Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Pareidolia dan Dugaan Gambar Salib di Logo HUT RI

Riyannanda Marwanto oleh Riyannanda Marwanto
14 Agustus 2020
A A
Pareidolia dan Dugaan Gambar Salib di Logo HUT RI MOJOK.CO

Pareidolia dan Dugaan Gambar Salib di Logo HUT RI MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Logo HUT ke-75 RI menjadi pembicaraan banyak orang. Logo HUT RI tersebut dituding mirip dengan lambang salib. Kejadian seperti ini juga pernah terjadi tahun lalu. Ketika logo HUT RI dituding mirip gambar palu arit.

Spekulasi liar bermunculan. Ada yang mengaitkan gambar yang mirip salib pada logo HUT RI tersebut sebagai upaya misionaris. Lalu ada juga yang mengatakan bahwa gambar yang mirip salib pada logo tersebut hanya sebuah kebetulan.

Tudingan gambar salib pada logo HUT RI berawal dari sebuah ormas Islam di Solo, Ormas Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS). Tidak hanya sampai di situ, mereka juga menuntut untuk mencopot dan mengganti logo yang mirip gambar salib tersebut.

Namun sayangnya, tudingan dari ormas DSKS hanya berlandaskan pada kemiripan dan persepsi. Lalu dicocok-cocokan tanpa konfirmasi kepada pembuat logo. Tindakan seperti itu biasanya disebut dengan ilmu cocoklogi.

Meskipun begitu, anggapan bahwa logo ini mirip dengan gambar salib adalah wajar. Hal tersebut dapat dijelaskan dengan ilmu psikologi. Dalam ilmu psikologi, ada sebuah fenomena yang disebut dengan “pareidolia”.

Pareidolia adalah sebuah fenomena psikologis di mana seseorang mengenali atau mengganggap suatu bentuk yang berasal dari objek lain. Contohnya seperti melihat awan berbentuk kucing, noda di dinding mirip wajah, dan lain sebagainya. Pareidolia terjadi ketika ada objek atau sesuatu yang sebenarnya acak tetapi dibaca oleh otak kita menjadi bentuk yang dikenali.

Contohnya seperti anggapan bahwa di logo HUT ke-75 RI ada lambang salibnya. Logo HUT RI merupakan sesuatu yang baru untuk mata dan otak kita. Kemudian garis vertikal dan horizontal yang menyilang sering dilihat oleh mata dan dikenali oleh otak, dianggap sebagai gambar salib. Maka ketika mata melihat objek atau sesuatu yang baru, otak akan mengenalinya sebagai bentuk yang sudah terekam.

Wajar saja sebenarnya kalau ada orang yang beranggapan bahwa logo tersebut mirip gambar salib. Mereka yang memprotes logo tersebut kemungkinan besar juga sedang mengalami pareidolia.

Baca Juga:

Menjawab Pertanyaan kalau Yesus Adalah Tuhan, Bagaimana Bisa Mati Disalib?

Mencermati Logo HUT RI ke-76 yang Terkesan Maksa

Karena kekeliruan otak dalam mengenali objek, dan lambang yang dibuat bukan dari golongan mereka (DSKS), muncul protes terhadap logo HUT RI tersebut. Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah, protes tersebut dilakukan tanpa konfirmasi terlebih dahulu sebelum menafsirkan gambar yang ada.

Polemik logo tersebut juga dikomentari oleh seorang tokoh agama Islam. Aa Gym mengatakan bahwa polemik logo tersebut sangat bisa dimaklumi. Karena apabila dilihat sekilas, logo tersebut memang seperti ada lambang salibnya. Wajar jika ada orang atau kelompok tertentu yang merasa keberatan dan tidak setuju dengan logo tersebut.

Meskipun begitu, Aa Gym mengingatkan semua pihak untuk tetap berbaik sangka. Beliau juga mengajurkan untuk berfikir dan bersikap secara bijaksana. Jangan sampai hanya karena sebuah logo menjadikan semua pihak saling bermusuhan.

Selain itu menurut Aa Gym, ada sebuah pelajaran penting yang bisa diambil dari polemik logo HUT RI ini. Beliau menghimbau semua pihak untuk bisa lebih berfikir secara mendalam dan kritis. Agar lebih peka terhadap hal-hal yang dapat menimbulkan masalah di kemudian hari.

Namun jika ingin mengkritik dan memprotes suatu hal, akan lebih baik jika melakukan konfirmasi dan mencari penjelasan kepada pihak terkait terlebih dahulu. Daripada ribut dengan persepsi sendiri yang bisa jadi hanya karena mengalami “pareidolia” dan berdasarkan spekulasi-spekulasi liar yang mengada-ada.

Untuk menyikapi polemik logo HUT RI ini, diperlukan sikap yang bijak dan pikiran yang bersih. Karena jika tidak, bisa menimbulkan konflik antarumat beragama yang hanya disebabkan oleh hal sepele.

Sumber gambar: Wikimedia Commons.

BACA JUGA iPusnas Adalah Aplikasi Andalan untuk Membaca E-Book Legal atau tulisan lainnya dari Riyannanda Marwanto.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Agustus 2020 oleh

Tags: logo HUT RIpalu aritsalib
Riyannanda Marwanto

Riyannanda Marwanto

Mahasiswa

ArtikelTerkait

Mencermati Logo HUT RI ke-76 yang Terkesan Maksa terminal mojok

Mencermati Logo HUT RI ke-76 yang Terkesan Maksa

6 Agustus 2021
Menjawab Pertanyaan kalau Yesus Adalah Tuhan, Bagaimana Bisa Mati Disalib?

Menjawab Pertanyaan kalau Yesus Adalah Tuhan, Bagaimana Bisa Mati Disalib?

15 April 2022
Pareidolia dan Dugaan Gambar Salib di Logo HUT RI MOJOK.CO

Salib di Logo HUT RI dan Siluet Masjid di Jersey FC Koln: Orang Rewel Ada di Semua Agama

16 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tiket Pesawat Sudah Terlalu Mahal, Ini Hitungan yang Lebih Logis (Unsplash)

Tiket Pesawat di Indonesia Sudah Terlalu Mahal dan Tidak Masuk Akal, Berikut Saya Membuat Hitungan yang Lebih Logis

9 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin (Unsplash)

5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin, Menghindari Pajak Bukan Satu-satunya!

9 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.