Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Selebgram dan Pengusaha Sebaiknya Saling Memahami

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
9 Oktober 2020
A A
Hal yang Menguntungkan Ketika Menggunakan Fitur Instagram Private terminal mojok.co

Hal yang Menguntungkan Ketika Menggunakan Fitur Instagram Private terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saya tiba-tiba saja teringat, saat sekolah dan menjadi anggota organisasi kesiswaan, saya bersama teman-teman yang lain sangat rajin mencari sponsor saat ada acara sekolah yang terbilang cukup besar. Kami mendatangi beberapa produsen makanan, minuman, apa pun itu yang sekiranya bisa kami ajukan proposal, agar bisa mendapatkan dana yang dibutuhkan.

Kala itu, tentu saja kami datang membawa surat resmi dari sekolah dan diberi mandat oleh guru pembina. Niat baik, harus disampaikan sekaligus dilakukan dengan baik pula. Jika pada akhirnya diberi kucuran dana sesuai harapan oleh pihak yang kami ajukan proposal ya syukur, kalau nggak pun ya sudah, nggak apa-apa. Namanya juga pengajuan. Namanya juga usaha.

Ditolak itu biasa. Dan yang menerima pengajuan proposal pun, nggak perlu berburuk sangka. Sebab, hal seperti ini lumrah terjadi di dunia bisnis. Saling menjalin kerja sama untuk menghasilkan keuntungan yang paripurna. Simbiosis mutualisme.

Tentu saja, ingatan saya akan hal tersebut tidak tiba-tiba muncul begitu saja. Utas di Twitter dengan tajuk “Selebgram Minta Makan” yang sempat viral hanya beberapa jam di Twitter Land menjadi pemicunya.

Singkat cerita, ada pewirausaha kuliner yang juga aktif di dunia Twitter, mengaku sudah beberapa kali mendapat pengajuan kerja sama/endorsement via DM (direct message) dari para selebgram. Dari yang sudah dikenal oleh publik, sampai yang nggak terkenal-terkenal amat. Tapi, akunnya sudah centang biru.

Hampir semua pengajuan kerja sama dari para selebgram ditolak dengan alasan, yang namanya jualan itu perlu modal. Dan modal itu didapat dari penjualan banyak menunya, bukan dari instastory. Ada selebgram yang pada akhirnya mentransfer sejumlah uang sesuai dengan menu yang ditawarkan karena pengajuan kerja sama ditolak. Meski, uang tersebut dikembalikan oleh si penjual. Entah apa alasan yang mendasari hal tersebut.

Padahal, selebgram tersebut sudah menuruti kemauannya, kalau mau pesan menu yang tersedia baiknya sebagaimana pembeli pada umumnya. Bukan malah mengajukan endorsement, dibayarnya pake promosi melalui instastory. Sudah gitu, porsi yang diminta nggak dikira-kira pula. Haduh. Bikin mangkel aja.

Beberapa bukti percakapan pun dilampirkan pada utas yang dibuat. Disusun rapi dengan poin yang sangat mudah dipahami. Bahkan, foto profil, nama selebgram, ada yang tidak disensor. Pikir saya, bahaya betul. Selebihnya, saya rasa jamaah Twitter sudah sangat pintar dalam membaca situasi. Nggak perlu dijelaskan lebih detil, apa yang menjadi kekhawatiran saya.

Baca Juga:

Dosa pengusaha kuliner, pakai foto makanan hasil AI hingga pembeli merasa tertipu

Jadi Pengusaha Bagus, Jadi Karyawan ya Nggak Apa-apa, wong Sama-sama “Dihajar” oleh Keadaan

Saat ini, utas yang dimaksud sudah hilang dari peredaran lini masa Twitter. Usut punya usut, respon pada utas tersebut sudah sampai kepada tahap yang mengkhawatirkan.

