Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Bukit FTI, Kelebihan UKSW Salatiga yang Tak Tercatat di Brosur Kampus

Imam Dwi Widiantoro oleh Imam Dwi Widiantoro
17 Juni 2025
A A
Bukit FTI, Kelebihan UKSW Salatiga yang Tak Tercatat di Brosur Kampus

Bukit FTI, Kelebihan UKSW Salatiga yang Tak Tercatat di Brosur Kampus (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kamu mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, khususnya mahasiswa jurusan Informatika, Sistem Informasi, atau siapa pun yang sering bolak-balik Blotongan, kemungkinan besar kamu pernah mendengar atau bahkan nongkrong di tempat sakral ini, Bukit FTI. Bukit FTI adalah sebuah tempat di belakang Fakultas Teknologi Informasi UKSW yang katanya sih biasa-biasa aja, tapi begitu matahari mulai condong ke barat, tempat ini menjelma jadi spot healing paling hakiki se-Salatiga.

Jangan bayangkan bukit yang tinggi menjulang dengan rerumputan Swiss dan suara gemericik air kayak di film-film Studio Ghibli. Bukit FTI itu ya bukit. Kecil, sepi, dan kadang agak jomplang tanahnya, tapi justru itu daya tariknya.

Tempat ini seperti cinta pertama yang tak sempurna, tapi meninggalkan kesan mendalam. Kalau kamu jeli dan datang di waktu yang tepat, pemandangan senja di sini bisa bikin kamu mempertimbangkan kembali hubungan toksik yang selama ini kamu bela-belain.

Bukit FTI, spot terbaik untuk merenung di kampus UKSW Salatiga

Waktu terbaik untuk ke Bukit FTI adalah jam 5 sore lewat dikit. Saya nggak menyarankan kamu datang terlalu awal ke sini karena biasanya masih panas. Tapi menjelang sore, begitu matahari mulai turun pelan ke arah barat, langit di atas Blotongan bakal berubah jadi panggung seni dadakan.

Pemandangan langit dari Bukit FTI akan berubah. Warna oranye, merah muda, dan ungu bercampur aduk kayak hasil karya cat air anak TK yang niat. Ini bukan hasil filter Instagram atau preset Lightroom, ya, ini beneran lukisan alam. Matahari tenggelam di ujung barisan pepohonan, siluet perumahan warga, dan Gunung Merbabu yang muncul malu-malu, semua menyatu dalam simfoni visual yang nyaris bikin kamu lupa kalau kamu belum bayar uang semester ini.

Di Bukit FTI UKSW Salatiga, kamu nggak cuma duduk menatap langit. Kamu bisa membawa teman ke sini buat ngobrol apa pun. Soal skripsi, cinta yang kandas, atau bahkan dosen yang hobinya ghosting revisi.

Kalau nggak bawa teman pun nggak masalah karena tempat ini juga cocok buat menyendiri. Kamu bisa duduk diam, pasang headset, memutar lagu Pamungkas atau Banda Neira, lalu mulai mikir, “Sebenernya aku ini maunya apa, sih?”

Kadang kamu bakal melihat mahasiswa duduk sendiri di sini bawa kopi dari belakang kampus UKSW Salatiga bawah yang terkenal murah, sambil buka laptop dan ngerjain tugas. Tapi percaya deh, tugasnya nggak bakal kelar. Soalnya suasana senja di sini terlalu syahdu untuk dipakai mikir logika pemrograman.

Baca Juga:

4 Hal yang Membuat Orang Salatiga seperti Saya Kaget ketika Hidup di Solo

Jalan Monginsidi, Jalan Braganya Salatiga: Ikonik dan Nggak Kalah Cantik

Bukit FTI juga sering jadi tempat PDKT diam-diam. Ada yang akhirnya jadian, tapi banyak juga yang bubaran pas UTS tiba.

Jadi poin plus meski tak masuk brosur kampus

Meski tak masuk dalam brosur kampus, Bukit FTI adalah salah satu kebanggaan UKSW Salatiga. Akses ke tempat ini juga gampang tapi nggak banyak yang tahu. Kamu tinggal masuk lewat jalan ke Fakultas Teknologi Informasi UKSW di Jalan Dr. O. Notohamidjojo, nah, di situlah surga kecil ini berada.

