Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

Wahyu Tri Utami oleh Wahyu Tri Utami
21 Januari 2026
A A
Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa (Malikpb via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Di Jogja, urusan kuliner legendaris itu sering kali bukan cuma soal rasa, tapi juga soal sikap hidup, salah satunya adalah Lupis Mbah Satinem. Sebuah lapak jajanan pasar yang sudah terkenal sejak lama, bahkan sebelum Netflix lewat Street Food Asia ikut-ikutan mempopulerkannya ke level internasional.

Di tempat ini, kamu bisa menemukan lupis dan cenil, jajanan pasar yang kelihatannya sederhana, tapi entah kenapa bisa membuat orang rela bangun pagi dan mengantre.

Sebagai kuliner legendaris, Lupis Mbah Satinem Jogja punya aturan-aturan tak tertulis yang pelan-pelan dipahami para pengunjungnya. Aturan ini tidak terpampang di spanduk, ataupun diumumkan lewat pengeras suara. Tapi kalau kamu melanggarnya, siap-siap saja mengalami kekecewaan yang sebenarnya bisa dihindari sejak awal.

Baca juga: 5 Jajanan Pasar Khas Jogja yang Mulai Langka dan Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup.

#1 Datang pagi hari, lebih pagi dari yang kamu kira

Peraturan pertama ini terdengar klise, tapi sering diremehkan. Lupis Mbah Satinem Jogja buka pukul 05.30 pagi sampai habis. Kata “habis” di sini penting, karena tidak berkaitan jam tutup yang menentukan, melainkan stok.

Banyak orang berpikir datang jam 6 pagi itu sudah sangat pagi. Padahal itu salah besar. Saya sendiri pernah datang sekitar pukul 05.50 dan sudah mendapatkan nomor antrean 16. Artinya, dalam waktu kurang dari setengah jam sejak buka, belasan orang sudah lebih dulu berdiri di sana dengan niat sarapan lupis.

Datang pagi bukan jaminan kamu langsung dilayani tanpa menunggu. Tapi datang kesiangan hampir pasti berarti pulang dengan tangan kosong atau setidaknya dengan wajah kecewa. Di sini, alarm subuh bukan cuma untuk ibadah, tapi juga untuk mencicipi Lupis Mbah Satinem Jogja yang legendaris itu.

#2 Jangan malu, langsung ambil nomor antrean begitu tiba di tempat jualan Lupis Mbah Satinem Jogja

Begitu sampai di lokasi, jangan bengong. Apalagi berdiri canggung sambil mengamati orang lain karena takut salah langkah. Peraturan kedua yang tidak tertulis tapi wajib dipatuhi adalah, langsung ambil nomor antrean di meja.

Baca Juga:

4 Ciri Tahu Gimbal Semarang yang Sudah Pasti Enak dan Tidak Mengecewakan Pembeli

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

Nomor antrean ini bukan pajangan ataupun properti estetik buat foto Instagram, melainkan sistem sederhana agar antrean tetap rapi dan tidak chaos. Semua orang patuh, dari bapak-bapak sampai wisatawan luar kota yang baru pertama kali datang.

Tidak perlu bertanya dulu, “Ini antreannya bagaimana, ya?” Ambil nomor, simpan baik-baik, lalu berdirilah dengan tenang. Percayalah, di Lupis Mbah Satinem Jogja, semua orang sudah paham peran masing-masing.

#3 Tinggalkan dulu QRIS, uang tunai nomor satu kalau beli Lupis Mbah Satinem Jogja

Di era ketika hampir semua warung punya QRIS, Lupis Mbah Satinem tetap setia pada cara lama dengan pembayaran tunai. Bukan sebagai bentuk perlawanan terhadap teknologi, tapi lebih ke konsistensi hidup sederhana.

Peraturan tidak tertulis ketiganya, pastikan kamu membawa uang cash. Jangan berharap bisa bayar pakai e-wallet, apalagi ngotot sambil bilang, “Sekarang kan zamannya cashless, Mbah.” Selain tidak sopan, juga tidak ada gunanya.

Harga jajanan Lupis Mbah Satinem Jogja memang relatif terjangkau, tapi tetap saja akan terasa menyebalkan kalau sudah antre pagi-pagi, lalu batal beli cuma karena tidak punya uang tunai. Jadi, siapkan receh dan kertas kecil sejak dari rumah.

Baca juga: Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg.

#4 Sekalian, jangan abaikan gudeg di sebelahnya

Peraturan keempat ini memang tidak berhubungan langsung dengan lupis, tapi sayang kalau dilewatkan. Di samping lapak Lupis Mbah Satinem Jogja, ada gudeg yang juga terkenal enak. Banyak orang datang awalnya cuma niat beli lupis, lalu pulang dengan tambahan sebungkus gudeg.

