Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Nggak Perlu Maksa Pakai British Accent, Asal Vocabulary dan Pronunciation Bener Aja Cukup Kok

Tsabita Aulia Rahmah oleh Tsabita Aulia Rahmah
5 Juli 2020
A A
mind your language bahasa inggris mojok.co

mind your language bahasa inggris mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

 

“Kalau disuruh pilih British apa American Accent yang lebih keren, ya jelas keduanya keren wong bahasa londo. Tapi eh tapi Indonesian Accent juga nggak kalah keren”

Kalimat di atas adalah kalimat dosen speaking saya waktu ngajar di semester dua tahun lalu. Bukan tanpa alasan beliau mengatakan hal demikian. Menurutnya, mahasiswa sekarang ini terlalu banyak dijejali dengan stereotip bahwa menggunakan British accent itu akan terlihat lebih keren dan kekinian. Mereka sibuk membandingkan mana yang lebih baik antara aksen American atau British. Udah kaya ibu-ibu komplek ngebandingin mana yang lebih  idaman antara mantu anak sasing dengan mantu anak kedokteran, ya udah jelas mantu idaman jatuh kepada anak sasing karena bisa ngajarin cucunya ngomong inggris sejak dari orok eheh.

Sebagai seorang mahasiswa Sastra Inggris, kami pastinya memang dituntut untuk bisa fasih dalam berbahasa Inggris. Ingat ya, cuma ‘fasih’ tanpa embel-embel harus pake aksen tertentu seperti British accent atau American accent. Ya walau dalam realitanya saya juga kadang termasuk orang yang menganggap bahwa aksen British accent itu keren wkwk. Mungkin karena saya terlalu banyak nonton Harry Potter dan jadi sering niruin logat Hermione yang super British ala-ala.

Namun pada akhirnya saya sepakat dengan pernyataan dosen saya tadi. Bahwa tidak perlu muluk-muluk pake aksen luar, as long as you can deliver what you want to say, any accent is okay.

Speaking nggak melulu soal siapa yang terdengar lebih keinggris-inggrisan dalam aksennya. Selagi kamu bisa menguasai pronounciation-nya itu sudah lebih dari cukup. Dan yang nggak kalah penting adalah penguasaan vocabulary. Makin banyak vocab otomatis perbendaharaan kata kita makin kaya dan speaking kita akan lebih variatif karena nggak melulu pake kata-kata itu saja.

Lalu, Indonesian Accent seperti apa yang dimaksud dalam pernyataan tersebut di atas? Emang iya ada yang namanya aksen Indonesia?

Aksen Indonesia di sini maksudnya adalah ketika kita orang Indonesia melafalkan bahasa Inggris menggunakan nada-nada atau aksen khas keseharian yang biasa kita gunakan. Misalnya nih saya sebagai orang Jawa karena bahasa sehari-hari biasa pake Jawa jadi kalo pas speaking ya kadang dibilang medhok sama dosen.

Baca Juga:

Apa Urgensi Belajar Bahasa Portugis? Ketemu Bahasa Inggris Aja Masih Nangis!

Tanpa Les, Tanpa Bimbel: Cerita Mahasiswa yang Selalu Dapet Skor TOEFL 500-an Berbekal Nonton Film dan Main Video Game

Hal tersebut juga berlaku buat orang-orang yang bahasa kesehariannya bukan bahasa Indonesia. Karena aksen akan selalu melekat dalam kebiasaan kita berbicara sehari-hari. Beda lagi kalo sama orang yang bahasa kesehariannya pake bahasa Indonesia, mungkin aksen mereka akan oke-oke aja karena tidak ada dialek khas.

Ada suatu waktu di mana salah seorang teman saya yang berasal dari Bandung dapat giliran speaking di depan kelas. Nah karena kebiasaan pake bahasa sunda jadi dia sedikit kaku kalo ngucapin kata yang ada huruf F-nya, dalam beberapa kasus malah berubah jadi huruf P. Contohnya waktu ngucapin kalimat “It won’t last forever”, huruf F dalam kalimat tersebut berubah jadi P “It won’t last poreper”. Aksennya jadi kayak aa’ burjo depan kampus.

