Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kok Bisa yah Orang Ngerekam Diri Sendiri pas Nangis buat Bikin TikTok?

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
26 Mei 2020
A A
Rekomendasi Lagu Sedih yang Bikin Nangis biar Patah Hati Kamu Makin Khusyu terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Sebenarnya saya ini nggak punya aplikasi TikTok, tapi hampir setiap hari ada banyak video TikTok yang berkeliaran di linimasa media sosial saya. Ada yang dibikin teman, artis, sampai orang yang nggak saya kenal. Kalau udah lewat gitu, biasanya saya intipin videonya satu-satu.

Nontonin video TikTok ini kadang bikin saya takjub. Lha nggak takjub gimana, video TikTok itu pada luar biasa idenya. Ada aja yang bikin saya mikir, “kok kepikiran bikin video kayak gini??” dan belakangan, salah satu video yang selalu sukses bikin saya mikir kayak gitu adalah video orang berbagi kesedihan dengan curhat sambil nangis-nangis di videonya.

Saya tentu nggak meragukan isi cerita mereka, saya juga nggak bermaksud tidak simpati dengan kisah sedihnya itu, tapi sampai sekarang, akal sehat saya masih belum bisa memahami kok ya bisa-bisanya ada orang ngerekam diri sendiri pas lagi nangis kayak gitu…

Maksud saya, meskipun ini buat konten TikTok, tapi ini sangat mengagumkan karena perlu tingkat kepercayaan diri yang sangat sangat sangat tinggi untuk ngerekam diri sendiri pas lagi nangis kayak gitu.

Apa cuma saya yah manusia di dunia ini yang super nggak PD kena kamera pas lagi nangis soalnya kalau nangis, mukanya tambah jelek berlipat-lipat ganda.

Sebelum nangis aja udah jelek, apalagi pas nangis… Jeleknya tambah nggak ketulungan… Meskipun nangisnya udah dimanis-manisis, saya ngerasa tetap aja kelihatan jelek…

Yah nggak jelek gimana coba, orang kadang air mata sama ingus pada balapan keluarnya, sampai bingung ngelapnya dijadiin satu. Hidung juga mendadak jadi merah merona gara-gara kebanyakan neken ingus.

Saya jadi ingat pas dulu masih kecil, tiap kali saya nangis pasti saya selalu diledeki kakak-kakak saya. Sudah nangis, eh masih diledekin dan dibilang mukanya jelek. Yah jelas tambah nangis guling-guling sambil nutupin muka kan ya. Mungkin karena hal ini kali ya, makanya tiap ada orang nangis itu pasti mukanya ditutupin. Bisa jadi karena malu nangisnya, dan bisa jadi juga karena malu diledekin mukanya jadi jelek pas lagi nangis.

Baca Juga:

5 Alur Cerita Drama China Pendek di TikTok yang Monoton, tapi Sering Bikin Jam Tidur Saya Berantakan

Suka Duka Pengusaha Kecil Jualan Live di TikTok: Nggak Ada yang Nonton, Sekalinya Ada yang Nonton Malah PHP

Lihat muka sendiri pas lagi nangis itu bikin geli sendiri. Kadang ya kalau pas nggak sengaja liat muka pas nangis gitu di cermin rasa-rasanya malah tambah sedih liat muka sendiri. “Dih, apaan sih jelek banget itu muka yah, nggak banget.”

Itu baru lihat muka sendiri, belum ditambah ngedengerin suara nangis diri sendiri. Mau dimerdu-merduin juga tetep fales! Jangankan direkam jadi video, kirim voice note dengan suara normal aja (nggak pas lagi nangis) saya suka merinding sendiri.

Oleh karenanya, adegan nangis tuh buat saya sangat privat. Dilakukan di ruang tertutup, di kamar yang gelap, dan tempat yang sunyi.

Saya pernah membaca postingan seorang teman yang bilang bahwa dalam mengekspos foto atau video orang itu ada etikanya. Jangan sampai kita menyebarkan video atau foto orang dalam keadaan terpuruknya. Misal foto dia pas sakit, foto orang pas sedih, foto orang pas lagi nangis, dan lain-lain. Karena pada hakikatnya setiap orang tak ingin memerlihatkan sisi-sisi terpuruk dalam hidupnya.

