Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Aqnan Syandi Syahsena oleh Aqnan Syandi Syahsena
18 Februari 2026
A A
Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Share on FacebookShare on Twitter

Buat kamu yang belum tau Kabupaten Grobogan aku kasih gambaran. Kabupaten ini terletak di tengah-tengah Kabupaten/Kota Solo, Kudus, Pati, Demak, Sragen, Semarang, Boyolali dan Blora. Secara letak bisa dibilang strategis lah. Tapi Grobogan tidak terlalu familiar di telinga orang, yang sering disebut adalah Purwodadi. Kalo kamu tau Purwodadi, nah itu di dalam Grobogan. 

Sekarang kita kenalan dengan bupatinya. Namanya Setyo Hadi, nama yang cukup menggelitik di telinga masyarakat karena slogannya saat kampanye. Adik kandung dari bupati dua periode sebelumnya yaitu Sri Sumarni ini memiliki slogan yang cukup mudah diingat oleh masyarakat Grobogan,  “Mbangun Deso Noto Kutho” yang berarti bangun desa, menata kota.

Slogan yang cukup mewah, tapi realitasnya sih hanya “meh”.

Gimana tidak, sudah bertahun-tahun Grobogan dijuluki Jeglongan Sewu yang berarti Jalan Berlubang Seribu. Julukan itu sudah ada dari era kakaknya Sri sampai sekarang dipimpin adiknya, dan julukan tersebut ironisnya masih relevan sampai sekarang. Faktanya masih banyak jalan berlubang di Kabupaten ini.

Jangankan kok jalan berlubang, jalan tanah dan batu masih bisa kamu jumpai di daerah pedesaan. Ibarat kata kamu habis makan, tapi lewat jalan Grobogan, langsung kram ringan tuh perut gara-gara Jeglongan Sewu.

BACA JUGA: 3 Sisi Lain Grobogan yang Nggak Banyak Orang Tahu

Grobogan langganan banjir

Sekarang momok masyarakat Grobogan tidak hanya Jeglongan Sewu. Kabupaten ini juga langganan banjir setiap hujan deras melanda. Beberapa tahun belakangan, Kabupaten ini sering sekali dilanda banjir. Mirisnya selain melumpuhkan aktivitas warga, banjir ini biasanya mengakibatkan lumpuhnya jalur kereta api. Ya, bisa dibayangkan lah ya berapa kerugiannya. 

Banjir yang dialami Grobogan selalu sama yaitu karena jebolnya tanggul sungai. Pertanyaannya kok bisa terulang berulang kali? Di mana letak Mbangun Deso Noto Kutho-nya?

Baca Juga:

3 Sisi Lain Grobogan yang Nggak Banyak Orang Tahu

Sendang Keongan Mengubah Pandangan Saya tentang Wisata Grobogan yang Gitu-gitu Aja

Saya sampai terheran-heran setiap musim hujan selalu saja banjir dan ketika saya cek di berita pasti masalahnya sama yaitu jebolnya tanggul sungai. Sekarang nih, sampai tulisan ini saya tulis, ada 9 kecamatan di Grobogan yang terendam banjir. Yaitu Purwodadi, Karangrayung, Kedungjati, Tegowanu, Gubug, Geyer, Toroh, Pulokulon, Penawangan. 

Sembilan kecamatan terendam banjir itu bukan angka yang sedikit loh. Dengan mayoritas masyarakat Grobogan yang berprofesi sebagai petani, saya tidak bisa membayangkan betapa sedihnya mereka tidak jadi panen gara-gara tanggul sungai jebol dan mengakibatkan banjir. Ada momen yang sebenarnya bisa menjadi tamparan buat Bupati, pembaca bisa mengecek di Instagram @infogrobogan.id sekarang isinya rekaman banjir semua.

Seharusnya dari situ, Bupati sadar Mbangun Deso Noto Kutho yang digembar-gemborkan belum berhasil. Apalagi ada salah satu video yang memperlihatkan masyarakat bergotong-royong berupaya meninggikan tanggul sungai yang seharusnya tugas siapa.

