri Satu-satunya di Sumatra yang Sering Disebut Adik ITB

Mengenal ITERA, Kampus Teknologi Negeri Satu-satunya di Sumatra yang Sering Disebut Adik ITB

20 Desember 2025
Lampung Bukan Tempat Merantau untuk Orang Lemah

Lampung Bukan Tempat Merantau untuk Orang Lemah

11 Januari 2025
pringsewu

Pringsewu: Kabupaten di Lampung yang Isinya Jawa Banget

24 April 2020
Kue Khas Palembang yang Jarang Diketahui Orang dan Terancam Punah Terminal Mojok

Culture Shock Orang Jawa Nyobain Soto Ayam ala Palembang

13 Desember 2022
tiket kereta, Berbagai Hal Ini Bisa Kamu Lakukan Saat Sumpek di Kereta

Berbagai Hal Ini Bisa Kamu Lakukan Saat Sumpek di Kereta

17 November 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi S1

Bukan karena jenius, tapi kuliah S2 memang jauh lebih gampang ketimbang S1

8 Agustus 2026
Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

8 Agustus 2026
GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua Mojok.co

GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua

9 Agustus 2026
Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian Mojok.co

Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian

10 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh Mojok.co

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.