Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Indosat Cocok Untuk Mahasiswa, Telkomsel Untuk Pekerja: Apakah Benar Anggapan Para Pengguna Provider Ini?

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
17 Juli 2019
A A
provider telkomsel

provider telkomsel

Share on FacebookShare on Twitter

Seumur hidup, saya baru kali pertama memiliki handphone pada saat kelas 2 SMP, provider pertama saya kala itu adalah Indosat Mentari. Saya yang kala itu masih SMP merasa kesulitan membeli pulsa karena minimal yang harus dibeli adalah 25 ribu. Entah berapa kali harus menabung untuk dapat membeli pulsa seharga minimal 25 ribu itu.

Memang, akar permasalahannya adalah saya yang masih SMP tidak seharusnya memiliki handphone, hanya karena ingin saya jadi minta dibelikan dan tambahan uangnya didapat dari tabungan. Intinya, jika tidak memiliki handphone secara otomatis tidak perlu membeli pulsa yang terbilang mahal untuk anak SMP. Sampai akhirnya XL mengeluarkan provider XL – Jempol yang menyediakan minimum pulsa 5 ribu rupiah.

Walau terbilang murah, tapi kok rasanya pulsa cepat habis. Entah dipakai untuk telepon dan SMS. Apalagi pada masanya pesan singkat beda operator sempat dikenakan tarif 350 rupiah. Sebetulnya memang terbilang murah, namun jika dipakai terus menerus tentu pulsa akan cepat habis. Setelah itu, barulah ada paket pulsa khusus SMS yang terbilang murah serta terjangkau.

Lalu, akhirnya saya berganti provider lagi menjadi Indosat IM3 karena pada masanya banyak teman menggunakan dan memilih provider ini karena katanya sih anak muda banget—yang aktif saya gunakan hingga sekarang. Sudah sekitar 13 tahun saya setia menggunakan provider ini. Selain karena sudah lama, rasanya malas untuk menanyakan dan menyimpan kembali nomor dari beberapa teman—jika harus berganti nomor handphone.

Sampai pada akhirnya, saat saya memasuki awal dunia kerja ada seorang teman berkata “Masih pake IM3 aja kayak anak sekolahan, udah kerja ganti jadi Telkomsel Simpati, dong”. Sebetulnya, wacana dan persepsi seperti itu pun sudah saya dengar sejak kuliah, kata beberapa teman bahkan anak kuliah sudah selayaknya memakai Telkomsel Simpati, sebab lebih elegan dan berbeda kelas—terkesan lebih keren.

Saya tidak pernah peduli dengan perkataan tersebut, bagi saya itu hanyalah sebuah anggapan yang subjektif. Buktinya, sampai dengan saat ini saya masih setia menggunakan IM3 karena selain nyaman juga sesuai dengan selera dan harga. Memang, kekuatan sinyal sangat penting agar lebih mudah dan menjangkau banyak area saat berkomunikasi, tapi rasanya beberapa provider sama saja—memiliki kelebihan dan kekurangan soal sinyal, apalagi harga.

Bagi saya, sinyal IM3 cukup stabil dengan harga paket kuota, SMS, dan telepon yang terbilang murah. Biasanya, dengan harga 30 ribu saya sudah dapat membeli kuota sekian giga byte. Berbeda dengan Simpati, untuk harga yang sama, hanya mendapat beberapa ratus mega byte saja dan belum lagi kuota dibagi lagi jadi untuk streaming, mendengar musik secara online, pembagian kuota 4G-3G, kuota malam, dan lain sebagainya.

IM3 pun sebetulnya memiliki pembagian kuota, ada kuota 4G, lokal, kuota malam, dan lain sebagainya. Namun kembali lagi, IM3 lebih sesuai dengan kebutuhan saya sebagai pekerja yang selalu menginginkan paket hemat dengan segala benefit yang didapat. Toh, pada akhirnya kita akan menggunakan sesuatu berdasarkan kecocokan dan kebutuhan.

