Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
17 Juli 2026
A A
Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini (Dokumentasi Mojok)

Share on FacebookShare on Twitter

Jika ada satu kata paling tepat untuk mendeskripsikan Yamaha Aerox Alpha, kata tersebut adalah effortless.

Selama tiga hari membelah jalanan Jogja yang makin hari makin menyebalkan dengan Aerox Alpha, saya merasakan apa itu kecepatan, kelincahan, dan tenaga yang selama ini tidak saya dapatkan selama ini. Selama tiga hari ini juga, saya mempertanyakan keputusan hidup selama ini.

Sekitar 7 tahun lalu, saya tidak meminang Yamaha Aerox Alpha karena saat itu, motor tersebut belum keyless. Saya strict memilih motor dengan teknologi keyless karena saya sudah kehilangan motor dua kali. Tentu, keamanan adalah pilihan utama. Tapi kini, keputusan tersebut kok kayak keliru ya.

Apalagi Yamaha Aerox Alpha kini makin oke. Amat oke, malah. ia bukan motor yang tanpa kekurangan, tapi melihat segala yang ditawarkan, kayaknya kamu bakal oke-oke aja dengan kekurangannya. Ya seperti kita melihat pasangan kita lah. Pasti ada kurang sana-sini, tapi karena cinta, kau mau berkompromi.

Dengan mantap, saya bisa bilang, jika kamu punya uang cukup banyak, atau mau kredit dan mampu, belilah Aerox Alpha. Tak perlu lirik motor lain yang (kira-kira) sama di kelasnya. Sebab ya, tidak ada yang bisa setara.

Yamaha Aerox Alpha responsif, itu

Banyak yang menganggap Aerox Alpha itu motor jamet, dan saya agak setuju perkara ini. Tapi kita harus sepakat dulu sama definisi jamet yang sering dimelar-melarkan oleh orang-orang tergantung kepentingannya.

Kalau jamet yang dimaksud adalah orang Jawa dengan dandanan konyolnya, nanti dulu. Tapi kalau jamet perkara gaya berkendara yang sruntal-sruntul, saya agak setuju. Sebab, motor ini memang mendukungmu untuk ugal-ugalan.

Jangan marah dulu. Ada sebabnya saya bilang ini.

Baca Juga:

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

Yamaha Aerox Alpha ini motor yang amat responsif. Kamu tidak perlu jarak yang cukup panjang hanya untuk menyalip mobil di depanmu. Cukup betot gas sedikit lebih dalam, sedikit saja, kamu sudah bisa mendahului kendaraan di depanmu dengan amat effortless. Mengejar lampu hijau yang tersisa 10 detik amat mungkin. Meliuk-liuk dengan kecepatan yang stabil di jalanan kota bukanlah hal yang sulit.

Tak heran jika Yamaha Aerox Alpha benar-benar digandrungi anak muda zaman sekarang. Jiwa mereka masih begitu membara, adrenalin mengisi hari-hari mereka, tentu saja butuh motor yang sanggup memfasilitasi kegilaan mereka. Maka, jika kalian melihat ada anak muda ugal-ugalan dengan Aerox Alpha, pahami bahwa mereka sedang bertemu lawan yang sepadan.

Tentu saja itu tak bisa dibenarkan. Ugal-ugalan tak pernah ada justifikasinya. Tapi, ayolah, kalian pasti pernah muda. Saya saja yang sudah berumur seakan tertantang begitu merasakan betotan gasnya. Apalagi yang muda-muda ini, yang gampang panas bahkan untuk hal-hal yang tidak ada gunanya.

Meliuk di tengah lautan manusia

Yang bikin saya amat kesengsem sama Aerox Alpha, selain desainnya yang emang cakepnya bukan main, adalah bagaimana motor ini dengan mudah meliuk di antara lautan kendaraan.

Tidak bisa dimungkiri, kemacetan sudah tak bisa dihindari di kota mana pun. Apalagi Jogja, kota yang kemacetannya sebenarnya sudah di taraf tidak masuk akal. Kalian yang domisili Jakarta nggak usah mendang-mending, kotamu wis remuk, rasah golek konco.