Ini semacam bonus tak tertulis bagi mereka yang sudah rela antre. Setelah perut dibuka dengan jajanan pasar manis, godaan gudeg hangat di sebelahnya sering kali terlalu sulit ditolak. Apalagi kalau kamu sudah terlanjur bangun pagi dan merasa layak memberi hadiah kecil pada diri sendiri.

Keempat aturan tidak tertulis ini pada akhirnya bukan untuk menyulitkan, tapi justru membantu kamu menikmati Lupis Mbah Satinem Jogja. Sederhana, manis, dan penuh cerita. Di Jogja, kuliner legendaris memang tidak pernah sekadar soal rasa. Ada ritual kecil yang menyertainya, dan di situlah kenikmatannya sering kali justru terasa paling lengkap.

Penulis: Wahyu Tri Utami
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2026 oleh

Tags: jajan pinggir jalanjajan tradisionaljajanan kaki limajajanan pasarlupislupis jogjalupis mbah satinemlupis mbah satinem jogjalupis satinem
Wahyu Tri Utami

Wahyu Tri Utami

Pembaca buku, penonton film, penulis konten. Sesekali jadi penyelam andal (di internet, bukan di air).

ArtikelTerkait

4 Ide Usaha yang Patut Dicoba Orang dengan UMR Jogja. Modal Suprit, Hasilnya Legit Mojok.co

4 Ide Usaha yang Patut Dicoba Orang dengan UMR Jogja. Modal Suprit, Hasilnya Legit

24 Juli 2024
4 Hal yang Jadi Pertimbangan Sebelum Beli Ayam Goreng Tepung Kaki Lima terminal mojok.co

4 Hal yang Jadi Pertimbangan Sebelum Beli Ayam Goreng Tepung Kaki Lima

22 Februari 2021
5 Rekomendasi Jajanan Pasar Favorit di Holland Bakery, Cocok Jadi Camilan maupun Buah Tangan Mojok.co

5 Rekomendasi Jajanan Pasar Favorit di Holland Bakery, Cocok Jadi Camilan maupun Buah Tangan

21 Juni 2025
4 Ciri Penjual Cilor Gulung yang Pasti Enak dan Bikin Ketagihan Mojok.co

4 Ciri Penjual Cilor Gulung yang Pasti Enak dan Bikin Ketagihan

12 November 2025
5 Jajanan Kaki Lima ala Warlok Semarang yang Bikin Betah Tinggal di Sana Mojok.co

5 Jajanan Kaki Lima ala Warlok Semarang yang Bikin Betah Tinggal di Sana

8 Oktober 2025
4 Ciri Tahu Gimbal Semarang yang Sudah Pasti Enak dan Tidak Mengecewakan Pembeli Mojok.co

4 Ciri Tahu Gimbal Semarang yang Sudah Pasti Enak dan Tidak Mengecewakan Pembeli

10 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Desa Penundan, Surga Dunia bagi Sopir Truk dan Bus yang Melewati Jalan Alas Roban Mojok.co

5 Larangan Tak Tertulis yang Wajib Dipatuhi Pengendara Saat Melintasi Alas Roban

10 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Karawang dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Pemda Sibuk Urusi Izin Investasi, tapi Lupa Menjaga Ekologi

Karawang dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Pemda Sibuk Urusi Izin Investasi, tapi Lupa Menjaga Ekologi

10 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Dicap Hobi Kuno, Bikin Kue Jadi Jalan Gen Z Jakarta Tetap Waras dari Beban Kerja Usai Ibu Tiada
  • Usia 30 Belum Punya Rp100 Juta Pertama: Nasib Sandwich Generation, Gaji Ludes di Tengah Bulan Tanpa Sempat Dinikmati, dan Tetap Dinyinyiri
  • Sesal Kerja Jadi Wartawan, Label Profesi Keren tapi Realitasnya Jadi Gembel dan Simbol Anak Gagal di Keluarga
  • Tabungan Itu Penting, Tapi Mahasiswa Jogja yang Masih Harus Gali Lubang Tutup Lubang Demi Makan Mana Bisa
  • Lulusan S2 di Jogja Memilih Jadi “Kicau Mania” karena Susah Dapat Kerja, Memelihara Burung Obat Stres Terbaik Saat Nganggur
  • Toilet Umum di Jakarta Jadi Tempat Cowok Tolol Numpang Masturbasi, Cuma karena Nonton Girl Band Idola dan Alasan Capek Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.