Baca Juga:

Indosat Sebenarnya Provider yang Unggul kecuali Notifikasinya yang “Mengotori” Layar

Kartu Indosat Pascabayar Sebenarnya Tidak Spesial, tapi Saya Loyal Menggunakannya Selama 7 tahun 

Jujur saja, selain IM3 saya sempat mencoba beberapa provider seperti 3, XL, dan akhirnya pun membeli Telkomsel untuk membandingkan harga juga benefit yang didapat. Tri memang terbilang murah untuk internetan, tidak heran banyak dari teman yang berganti memakai provider ini. Kelemahannya, jarang saya menemukan teman yang setia menggunakan provider ini, rata-rata hanya sekali pakai karena memanfaatkan paket kuota yang besar dan setelah habis, ganti lagi menjadi kartu 3 lain.

Untuk XL pun saya hanya menggunakan beberapa saat, hanya beberapa bulan saja. Dan akhirnya saat ini saya menggunakan 2 jenis kartu yaitu IM3 untuk internetan dan Telkomsel Simpati untuk aktivitas telepon karena banyak saudara termasuk orang tua yang menggunakan provider ini.

Saat ini saya menganggap nomor handphone itu semacam identitas, bahkan sudah menjadi personal sekaligus bersifat pribadi. Jika nomor handphone tersebar secara sembarangan, tak jarang ada beberapa oknum yang menyalahgunakan minimal mengganggu tidak jelas—dengan cara menghubungi di waktu yang seringkali tidak tepat.

Berdasarkan hal tersebut, wajar jika seseorang sampai menjaga dan terkesan pelit tidak ingin memberi nomornya ke sembarang orang, hal itu untuk menjaga privasi sendiri.

Dan untuk pemilihan provider, sebetulnya sih kembali pada kecocokan masing-masing dan tergantung baik atau tidaknya kekuatan sinyal sesuai dengan domisili. Soal paket internet yang mahal rasanya kini sudah banyak solusi, salah satunya dengan datang ke cafe yang ada WiFi-nya, hanya memesan minuman lalu internetan seharian. Bukan begitu, para pencari internet gratisan?

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: harga mahasiswainternetan murahproviderpulsa murahsimpatitelkomseltelkomsel 4gxl
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Telkomsel Itu Bukan Tidak Humanis, tapi Hanya Mencoba Realistis telkomsel garis keras

Menanggapi Tulisan Indosat Cocok Untuk Mahasiswa, Telkomsel Untuk Pekerja: Saya Mahasiswa dan Saya Pelanggan Telkomsel Garis Keras! 

19 Juli 2019
Desas-desus Telco X, Kejutan Baru Elon Musk untuk Indonesia?

Desas-desus Telco X, Kejutan Baru Elon Musk untuk Indonesia?

10 Agustus 2023
telkomsel rekomendasi hp di bawah 10 juta smartphone mojok

Alasan Kebanyakan Orang Tua Pakai Telkomsel

14 Maret 2021
Sisi Mengecewakan Kartu Tri yang Selama Ini Terkenal Dermawan ke Penggunanya Mojok.co

Sisi Mengecewakan Kartu Tri yang Selama Ini Terkenal Dermawan ke Penggunanya

9 Juni 2025
anti-kapitalisme buku kiri komunis oktober PKI Orba Lenin mojok

Nyatanya, Kita Tidak Lebih Baik daripada PKI

2 Oktober 2020
Harga Paket Internet Beda Bukan karena XL Provider yang Diskriminatif, tapi Salahmu Sendiri!

Harga Paket Internet Beda Bukan karena XL Provider yang Diskriminatif, tapi Salahmu Sendiri!

3 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Tinggal di Wonogiri Menyadarkan Kenapa Saya dan para Perantau yang Lain Memilih Mengadu Nasib di Kota Lain

19 Maret 2026
Kebumen Aneh, Maksa Merantau tapi Bikin Pengin Pulang (Wikimedia Commons)

Kebumen Itu Memang Aneh: Suka Memaksa Anak Muda untuk Segera Merantau, sekaligus Mengajak Kami untuk Segera Pulang

21 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.