Tapi dengan Yamaha Aerox Alpha, kemacetan seakan tidak jadi masalah yang berarti. Selama 3 hari ini, saya sengaja menemui kemacetan karena saya percaya, motor ini harusnya tidak ketemu masalah gara-gara tenaganya yang oke plus desainnya yang saya rasa benar-benar didesain untuk effortless dalam meliuk-liuk.

Yamaha Aerox Alpha (Dokumentasi Mojok)

Saya menantang kemacetan di Jalan Gejayan, Kentungan, lampu merah Ringroad Maguwo, Lippo, jalan Colombo, depan RS Hardjolukito, serta kemacetan mengular di sepanjang Ringroad dari Maguwo ke Sewon. Di jalan-jalan tersebut, saya berhasil melewati kemacetan dengan effortless. Saya bisa meliuk-liuk dengan mudah, tenaga tidak ngedrop, dan masih bisa dapat barisan depan di lampu merah tanpa melanggar marka.

Akselerasi Yamaha Aerox Alpha yang gila menyelesaikan semua

Pun keluar dari kekacauan setelah lampu hijau menyala terasa begitu mudah. Akselerasi yang gila dari Yamaha Aerox Alpha membuat saya dengan begitu mudah keluar dari karut-marut lalu lintas. Dalam waktu yang singkat, saya sudah meninggalkan lautan kendaraan hanya dengan betot gas yang tak begitu dalam. Tak sampai setengah gas, sudah melenggang tenang.

Kenapa bisa begitu? Ya apalagi kalau bukan teknologi Turbo yang tersemat pada Aerox. Di saat pabrikan lain menyematkan teknologi kayak gimmick, di Aerox Alpha, saya merasakannya langsung. Gas ngacir tanpa halangan.

Yang perlu saya apresiasi adalah, di kala momen saya harus menurunkan kecepatan dalam waktu yang cepat, motor ini tidak kehilangan kestabilannya. Di salah satu ringroad daerah selatan, ada pabrik semen atau apalah itu, yang bikin jalan sebelahnya penuh pasir. Saya tidak bisa mengerem, saya juga tidak mungkin membetot gas dalam, tapi motor ini tetap stabil, tidak limbung, bannya juga tidak selip.

Kalau saya boleh bilang, para pelaju Bantul ke Sleman, pertimbangkan untuk punya motor ini sih sebagai motor harian.

Riding position yang berbeda

Saya tidak mau panjang-panjang ngomongin desain Yamaha Aerox Alpha. Jawabannya sudah jelas, CAKEP.

Dari sisi mana pun, saya tidak merasa ada cela dalam desainnya. Motor ini saya kira memang didesain untuk memberikan kesan intimidatif, kuat, serta modern. Bagi saya, untuk era sekarang, tidak ada motor matic yang bisa menyaingi Aerox Alpha perkara desain. Nggak usah berusaha begitu keras untuk mendebat, memang motor mana yang bisa menyaingi?

Tampak dekat Aerox Alpha (Dokumentasi Mojok)

Lalu perkara riding position, nah ini, barulah kita bisa berdebat.

Saat mengendarai Aerox Alpha, saya jadi paham kenapa beberapa orang ragu untuk memilikinya. Bukan dalam sense yang buruk sih, lebih karena motor ini memang lebih tinggi ketimbang motor-motor yang lain. Untuk saya bertinggi 170 cm, yang lebih tinggi ketimbang rata-rata tinggi badan pria di Indonesia, saya masih menemui momen harus jinjit.

Riding position juga berbeda. Motor saya PCX 150, saya bisa santai sambil selonjoran dan getaran tetap tidak terasa. Aerox Alpha berbeda. Kamu tidak bisa selonjor, dan kamu tidak bisa posisi duduk santai. Motor ini “memaksamu” duduk tegap. Jika kalian terbiasa pake matic yang bisa kamu kendarai dengan posisi bungkuk karena kelewat lama di depan laptop dan tidak pernah olahraga, Aerox Alpha bakal bikin kaget.