Hm. Repot juga, ya. Malah jadi drama, padahal hal yang biasa terjadi di dunia wirausaha atau bisnis.

Begini. Dalam situasi seperti ini, baiknya saling memahami saja. Apalagi, beberapa selebgram pun mengajukan atau menawarkan dengan cara yang terbilang cukup sopan. Soal berapa porsi yang dipesan, jika memang tidak berkenan dengan total pesanan karena terlalu banyak, ya, disepakati bersama saja.

Termasuk jika menolak untuk menjalin kerja sama dalam bentuk endorsement. Sampaikan saja secara baik-baik. Barangkali, dengan adanya promosi sana-sini, pasaran bisa semakin luas dan harapannya omzet jadi meningkat drastis.

Lumayan, kan?

Bukan berarti saya tidak memahami posisi si penjual. Di tengah pandemi seperti sekarang ini, semua perlu beradaptasi, termasuk para pegiat usaha. Omzet menurun, biaya produksi dirasa sangat berat, alokasi untuk membayar karyawan pun ada kalanya perlu dipangkas. Pada titik yang paling menyebalkan, bahkan sampai harus ada efisiensi karyawan. Betul-betul situasi yang sulit.

Hanya saja, menurut saya, segala pengajuan kerja sama baiknya direspon dengan baik. Direspon bukan berarti diiyakan, lho. Bisa saja ditolak, tapi dengan cara yang sebaik-baiknya. Bukan malah spil di Twitter. Yakin, deh. Malah jadi rame dan menimbulkan prahara. Belum lagi dengan segala opini yang bermunculan. Pasti ada pro dan kontra.

Jangan apa-apa di-spill. Lha, wong hal baik kalau di-spill aja masih suka menimbulkan polemik, apalagi hal yang julid. Pasti akan jadi hal menyenangkan bagi para warga Twitterland yang haus akan pergosipan duniawi. Jangan, ya, sheyeng. Coba dipikirkan kembali konsekuensi seperti apa yang akan dihadapi jika melakukan suatu hal. Dan semoga, segala sesuatunya menjadi lebih baik tanpa sembarang spall-spill di Twitter.

 BACA JUGA Menertawakan Buzzer Pendukung UU Cipta Kerja Adalah Kemewahan Terakhir Kita Bersama dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 Oktober 2020 oleh

Tags: endorsepaid promotepengusahaSelebgram
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

5 Mindset Keliru Tentang Menjadi Pengusaha yang Harus Dihindari terminal mojok

5 Mindset Keliru Tentang Menjadi Pengusaha yang Harus Dihindari

12 Juli 2021
Saya Punya Alasan untuk Tidak Perhitungan Follow IG Orang terminal mojok.co

Tips Mengendorse Influencer di Instagram

22 Juni 2020

Panduan Dasar Memulai Usaha Angkringan bagi Anak Muda

5 Juni 2021
Pengusaha UMKM Kini Makin Mudah Go National dengan Layanan Ini! Terminal Mojok.co

Pengusaha UMKM Kini Makin Mudah Go National dengan Layanan Ini!

10 Juni 2022
selebgram

Strategi Marketing Parenting ala Selebgram

20 Oktober 2019
Jadi Pengusaha Bagus, Jadi Karyawan ya Nggak Apa-apa, wong Sama-sama "Dihajar" oleh Keadaan

Jadi Pengusaha Bagus, Jadi Karyawan ya Nggak Apa-apa, wong Sama-sama “Dihajar” oleh Keadaan

19 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh Mojok.co

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh

6 Agustus 2026
Stasiun Tambak, stasiun yang hampir tidak ada gunanya bagi warga Tambak Banyumas

Stasiun Tambak, stasiun yang hampir tidak ada gunanya bagi warga Tambak Banyumas

3 Agustus 2026
Jalan Alternatif Jogjakarta-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

2 Agustus 2026
Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

5 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu pindah ke Salatiga (Unsplash)

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.