Kenapa orang nangis itu merasa malu? Toh, menangis itu bukans sesuatu yang memalukan. Itu memang manusiawi. Kalau pas sedih, terluka, gembira, wajar saja kalau kita nangis. Gak ada yang salah dengan menangis itu sendiri. Tapi yah balik lagi sih, pada dasarnya manusia ini ingin menyembunyikan lukanya agar tidak terekspos. Tak semua orang mau dikasihani dengan lukanya tersebut. Makanya mereka memilih untuk menyembunyikan kesedihannya itu.

Melihat orang memvidiokan diri sendiri pas lagi nangis, lalu menceritakan kesedihannya sendiri, lantas nangis sendiri pula, jujur saya menaruh rasa kagum yang terdalam. Saya sendiri bahkan tak punya nyali untuk melihat muka sendiri pas lagi gitu. Menurut saya ini kemampuan yang hanya dimiliki oleh mereka dengan jiwa-jiwa aktor di dalam dirinya. Kalau gak yah mungkin mereka ini orang-orang cakep dengan privilege yang tetap bisa tetap terlihat cakep meski sedang nangis sekali pun. Sungguh luar biasa.

BACA JUGA Semua Orang Akan Akrab dengan TikTok pada Waktunya dan tulisan Reni Soengkunie lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Mei 2020 oleh

Tags: konten menangismenangis di TikToktiktok
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Nggak Memberi Sontekan Itu Bukan Berarti Pelit, kalau Goblok Jangan Nyolot deh!

Nggak Memberi Sontekan Itu Bukan Berarti Pelit, kalau Goblok Jangan Nyolot deh!

29 Januari 2021
7 Cara FYP di TikTok, Dijamin Videomu Bakal Viral!

7 Cara FYP di TikTok, Dijamin Videomu Bakal Viral!

21 September 2023
Penjual Hape KW di TikTok Harus Dibasmi, Menyesatkan dan Bikin Orang Awam Tergiur dengan Kalimat Palsu yang Menipu

Penjual Hape KW di TikTok Harus Dibasmi, Menyesatkan dan Bikin Orang Awam Tergiur dengan Kalimat Palsu yang Menipu

24 September 2024
Sisi Seleb Tiktok Sisca Kohl yang Patut Kita Teladani terminal mojok

Jangan Melihat dari Satu Sisi Saja, Ada Juga kok Hal-hal yang Bisa Kita Teladani dari Seorang Sisca Kohl

5 April 2021
Cara Gampang Ajukan Pengembalian Dana di TikTok Shop Terminal Mojok

Cara Gampang Ajukan Pengembalian Dana di TikTok Shop

6 Januari 2023
Jasa Sleep Call Berbayar Solusi Praktis ‘Membunuh’ Kesepianmu Terminal Mojok

Jasa Sleep Call Berbayar: Solusi Praktis buat Kamu yang Kesepian

10 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit Mojok.co

Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit

27 April 2026
Mahasiswa Jurusan Sosiologi Nggak Perlu Iri dengan Jurusan Filsafat yang Kerennya Hanya Sesaat Mojok.co

Meskipun Prodi Sosiologi Tidak Relevan dengan Dunia Industri, Menghapusnya Hanya Akan Menghambat Kemajuan Bangsa Ini

30 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
4 Kelemahan Tinggal di Apartemen yang Nggak Tertera dalam Brosur Mojok.co

4 Kelemahan Tinggal di Apartemen yang Nggak Tertera dalam Brosur

2 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Harga yang Harus Dibayar dari Pembangunan di Papua: Hutan Rimbun Diratakan Alat Berat, Alam dan Masyarakat Adat Terancam
  • 8 Tuntutan “Jujur” Buruh di Mayday 2026: Ciptakan Lapangan Kerja, Kendalikan Dampai AI, hingga Lindungi Pekerja Platform Digital
  • Telepon dari Ibu bikin Saya Sadar, Kerja di Australia Tak Seindah Konten Medsos dan Bahagia Tak Melulu soal Gaji Ratusan Juta
  • Perburuan Burung Kicau untuk Penuhi Skena Kicau Mania Tinggi: Jawa Jadi Pasar Besar, Bisa Ancam Manusia dan Bumi
  • Ngasih Bintang 5 ke Driver Ojol meski Tidak Puas Tak Rugi-rugi Amat, Tega Hukum Bintang 1 bikin Sengsara Satu Keluarga
  • Bahaya Dolar ke Rupiah Makin Gila dan Tembus 17 Ribu, Lalu Menjadi Gambaran Negara Sakit yang Semakin Kritis, Masyarakat Kecil dan Perintis Perlahan Mati

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.