Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Dosa Penjual Gorengan yang Bikin Pembeli Kapok dan Trauma

Budi oleh Budi
8 Desember 2025
A A
4 Dosa Penjual Gorengan yang Bikin Orang Kapok dan Trauma Mojok.co

4 Dosa Penjual Gorengan yang Bikin Orang Kapok dan Trauma (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Gorengan jadi salah satu camilan favorit orang Indonesia. Nggak heran, penjual gorengan begitu mudah ditemukan di berbagai daerah. Lokasi terpencil pun ada penjual gorengan. 

Sayangnya, tidak semua penjual gorengan itu amanah. Demi mempertebal margin keuntungan mereka rela melakukan berbagai hal. Berikut ini beberapa “dosa” penjual gorengan tidak amanah untuk memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya: 

#1 Menggoreng ulang gorengan kemarin

Sekilas, gorengan kemarin tidak jauh berbeda dengan gorengan yang baru saja dimasak. Namun, apabila dicermati dengan seksama, gorengan kemarin jelas ada tanda-tandanya. Dari rasa berbeda, sama-sama renyah memang, tapi terasa kurang fresh. Sementara, dari segi warna, warnanya biasanya lebih gelap daripada gorengan yang baru saja dimasak. 

Kesalnya, para penjual biasanya tetap menjajakan dagangannya seolah-olah masih baru. Kalau penjual ingin menghemat modal, ya jangan sampai mengorbankan kepercayaan pelanggan dong.

#2 Tidak mengganti minyak

Sebagai pembeli, saya sebenarnya tidak berharap penjual mengganti minyak tiap menggoreng. Apalagi saya tahu, harga minyak itu nggak murah. Tapi, mbok ya jangan sampai warna minyaknya berubah jadi gelap seperti air got. Selain berbahaya bagi kesehatan, bukankah minyak yang sudah dipakai berkali-kali bisa merubah rasa dan tekstur dagangan?  

#3 Menggunakan plastik agar gorengan makin renyah

Percayalah, Ini bukan sekadar rumor. Sudah beberapa kali kejadian dan terbukti. Ada pedagang nakal yang memasukkan plastik minyak goreng curah (bungkus plastiknya) ke dalam wajan biar hasil gorengan semakin kriuk. Katanya biar renyahnya tahan lama. Entah siapa yang pertama kali menemukan ide ini, tapi sudah pasti dia layak mendapat dosa jariyah.

Gorengan memang jadi kriuk, tapi gimana nasib organ tubuh pembeli yang harus kerja lembur mengolah zat berbahaya?

#4 Menggunakan sarung tangan, tapi tetap memegang uang

Dosa ini cukup sering ditemui di penjual gorengan maupun pedagang makanan lain. Penjual memang memakai sarung tangan untuk terlihat higienis saat mengambil dan mengolah makanan. Namun, masalahnya, sarung tangan itu dipakai untuk mengambil gorengan sekaligus menerima uang dari pembeli. Padahal uang tunai, kan, benda yang paling banyak menyimpan kuman. Dan, ketika sarung tangan yang sama menyentuh uang, lalu kembali memegang makanan, standar kebersihan otomatis hilang dan fungsinya nggak ada lagi.

Baca Juga:

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

Ciri-ciri Gorengan Combro yang Sudah Pasti Enak Dimakan

#5 Kebersihan kurang diperhatikan

Kebersihan harusnya jadi faktor penting dalam usaha makanan, termasuk gorengan. Sayangnya, masih banyak penjual yang mengabaikan hal ini. Contoh yang sering ditemui, saat ada wajan yang jarang dicuci hingga berkerak, minyak yang penuh sisa remahan. Akibatnya, gorengan punya aroma dan rasa yang kurang sedap. 

Selain itu, ada juga pedagang yang berjualan terlalu dekat jalan raya tanpa penutup atau pelindung dari debu. Asap kendaraan, debu, dan kotoran bisa berterbangan dan mengenai dagangan secara langsung.

Dosa ini sebenarnya tak hanya merugikan pembeli, tetapi juga penjual sendiri dalam jangka panjang karena kualitas rasa menurun dan pelanggan bisa enggan kembali. Masalah kebersihan bukan berarti harus mahal. Membersihkan alat masak secara rutin, menutup makanan dengan tudung saji, mencuci peralatan setiap hari, dan mengelola minyak dengan baik adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan.

Itulah “dosa-dosa” yang sering saya temukan pada penjual gorengan. Dosa yang terdengar sepele memang, tapi bisa memengaruhi loyalitas pelanggan. Jadi buat para penjual yang masih melakukan praktik-praktik di atas, sebaiknya perlu segera diperbaiki.

Penulis: Budi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 4 Tipe Penjual Wedang Ronde Jogja yang Harus Dihindari karena Sudah Pasti Tidak Enak dan Membahayakan Kesehatan Pembeli.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 8 Desember 2025 oleh

Tags: camilangorenggorenganpenjualpenjual gorengan
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

7 Kasta Teratas Snack Keluaran Indomaret, Dijamin Nggak Kecewa Mojok,co

7 Kasta Teratas Snack Keluaran Indomaret, Dijamin Nggak Kecewa

8 Januari 2025
Buah Tidak Ditakdirkan Jadi Gorengan, Termasuk Pisang Goreng yang Katanya Camilan Terenak di Dunia

Buah Tidak Ditakdirkan Jadi Gorengan, Termasuk Pisang Goreng yang Katanya Camilan Terenak di Dunia

1 Juli 2025
Menjawab Pertanyaan Siapa yang Harus Bilang Terima Kasih_ Penjual Atau Pembeli_ terminal mojok

Menjawab Pertanyaan Siapa yang Harus Bilang Terima Kasih: Penjual Atau Pembeli?

19 September 2021
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/f/fa/Penjual_gorengan_Jakarta.JPG

Surat Protes untuk Para Penjual Gorengan Pinggir Jalan

6 April 2020
5 Camilan Private Label Alfamart Harga di Bawah Rp20 Ribuan yang Layak Dibeli Mojok.co

5 Camilan Private Label Alfamart Harga di Bawah Rp20 Ribu yang Layak Dibeli 

13 Januari 2026
Saya Mending Nggak Jadi Beli daripada Lihat Gorengan Dipegang dengan Tangan Kosong, Kebersihannya lho, Tolong!

Saya Mending Nggak Jadi Beli daripada Lihat Gorengan Dipegang dengan Tangan Kosong, Kebersihannya lho, Tolong!

4 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.