BACA JUGA: 8 Kosakata Bahasa Jawa Orang Grobogan yang Nggak Dimengerti Orang Kudus, padahal Wilayahnya Tetanggaan

Ayolah, satset dikit

Sebagai putra daerah, saya resah dengan kejadian yang ada di Grobogan. Jeglongan Sewu sampai langganan banjir sesungguhnya tidak diinginkan oleh masyarakat Grobogan bahkan Bupatinya sekalipun. Tapi ayolah, Pak, satset, kakak Anda yang menjadi pendahulu Anda bisa dicontoh baiknya jikalau ada baiknya, dan bisa di buang buruknya.

Ya semoga Grobogan bisa segera membaik, Bupatinya bisa Mbangun Deso Noto Kutho. Kalau belum bisa, tugas saya sebagai masyarakatnya cuma bisa mengingatkan, walaupun mungkin beliau juga sudah diingatkan bupati pendahulunya alias kakak kandungnya. Mau bagaimanapun, Grobogan tidak punya laut, masa iya langganan banjir, malu dong sama tetangga.

Penulis: Aqnan Syandi Syahsena
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kabupaten Grobogan, Daerah yang Sama Sekali Nggak Terkenal, padahal Lumbung Pangan Nasional

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Februari 2026 oleh

Tags: banjir di groboganbupati groboganjalan berlubang di groboganjeglongan sewuKabupaten Grobogan
Aqnan Syandi Syahsena

Aqnan Syandi Syahsena

Anggota LPM Pabelan UMS. Suka bercerita dengan teman yang mau mendengarkan. Peduli dengan berbagai isu sekitar.

ArtikelTerkait

3 Sisi Lain Grobogan yang Nggak Banyak Orang Tahu

3 Sisi Lain Grobogan yang Nggak Banyak Orang Tahu

4 Desember 2025
Srumbung, Daerah Underrated di Kabupaten Magelang yang Cocok untuk Pencinta Slow Living

Srumbung, Daerah Underrated di Kabupaten Magelang yang Cocok untuk Pencinta Slow Living

19 September 2024
Sendang Keongan, Mengubah Pandangan Saya tentang Wisata Grobogan yang Gitu-gitu Aja

Sendang Keongan Mengubah Pandangan Saya tentang Wisata Grobogan yang Gitu-gitu Aja

23 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup 

13 Februari 2026
7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit Mojok.co

7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit

14 Februari 2026
Suzuki Address: Motor Matic yang Namanya Aneh dan Asing, tapi Nyaman Dikendarai Mojok.co

Suzuki Address: Motor Matic yang Namanya Aneh dan Asing, tapi Nyaman Dikendarai

13 Februari 2026
Wisata Wonosobo Enak Dinikmati, tapi Tidak untuk Ditinggali (Unsplashj)

5 Wisata Wonosobo Selain Dieng yang Tak Kalah Indah untuk Dinikmati, meski Nggak Enak untuk Ditinggali

14 Februari 2026
Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung

11 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Nasib Menjadi “Pendatang” di Jogja: Selalu Disalahkan Atas Masalah yang Terjadi, padahal Menjadi Sumber Penghasilan Para Akamsi
  • Berburu Lokasi Tarawih sesuai Ajaran Nahdlatul Ulama di Jogja, Jadi Obat Kerinduan Kampung Halaman di Pasuruan
  •  Kuliah di Universitas Terbuka (UT), Meski Diremehkan tapi bikin Gen Z Bersyukur karena Beri Jawaban Konkret untuk Kebutuhan
  • Tips 5 Persiapan bagi Orang yang Pertama Kali Mudik Naik Pesawat dan Dapat Promo Tiket Murah
  • Skripsi tentang Perumahan Rakyat di Belanda vs Indonesia bikin Saya Lulus dari UGM dengan Predikat Cumlaude
  • Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.