Lantaran letaknya agak nyempil dan minim papan petunjuk, Bukit FTI sering luput dari peta wisata Salatiga. Tapi justru itu keuntungannya. Tempat ini masih sepi, belum banyak dirusak tangan-tangan kreatif yang suka bikin konten sok estetis tapi buang sampah sembarangan.

Bukit FTI mungkin bukan tempat wisata mainstream. Nggak ada tiket masuk, nggak ada warung, apalagi tempat parkir proper. Tetapi justru kesederhanaan itulah yang membuat bukit ini memesona. Di tengah rutinitas kuliah, tugas, dan realitas hidup anak kos yang kadang lebih pahit dari kopi tanpa gula, Bukit FTI hadir sebagai pengingat bahwa bahagia itu sederhana. Cukup duduk, tarik napas, dan melihat matahari pulang kerja.

Kalau kehidupan kuliahmu sedang terasa berat-beratnya, kamu bisa ke sini. Siapa tahu kamu akan menemukan ketenangan di sini. Atau malah ketemu jodoh…? Siapa tahu. Namanya juga usaha.

Kalau mau ke Bukit FTI, jangan lupa bawa alas duduk biar nggak digigit semut. Bawa camilan dan minum juga biar nggak kehausan dan kelaparan. Terus, bawa kembali sampahmu dan buang pada tempatnya. Sunset boleh indah, tapi kalau lingkungannya jorok, ya batal romantisnya…

Penulis: Imam Dwi Widiantoro
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Membayangkan Salatiga Tanpa UKSW: Hanya Jadi Kota Pensiunan yang Sepi, Perekonomian Warga Setempat Lesu.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2025 oleh

Tags: bukit ftiSalatigaUKSWuksw salatiga
Imam Dwi Widiantoro

Imam Dwi Widiantoro

Berbagi cerita, siapa tau bisa umroh.

ArtikelTerkait

Kopi Keliling Salatiga: Semua Jualan Kopi, tapi Nggak Ada yang Sepi

Kopi Keliling Salatiga: Semua Jualan Kopi, tapi Nggak Ada yang Sepi

16 Juni 2025
Menjadi Warga Kabupaten Semarang Nggak Mudah, Hanya Orang Tangguh yang Sanggup Tinggal di Sana

Menjadi Warga Kabupaten Semarang Nggak Mudah, Hanya Orang Tangguh yang Sanggup Tinggal di Sana

16 Oktober 2023
Kecap Manis Legendaris Asal Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup

Kecap Manis Legendaris Asal Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup

28 Desember 2023
Salatiga, Kota Paling Toleran se-Indonesia (unsplash)

Salatiga, Kota Paling Toleran se-Indonesia. Ah, Biasa Saja kata Warganya karena Toleransi Sudah Menjadi DNA di Salatiga!

2 Juni 2025
Kopeng, Daerah di Jawa Tengah yang Sering Dikira Ada di Salatiga, padahal Bagian dari Kabupaten Semarang

Kopeng, Daerah di Jawa Tengah yang Sering Dikira Ada di Salatiga, padahal Bagian dari Kabupaten Semarang

27 April 2025
4 Oleh-oleh Salatiga yang Sering Diabaikan Wisatawan, padahal Sangat Khas dan Layak Jadi Buah Tangan Mojok.co

4 Oleh-oleh Salatiga yang Sering Diabaikan Wisatawan, padahal Sangat Khas dan Layak Jadi Buah Tangan

26 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

27 Januari 2026
Tiga Tradisi Madura yang Melibakan Sapi Selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, Biar Obrolan Nggak Itu-Itu Aja

4 Pandangan Norak Orang Luar Madura tentang Orang Madura yang Perlu Diluruskan

29 Januari 2026
Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan Padahal Tarif Mahal, Bukan Bebas Hambatan Malah Jadi Terhambat

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

30 Januari 2026
Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

28 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.