Tapi posisi ini juga memberimu keunggulan, jarak pandangmu pada jalan lebih luas, lebih tinggi. Kamu bisa punya pandangan yang lebih proper saat berkendara.

Meski riding position-nya tak lazim, tak berarti tak nyaman lho ya. Semalam saya menggunakan motor ini dari Mbesi-Sewon PP, dalam keadaan saya sakit punggung parah. Sepanjang jalan, punggung saya tidak kesakitan sama sekali. Jadi ya, kalau untuk manusia kecetit macam saya aja aman, apalagi buat kalian berpunggung sehat.

Apakah harus beli Aerox Alpha?

Jawabannya adalah iya, bahkan jika kalian bukan anak muda, pekerja kantoran yang butuh bawa barang banyak, bapak-bapak, ibu-ibu, pokoknya segala kalangan bisa.

Motor ini memang kayak motor sport. Tapi cocok untuk kalian pejuang laju yang butuh motor yang bisa melawan kemacetan. Bagasinya yang luas jelas mengeliminasi ketakutan kalian akan bawa barang banyak, dan sudah saya buktikan. Joknya yang nyaman, tak akan menyiksa kalian selama di perjalanan.

Bagasi muat jersey, tumbler, sepatu bola (Dokumentasi Mojok)

Akselerasinya yang gila bisa mengantar kalian ke tujuan lebih cepat. Anak muda, pekerja kantoran, mahasiswa, siapa pun, saya kira butuh ini. Amat butuh, malah.

Kesimpulannya, motor ini amat layak untuk dipinang. Kekurangan tetap ada, tapi seperti yang saya bilang tadi, segala hal-hal yang bisa kita kompromikan, saya rasa tak perlu kita pikirkan kelewat lama.

Jadi, tak ada alasan lagi untuk berpikir dua kali jika kalian sudah kepincut dengan Aerox Alpha. Sikat saja. Tak perlu takut menyesal, karena ruang-ruang tersebut akan menghilang ketika kalian sudah ngebut.

Nah, kalau kalian tanya apakah saya bakal beli Aerox Alpha, penginnya sih gitu. Tapi, BPKB motor saya sedang ikut MPLS. Jadi, tunggu dia pintar dulu, baru saya jual, buat beli emas 74 kilo, eh, Yamaha Aerox Alpha.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Yamaha Aerox Alpha 2025, Matik Terbaik untuk Anak Muda dan Jawaban Terbaik dari Yamaha yang Menolak Tunduk pada Stigma Jamet yang Salah Alamat

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2026 oleh

Tags: review motor yamahareview yamaha aerox alphayamaha aeroxyamaha aerox alpha
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Jadi Motor Ojol, Cuma Bikin Resah Penumpang

24 Juni 2024
Aerox 155, Motor Yamaha Biasa yang Dibikin Luar Biasa oleh Sosial Media

Aerox 155, Motor Yamaha Biasa yang Dibikin Luar Biasa oleh Media Sosial

27 Agustus 2025
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

25 Januari 2024
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
Yamaha Aerox 155: Motor Nirfungsi yang Mahal dan Nggak Kencang-kencang Amat

Yamaha Aerox 155: Motor Nirfungsi yang Mahal dan Nggak Kencang-kencang Amat

20 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

16 Juli 2026
Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026
Menikmati hari Minggu di Sewon Alternatif wisata underrated Jogja (Unsplash)

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

12 Juli 2026
Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

11 Juli 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar madura

3 hal langka di Madura, tapi umum di Jogja, sudah seharusnya Madura belajar pada Jogja!

16 Juli 2026
Situbondo, Tempat Tinggal Terbaik dan Kota Sederhana yang Saking Sederhananya, Nggak Ada Apa-apa di Sini

Potensi Besar, Hasil Dipertanyakan: 3 Alasan Warga Situbondo Wajib Kecewa dengan Daerahnya yang Gitu-gitu Aja

13 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.