Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
9 Februari 2026
A A
13 Kosakata Bahasa Madura yang "Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar Mojok.co

13 Kosakata Bahasa Madura yang "Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Madura bisa dibilang adalah bahasa daerah paling sulit dipelajari. Sama seperti Bahasa Inggris, orang yang belajar Bahasa Madura sering kesulitan dalam menirukan bunyi yang tepat. Saking sulitnya, tak banyak orang yang berhasil mengucapkan salah satu tongue twister tersulit dari Bahasa Madura, yakni “bhâdhâ bhâddhâna baddhâ”.

Gimana kamu bisa tidak?

Nah, selain kalimat di atas, sebetulnya ada banyak kata dalam Bahasa Madura yang hampir memiliki bunyi yang sama. Kadang pula, orang yang baru belajar sering tertukar saat mengucapkan kalimat-kalimat ini. Berikut saya jelaskan beberapa kosakata tersebut dan bagaimana cara mengucapkannya dengan benar!

#1 Bhâjeng dan Bhâjâng

Bhâjeng memiliki arti rajin atau tekun. Huruf “e” pada kata tersebut bunyinya sama saat kita menyebut nama Ajeng. Lalu, Bhâjâng berarti salat atau sembahyang. Huruf “a” pada suku kata akhir berbunyi seperti bunyi “e” dalam kata jeruji.

#2 Bhâjhi’ dan Bâji’

Perbedaan dua kata itu hanya pada satu huruf “h”, sangat tipis. Walau secara susunan huruf tidak berbeda jauh, huruf “bh” pada bhâjhi’ dibunyikan secara berbeda, yakni dengan melemaskan bibir dan memperbanyak udara keluar dari mulut. Adapun arti bhâjhi adalah bayi, sementara bâji’ berarti jijik. 

Baca juga 4 Pandangan Norak Orang Luar Madura tentang Orang Madura yang Perlu Diluruskan.

#3 Rebbhâ dan Rebbâ

Rebbhâ dalam Bahasa Madura berarti rumput, sedangkan rebbâ berarti selametan. Sama dengan sebelumnya, perbedaan kedua ini berada di huruf “b” yang ditambah “h” dan tidak. Di Madura, rebbâ juga menjadi sebutan untuk bulan Sya’ban.

#4 Bhâuh dan Bâuh

Lagi-lagi, perbedaan dua kata Bahasa Madura ini  keduanya berada di penambahan ataupun tanpa “h” setelah huruf “b”. Walau perbedaanya tipis, arti dua kata ini begitu berbeda. Bhâuh artinya adalah bahu, sementara bâuh berarti bau. 

Baca Juga:

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

#5 Bhâddhâ dan Bâddhâ

Selain bhâdhâ (ada), bhâddhâna (wadanya), dan baddhâ’ (bedak), Bahasa Madura juga punya bâddhâ yang berarti sobek. Nah, keempat diksi ini sangat sulit dibedakan oleh orang yang baru belajar Bahasa Madura.

Baca juga Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

#6 Bhânyak dan Bânnyak

Bhânyak bermakna hewan angsa, sementara bânnyak artinya banyak. Sering saya tes teman saya yang dari luar Madura, mereka selalu kesulitan membedakan pengucapan dua kata dalam Bahasa Madura ini. Padahal perbedaannya hanya di huruf “h” dan dobel “n”.

#7 Bhâri’, Bâri’, dan Bârri’  

Dalam Bahasa Madura ada kata bhâri’ yang berarti masih terlalu pagi/siang/sore. Tergantung konteks waktu janjiannya. Sementara bâri’ artinya adalah kemarin. Orang dari luar Madura sering tertukar dengan dua kata ini. Lebih parahnya mereka sering menambahkan dobel “r” sehingga menjadi bârri’. Kalau  bârri’ artinya menjadi memberi. 

#8 Biddhâng dan Beddheng

Di Bahasa Madura, biddhâng merujuk pada air masak atau air yang sudah direbus. Huruf “a” dalam kata itu dibaca “e” seperti dalam kata jeruji. Sementara kata beddheng merujuk pada hitam pekat atau malam yang sangat gelap. Cara bacanya? Semua “e” pada kata ini dibaca selayaknya e dalam nama Ajeng.

