Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

4 Barang dan Jasa yang Seharusnya Dijual MR DIY, Bisa Bikin Pelanggan Makin Loyal dan Pesaing Ketar-Ketir

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
19 November 2025
A A
4 Barang dan Jasa yang Seharusnya Dijual MR DIY, Bisa Bikin Pelanggan Makin Loyal dan Pesaing Ketar-Ketir Mojok.co

4 Barang dan Jasa yang Seharusnya Dijual MR DIY, Bisa Bikin Pelanggan Makin Loyal dan Pesaing Ketar-Ketir (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Keberadaan MR DIY di dunia bisnis ritel patut diperhitungkan oleh pesaing-pesaingnya. Prinsipnya menjual aneka produk murah membuat pelanggan sering kalap ketika berbelanja. Tak ayal, MR DIY sukses menjadi gerai favorit bagi kaum mendang-mending. 

Akan tetapi, kalau mau diamati lebih teliti, MR DIY nggak punya segalanya seperti yang digaungkan jingle tokonya. Ada beberapa jenis barang dan jasa esensial yang justru absen di gerai mereka. Padahal, kalau produk-produk ini tersedia dengan harga khas MR DIY, bakal bikin pelanggan makin loyal dan kompetitor langsung panik. 

#1 MR DIY seharusnya menjual kopi siap saji

Kopi sudah jadi bagian tidak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat urban. Jadi, aneh rasanya kalau MR DIY, yang konon menjual hampir segalanya, mengabaikan kebutuhan booster kafein ini. Bayangkan saja, kalau tersedia layanan kopi siap saji yang harganya masuk akal, gerai MR DIY akan semakin dikerubuti.

Efeknya, orang jadi betah nongkrong dan ngopi sejenak sebelum atau sesudah belanja. Apalagi, gerai yang ramai biasanya semakin menarik perhatian orang lain untuk masuk. 

#2 Pijat refleksi kilat jadi solusi relaksasi murah dan cepat

Siapa bilang layanan pijat hanya bisa dicari di spa mahal atau salon mewah? Kebutuhan refleksi cepat itu sangat tinggi. Terutama, di tengah hiruk pikuk pusat perbelanjaan.

Memang, di mal sudah banyak kursi pijat otomatis. Namun, jujur saja, rasanya tetap saja beda antara pijatan mesin dengan sentuhan terapis sungguhan. Dan, inilah celah cuan yang sempurna bagi MR DIY.

Akan sangat asyik rasanya kalau MR DIY menyediakan layanan pijat refleksi express dengan harga, yang tentu saja, price-range khas MR DIY. Layanan ini dijamin akan jadi idola bapak-bapak yang terpaksa menemani istrinya belanja dan nggak ngerti esensi beli printilan lucu nan murah meriah di MR DIY. Sambil menunggu istri menimbang dan membandingkan harga yang mungkin nggak jauh beda, mereka bisa santai sembari mendapatkan relaksasi kilat. Ini jelas pilihan yang lebih baik ketimbang terus ngomel karena kelamaan mengekor sana-sini.

#3 Jasa perakitan dan pembersihan alat rumah tangga itu wajib ada di MR DIY

MR DIY sudah dikenal sebagai gudangnya alat rumah tangga yang harganya nggak bikin jantungan. Nah, inilah peluang yang seharusnya mereka manfaatkan. Kehadiran jasa tambahan untuk merakit dan membersihkan alat rumah tangga mestinya bisa jadi ekspansi pendapatan yang mendulang cuan.

Baca Juga:

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Lebih mantap lagi kalau MR DIY punya aplikasi khusus untuk mengakomodasi layanan ini sehingga pelanggan bisa langsung klik jasa yang dimau dari rumah. Misalnya, pemesanan jasa pembersihan kompor, aquarium, atau tandon air. Jasa seperti ini pasti akan dibutuhkan dan disukai ibu-ibu yang ingin rumah tetap bersih tapi nggak punya cukup waktu dan tenaga buat eksekusi sendiri.

#4 Percetakan mandiri jadi penolong banyak orang

Salah satu inovasi yang seharusnya ada di MR DIY, tapi belum eksis adalah layanan percetakan mandiri. Ide ini dijamin akan menjadi favorit banyak orang dan penolong di saat-saat genting. Coba saja, betapa praktisnya bisa mencetak foto, tiket, atau dokumen yang bersifat mendesak tanpa harus keliling mencari tempat fotokopian.

Modelnya dibuat persis seperti mesin self-service pada umumnya sehingga pelanggan yang datang bisa langsung mengoperasikannya sendiri di mesin yang tersedia. Koneksinya bisa diatur melalui kode unik, bluetooth, atau diska lepas. Jadi, kerahasiaan dokumen konsumen bisa lebih terjaga dan nggak perlu takut data pribadi diintip operator.

MR DIY memang sudah menjadi benchmark bagi toko serba ada yang menawarkan harga miring. Namun, tentu saja akan selalu ada yang kurang di mata orang. Sederet barang dan jasa tadi adalah bukti nyata bahwa MR. DIY masih punya PR besar jika ingin benar-benar mengklaim diri sebagai toko yang mengusung slogan “ini ada, itu ada”.

Seandainya MR DIY berani menyajikan empat barang dan jasa tersebut dengan harga khas mereka, saya yakin bukan hanya volume penjualan yang meroket gila-gilaan. Citra merek mereka sebagai solusi tunggal bagi segala kebutuhan akan semakin bercokol di benak konsumen. Sebab, cuan besar itu sering kali tersembunyi di barang atau jasa yang kelihatannya sepele, tapi paling dicari oleh banyak orang.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Dosa MR DIY yang Nggak Bisa Diampuni, Bikin Pelanggan Kapok Datang Lagi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 November 2025 oleh

Tags: baranggaraijasaMalMR DIYtempat belanja
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

Delta Plaza Surabaya, Mall Sejuta Umat di Surabaya Mengalahkan Royal Plaza dan BG Junction

Delta Plaza Surabaya, Mall Sejuta Umat di Surabaya Mengalahkan Royal Plaza dan BG Junction

30 November 2023
gaji profesional professional fee mojok

Memahami Etika Professional Fee agar Tidak Sembarang dalam Menawar Harga

13 Desember 2020
9 Produk Skincare di Indomaret yang Cocok untuk Remaja

Meski Harganya Mahal, Kita Wajib Bersyukur 5 Barang Ini Dijual di Indomaret

31 Juli 2022
5 Hal yang Harus Kamu Lakukan Ketika Menemukan Barang di Jepang

5 Hal yang Harus Kamu Lakukan Ketika Menemukan Barang di Jepang

30 April 2023
Roti'O Sahabat Setia Pelancong Low Budget seperti Saya terminal mojok

Roti’O, Sahabat Setia Pelancong Low Budget

3 Juli 2021
3 Jasa Unik yang Tidak Saya Sangka Dijual di Threads, dari Jaga Orang Sakit sampai Gendong Anak

3 Jasa Unik yang Tidak Saya Sangka Dijual di Threads, dari Jaga Orang Sakit sampai Gendong Anak

17 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

1 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua
  • Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali
  • Gaya Hidup Pemuda di Desa Saat Ini bikin Kaget: Habiskan Gaji Kecil buat Ikuti Tren Orang Kaya, Target Kerja Sebatas buat Beli iPhone Lalu Resign
  • Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup
  • Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung
  • Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.