Lain lagi dengan teman saya yang berasal dari Pekalongan. Dia dapet feedback dibilang medhok ketika disuruh speech tentang suatu topik. Kalimatnya kurang lebih begini, “That is why we need to concern about a healthy lifestyle”.  Penekanan terjadi dalam kata that sehingga lafal huruf D-nya terdengar jelas. Bisa dibayangkan guys? Ya pokoknya khas medhok­-nya orang Jawa lah, wabil khusus orang Pantura. Sontak dosen saya langsung menebak bahwa “Mbak, kamu orang Jawa ya? Medhoke ora ketulungan”. Teman saya hanya bisa cengar-cengir saja dibilang begitu wkwk.

But it’s not bad at all anyway. Balik lagi ke statement awal bahwa aksen terbawa karena kebiasaan berbicara kita sehari-hari. Biasa pake bahasa Sunda ya pasti ada iyeu-iyeunya, biasa pake Jawa ya pasti medhok di huruf B dan D. Good point juga kan jadinya makin beragam tuh aksen Indonesia. Jawa dan Sunda adalah contoh salah duanya, pastinya masih banyak aksen-aksen khas Indonesia yang lain.

Poin utamanya di sini adalah udah deh nggak usah terlalu muluk-muluk maksa pake British accent lah atau American Accent cuma buat keliatan keren dan dianggap pinter inggris. Selagi kamu bisa ngomong panjang lebar dan berbobot (dalam bahasa inggris ya) itu udah keren banget aseli, nggak peduli pake aksen apapun. Ya kalo bisa pake British atau American mungkin itu jadi nilai plus tapi tetep kok yang penting kamu enjoy aja pas speaking-nya.

Soalnya kadang ada orang yang mati-matian belajar aksen dan akhirnya jadi ambyar pas speech di depan orang karena mereka terlalu fokus agar terdengar seperti native speakers. Sekali lagi guys, accent cuma nilai plus. So, don’t push yourself too hard! Just be yourself, okay?

BACA JUGA Mind Your Language: Belajar Bahasa Inggris yang Menyenangkan ala Mr Brown.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Juli 2020 oleh

Tags: Bahasa Inggrisbritish accentmedok
Tsabita Aulia Rahmah

Tsabita Aulia Rahmah

Mahasiswa Sastra Inggris di Hogwarts University yang ngekos bareng Hermione

ArtikelTerkait

Kemampuan Bahasa Inggris Jadi Syarat Lulus Kuliah Itu Merepotkan, apalagi untuk Mahasiswa Angkatan Tua Mojok.co

Kemampuan Bahasa Inggris Jadi Syarat Lulus Kuliah Itu Merepotkan, apalagi untuk Mahasiswa Angkatan Tua

10 Juni 2024
grammar yang baik code switching skor toefl 550 aplikasi belajar bahasa inggris grammar toefl bahasa inggris cara belajar bahasa inggris mojok.co

Manakah yang Lebih Penting, Belajar Grammar atau Speaking Dulu?

20 Oktober 2020
3 Dosa Tempat Kursus Bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare Kediri yang Bikin Kecewa

3 Dosa Tempat Kursus Bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare yang Bikin Kecewa

20 Maret 2023
4 Alasan Tetap Gagal Meraih Skor TOEFL Bagus meski Sudah Ikut Kursus bahasa inggris

TOEFL Memang Syarat Melamar Kerja yang Menyebalkan, tapi Tidak Lantas Harus Dihapuskan

13 November 2024
15 Lagu Bahasa Inggris yang Mudah Dihafal dan Dinyanyikan, Cocok buat Belajar

15 Lagu Bahasa Inggris yang Mudah Dihafal dan Dinyanyikan, Cocok buat Belajar

26 Juli 2025
Pria Ini Hanya Bermodalkan Pacaran Bisa Kuliah S2 di Luar Negeri (Unsplash)

Pria Ini “Hanya Bermodalkan Pacaran” Bisa Kuliah S2 di Luar Negeri

5 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Transjakarta (Unsplash)

Hal-hal yang Perlu Pemula Ketahui Sebelum Menaiki Transjakarta Supaya Selamat dan Cepat Sampai Tujuan

16 Januari 2026
Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

16 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026
Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026
Saya Pakai ThinkPad Bukan karena Saya Pekerja Keras, tapi karena Malas

Saya Pakai ThinkPad Bukan karena Saya Pekerja Keras, tapi karena Malas

20 Januari 2026
Ilustrasi Purwokerto dan Purwakarta, Bikin Kurir Ekspedisi Kena Mental (Unsplash)

Purwokerto dan Purwakarta: Nama Mirip Beda Provinsi yang Bikin Paket Nyasar, Ongkir Membengkak, dan Kurir Ekspedisi Kena Mental

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.