#9 Ghâddhâng bik Geddhâng

Ghâddhâng merujuk pada anyaman bambu yang digunakan menampi beras. Ghâ dalam kata ghâddhâng dibaca “ge” seperti dalam kata “gerilya”. Kemudian, Geddhâng artinya adalah buah pisang. Bunyi “Ged” sama seperti bunyi “get” dalam Bahasa Jawa “saged”.

#10 Lambhâ’ dan Lambâ’

Lambhâ’ artinya adalah zaman dulu, sementara Lambâ’ artinya dermawan. Perbedaan keduanya hanya pada ada tidaknya huruf “h”, sementara bunyi katanya tidak jauh berbeda. 

#11 Rebbhuh dan Rebbhu’

Kata ini sebetulnya tidak terlalu sulit, tapi orang yang baru belajar sering tertukar. Kata di atas yang berakhiran “h” artinya adalah Rabu, sementara yang berakhiran koma atas artinya rebut.

#12 Ghâring bik Gerring

Dalam Bahasa Madura, ghâring artinya garing, sementara gerring artinya sakit parah atau mau sakaratul maut. “Ghâ” berbunyi “ge” seperti dalam kata gerilya. Sementara yang satunya seperti “e” dalam nama Ajeng. 

#13 Gânteng dan Gentèng

Ghânteng berarti ganteng atau tampan dan gentèng berarti genteng. Dua kata Bahasa Madura ini sangat sulit diucapkan secara berbeda oleh orang Madura. Untuk Gânteng, “gâ” dibaca seperti “ge” dalam gerilya. Sementara “teng” huruf “e” nya bunyi pada nama ajeng. Kemudian untuk gentèng, “ge” menggunakan “e” dalam nama Ajeng. Sementara yang “tèng”, “e” nya berbunyi “e” seperti dalam kata enteng.

Ya, itulah 13 kosakata Bahasa Madura yang paling sulit dibedakan oleh orang luar Madura. Bagaimana, apakah kalian bisa membedakannya? Akhir kata, selamat mencoba!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 9 Februari 2026 oleh

Tags: Bahasabahasa daerahbahasa indonesiabahasa maduramadura
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Hilangnya 9 Besi Penutup Got di Bangkalan Menegaskan kalau Orang Madura Memang Tak Layak Dibela

Hilangnya 9 Besi Penutup Got di Bangkalan Menegaskan kalau Orang Madura Memang Tak Layak Dibela

2 Agustus 2024
Jurusan Sastra Indonesia: Fakta dan Stereotip Goblok yang Disematkan kepada Mahasiswa Sasindo

Jurusan Sastra Indonesia: Fakta dan Stereotip Goblok yang Disematkan kepada Mahasiswa Sasindo

23 Oktober 2023
Repotnya Warga Kecamatan Pasongsongan Sumenep ketika Belanja Online, Perlu "Pindah" Kecamatan Dulu Mojok.co

Repotnya Warga Pasongsongan Sumenep ketika Belanja Online, Perlu “Pindah” Kecamatan Dulu

12 Januari 2024
Aturan Tidak Tertulis Belanja di Warung Madura yang Beda Jauh dengan Indomaret dan Alfamart Mojok.co

5 Kelakuan Pembeli yang Dibenci Penjaga Warung Madura

1 Juni 2025
Tempat Wisata Sumenep Madura Memang Indah, tapi Jangan Berekspektasi Terlalu Tinggi Mojok.co

Tempat Wisata Sumenep Madura Memang Indah, tapi Jangan Pasang Ekspektasi Terlalu Tinggi

4 Januari 2024
20 Kosakata Daerah Plat AG yang Wajib Dipahami Perantau biar Nggak Plonga-plongo Saat Diajak Ngobrol Warlok

20 Kosakata Daerah Plat AG yang Wajib Dipahami Perantau biar Nggak Plonga-plongo Saat Diajak Ngobrol Warlok

16 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Rumah Lelang Memang Murah, tapi Banyak Risiko Tersembunyi yang Membuntuti Mojok.co

Rumah Lelang Memang Murah, tapi Banyak Risiko Tersembunyi yang Membuntuti

9 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Siasat “Membunuh” Waktu Saat Kereta Api Berhenti Lama di Stasiun Cirebon Mojok.co

Siasat “Membunuh” Waktu Saat Kereta Api Berhenti Lama di Stasiun Cirebon

8 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.