Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Yang Unik di Bojonegoro: Bahasa, Minyak, dan Masyarakat Samin

Nurul Lutviyah oleh Nurul Lutviyah
20 Mei 2020
A A
bojonegoro

Yang Unik di Bojonegoro: Bahasa, Minyak, dan Masyarakat Samin

Share on FacebookShare on Twitter

Bojonegoro merupakan salah satu kota atau kabupaten yang berada di paling barat di Jawa Timur. Kalian pasti berpikiran kok aneh banget namanya, lucu. Saya pun sebagai orang asli sini juga merasa begitu. Bojo adalah kosa kata dalam bahasa jawa yang artinya istri atau suami, sedangkan negoro artinya negara. Jadii, kalau diterjemakah ke Bahasa Indonesia, Bojonegoro adalah kota istrinya negara hehe. Lucu bukan?

Menurut sejarah, nama tersebut diambil karena dahulu kala ada sebuah kerajaan yang rajanya bernama Prabu Angling Dharma. Konon katanya Prabu Angling Dharma memiliki banyak istri. Karena hal tersebut banyak orang yang bilang kota ini adalah tempat istri-istrinya para raja.

Selain nama kota yang lucu. Kota ini terkenal dengan makanan khas daerahnya yaitu Ledre. Selain itu, Bojonegoro juga menyimpan banyak keunikan yang tidak diketahui oleh banyak orang. Salah satunya adalah orang Bojonegoro selalu dibilang orang paling medok di Jawa Timur.

Hal ini bagi saya sangat sahih, sebagai orang yang kuliah di luar kota, saya sering banget diomongin kayak gini, “Kamu pasti dari Bojonegoro ya? Kamu medok banget soalnya hehe.

Gara-gara anggapan kalau cah Bojonegoro pasti medok, kadang sebelum saya memperkenalkan asal kota saya, orang-orang sudah menabak duluan asal saya dari mana.

Tak hanya itu, orang-orang juga suka bilang kalau kosa kata orang Bojonegoro itu aneh. Dan tak jarang hal tersebut selalu jadi bahan bercandaan mereka.

Orang Bojonegoro memang mempunyai bahasa jawa khas daerah yang bisa dibilang unik dan beda dari kota-kota lainya di Jawa. Saking uniknya sampai banyak orang yang suka bingung saat mengobrol dengan kami orang Bojonegoro.

Salah satu kata paling hits dan terkenal yang biasa digunakan adalah kata “genyo”. “Genyo” adalah Bahasa khas dari Bojonegoro yang artinya kenapa. Kami memang sering banget mengucapkan kata-kata ini ketika berbicara satu sama lain. “Genyo nek aku cah Bojonegoro”, yang artinya “Emangnya kenapa kalau aku anak Bojonegoro?”. Kata “genyo” ini cuma ada di sini saja, jadinya kalau ngobrol sama orang jawa di luar Bojonegoro mereka pasti nggak akan ngerti.

Baca Juga:

Pengalaman Motoran Lamongan-Jogja: Mulai Jalur Rusak sampai Alas Ngawi yang Menghipnotis untuk Tidur Sesaat

4 Keistimewaan Bojonegoro di Mata Orang Blora yang Memantik Rasa Iri

Selain genyo, masih banyak kosa kata khas yang unik lainnya kayak leh, nem, cah, porak dan masih banyak lagi. Kosa kata ini bikin orang mikir dua kali untuk mengartikan apa yang dimaksud, yap, meskipun saat itu konteksnya lagi bicara dengan sesama orang Jawa.

Selain bahasanya yang unik, Bojonegoro juga punya banyak hal yang bikin kota ini istimewa. Salah satunya adalah minyak yang kami miliki. Kami adalah penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia. Makanya nggak heran kalau kota kami ini sering juga disebut sebagai kota minyak.

Ngomong-ngomong, Bojonegoro ini pernah digadang-gadang jadi kabupaten/kota penerima dana bagi hasil sumber daya alam (SDA) minyak bumi terbesar di Indonesia lho.

Tambang minyak salah satu bukti akan kekayaan Bumi Angling Dharma. Cadangan minyak yang kami miliki sebesar 450 juta barel dan dengan jumlah itu, pabrik minyak di sini mampu berproduksi hingga 200 ribu barel minyak per hari. Yang mana hasil minyak tersebut lebih tinggi dari kota-kota lainya di Indonesia.

Hal yang tak boleh dilupakan tentang keunikan kota ini adalah masyarakat nyamin. Bojonegoro memiliki suku yang masih mempertahankan budaya dan adat istiadat nenek moyang, suku tersebut di sebut Masyarakat Samin.

Mereka adalah figur atau tokoh yang berjuang menentang Kolonial Belanda dengan gerakan Khas yang di sebut Saminisme. Saminisme yang artinya sami-sami amin (bersama-sama).

Yang mana masyarakat suku nyamin masih menjujunjung tinggi dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan yang dilandasi kekuatan, kejujuran, kebersamaan, anti kekerasan dan kesederhanaan. Suku ini terletak di bagian baling barat kota Bojonegoro, tepatnya yaitu di Dusun Jipang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo.

Jadi bukan hanya terkenal medok tapi banyak hal yang unik yang tersimpan dan kami miliki. “Bojonegoro Matoh”.

BACA JUGA Kediri Bukan Hanya tentang Simpang Lima Gumul atau tulisan Nuru Lutviyah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Maret 2021 oleh

Tags: Bojonegorokota minyakmengenal bojonegoro
Nurul Lutviyah

Nurul Lutviyah

ArtikelTerkait

Kalau Ngomong Pakai Bahasa Jonegoroan, Kenapa Harus Diketawain?

Kalau Ngomong Pakai Bahasa Jonegoroan, Kenapa Harus Diketawain?

14 Desember 2019
Hal yang Bisa Dilakukan Orang Tua Ayu Ting Ting di Bojonegoro selain Labrak Hater terminal mojok.co

Hal yang Bisa Dilakukan Orang Tua Ayu Ting Ting di Bojonegoro selain Labrak Hater

4 Agustus 2021
Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten di Jawa Timur yang Sering Dilupakan (Unsplash)

Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten yang Sering Dilupakan

19 April 2023
Bus Bojonegoro–Ngawi, Bus Kualitas Seadanya, tapi Jadi Pilihan Terbaik untuk Menuju Yogyakarta

Bus Bojonegoro–Ngawi, Bus Kualitas Seadanya, tapi Jadi Pilihan Terbaik untuk Menuju Yogyakarta

23 Maret 2024
3 Hal yang Perlu Dipahami Orang Bojonegoro yang Hendak Merantau ke Kediri agar Mudah Beradaptasi

3 Hal yang Perlu Dipahami Orang Bojonegoro yang Hendak Merantau ke Kediri agar Mudah Beradaptasi

11 September 2023
Perjuangan Mahasiswa Tuban yang Harus Naik Kapal demi Kuliah: Berangkat Subuh dan Menerjang Banjir? Sudah Biasa stasiun sumberrejo bojonegoro

Perjuangan Mahasiswa Tuban yang Harus Naik Kapal demi Kuliah: Berangkat Subuh dan Menerjang Banjir? Sudah Biasa

22 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.