Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Alasan orang bermodal Rp100 miliar lebih baik buka usaha laundry saja daripada bisnis yang lagi viral

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
2 Agustus 2026
A A
Alasan orang bermodal Rp100 miliar lebih baik buka usaha laundry daripada bisnis yang lagi viral Mojok.co

Alasan orang bermodal Rp100 miliar lebih baik buka usaha laundry daripada bisnis yang lagi viral (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Seandainya ketiban rezeki duit Rp100 miliar, saya akan mendirikan usaha yang membosankan di mata sebagian orang. Saya nggak akan buka coffee shop estetik dengan tema Korea. Kalau uang yang entah muat ke dalam berapa banyak koper tersebut ada di tangan saya, saya akan memilih buka bisnis laundry.

Bisnis laundry mungkin tampak nggak keren disandingkan dengan bisnis-bisnis Gen-Z yang selalu up-to-date dengan tren. Namun, justru dari celah itu saya pengin mengembangkan usaha laundry.

ADVERTISEMENT

Bisnis yang berangkat dari sebuah tren di internet memang bagus. Kita memanfaatkan keengganan orang-orang ketinggalan zaman (re: memanfaatkan ke-FOMO-an mereka) untuk mendatangkan uang ke pundi-pundi kita. 

Sayangnya, tren ini cepat naiknya, cepat juga redupnya. Ketika muncul tren baru, tren yang lama akan langsung terkubur begitu saja. Risikonya terlalu besar, menurut saya ya.

Bisnis yang terdengar nggak keren, tapi dibutuhkan

Walau terdengar nggak keren, potensi usaha laundry memang lebih dibutuhkan. Nyaris tanpa harus promosi maupun riding the wave pada tren yang sedang naik daun, laundry tetap bisa mendatangkan pendapatan yang relatif stabil setiap hari.

Saya melihatnya begini. Semua orang pasti memakai baju. Baju harus dicuci kalau sudah digunakan. Ini kebutuhan dasar, kan? Dengan kata lain, permintaannya nyaris nggak pernah hilang. Tapi, nggak semua orang punya waktu untuk mencuci. 

Ada karyawan yang berangkat pagi-pagi dan baru pulang malam. Ada juga mahasiswa yang sibuk dengan kuliah, rapat, dan laprak. Atau keluarga pasien di rumah sakit yang nggak sempat bolak-balik rumah untuk ambil baju ganti yang baru. 

Dengan waktu luang yang terbatas, ditambah dengan gaya hidup masyarakat yang semakin praktis, laundry ini kemudian dibutuhkan. 

Baca Juga:

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

Pertemukan dengan duit Rp100 miliar, saya akan bangun usaha kue, laundry kiloan, dan toko buku

Laundry mungkin bukan bisnis dengan keuntungan besar per transaksi. Kekuatan bisnis laundry ada di volumenya. Para pelanggan, alias orang yang membutuhkan jasa laundry, datang terus dan transaksi terjadi tiap hari. Pelanggan yang puas akan kembali lagi dan jadi pelanggan tetap. Saya akan dapat keuntungan dari sini.

Aset utama bisnis laundry tahan lama. Saat membuka bisnis ini, saya akan beli mesin cuci komersial, mesin pengering, dan setrika uap yang bagus sekalian. 

Ya, meskipun peralatan pendukung bisnis ini memang mahal di awal, tapi saya akan cari yang dapat bertahan bertahun-tahun dengan perawatan rutin. Kalaupun ada kerusakan, sparepart mesin cuci cukup banyak dan teknisi pun mudah dicari. Saya nggak perlu beli sparepart impor sebagaimana mesin pabrik.

Membangun usaha laundry

Pada awal membuka bisnis laundry, saya pun belum membutuhkan karyawan dalam jumlah banyak. Untuk langkah awal, saya mungkin akan bikin laundry skala kecil terlebih dahulu dengan satu kasir dan dua operator. 

Setelah bisnis cukup berkembang, saya akan menambah opsi jasa kirim untuk pelanggan. Seperti yang saya sebutkan tadi, nggak semua orang punya waktu untuk mencuci. Ada pula orang yang mungkin nggak punya waktu untuk antar-jemput cuciannya. Maka saya akan membeli motor dan mempekerjakan kurir untuk tugas yang satu ini.

Strategi yang akan saya pakai agar bisnis berkembang adalah dengan membuka laundry di dekat pasar-pasar yang stabil, seperti dekat kampus, rumah sakit, atau kawasan kos. Nah, biaya sewa yang tinggi di kawasan “subur” inilah yang membuat saya akan membuka bisnis kecil-kecilan dulu.

Potensi pengembangan bisnis laundry tampaknya memang luas sekali. Bukan hanya menambah opsi jasa kirim, setelah bisnis yang saya miliki stabil, layanan bisa diperluas ke cuci sepatu, tas, boneka, dan karpet tanpa harus mengubah model bisnis secara drastis. Jadi, ekspansinya bisa besar banget.

Kalau saya dapat uang Rp100 miliar, saya akan memilih pilihan rasional untuk memutar uang. Nggak peduli tren TikTok, bisnis laundry ini akan selalu didatangi karena kebutuhan. Selagi orang-orang tetap butuh baju bersih, bisnis laundry akan tetap mendatangkan keuntungan.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Andai dapat rezeki nomplok Rp100 miliar, saya akan bangun sekolah yang kesejahteraan gurunya terjamin.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2026 oleh

Tags: binatubisnis laundryLaundrymodalusahausaha laundry
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

5 Tipe Orang yang Sebaiknya Jangan Menggunakan Laundry Self Service Mojok.co

3 Alasan Laundry Self Service Lebih Unggul daripada Laundry Kiloan

22 Agustus 2025
5 Usaha yang Sebaiknya Tidak Menggunakan Gerobak Partai Perindo Terminal Mojok

5 Usaha yang Sebaiknya Tidak Menggunakan Gerobak Partai Perindo

21 Januari 2023
4 Ide Usaha yang Cocok Dilakukan setelah Resign, Nggak Perlu Modal Mencekik dan Peluang Cuan Menarik Mojok.co

4 Ide Usaha yang Cocok Dilakukan Setelah Resign, Modal Nggak Mencekik dan Peluang Cuan Menarik

19 Juli 2024
5 Alasan Saya Lebih Memilih Mencuci Pakaian daripada Menyetrika, Pasti Anak Kos Banyak yang Relate! Mojok.co

5 Alasan Saya Lebih Memilih Mencuci Pakaian daripada Menyetrika, Pasti Anak Kos Banyak yang Relate!

14 Agustus 2024
Mitsubishi Colt T120SS, Mobil Kuat yang Bikin Usaha Lancar

Mitsubishi Colt T120SS, Mobil Kuat yang Bikin Usaha Lancar

3 September 2022
Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

29 Juli 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Setelah akad KPR rumah, saya baru sadar bahwa beli rumah bukannya jadi solusi, tapi justru jadi masalah baru

1 Agustus 2026
Sisi Gelap Pangalengan Bandung yang Katanya Indah bak Surga Dunia

Label wisata elit Pangalengan itu bualan, selama transportasi umumnya masih jalan di tempat

28 Juli 2026
Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang banjir di semarang

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

27 Juli 2026
Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.