Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Sisi Gelap Susanti dalam Serial Upin Ipin yang Nggak Disadari Penonton

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
5 April 2025
A A
3 Sisi Gelap Susanti dalam Serial Upin Ipin yang Nggak Disadari Penonton

3 Sisi Gelap Susanti dalam Serial Upin Ipin yang Nggak Disadari Penonton (YouTube Les' Copaque)

Share on FacebookShare on Twitter

Susanti adalah karakter yang menarik dalam serial animasi Upin Ipin. Dia adalah satu-satunya karakter berkebangsaan Indonesia. Keberadaan Susanti sekaligus membawa pesan harmonisasi hubungan antara Indonesia dan Malaysia. Lagi pula Indonesia sudah menyumbang banyak jumlah penonton bagi serial Upin dan Ipin. Nggak apa-apa dong kalau nyempil satu karakter orang Indonesia dalam cerita.

Di antara kawan-kawan sebayanya, Susanti tergolong memiliki perangai paling anteng. Dia nggak pernah usil seperti Upin dan Ipin. Lidahnya nggak tajam seperti Fizi. Walaupun sama-sama perempuan, dia juga nggak baperan dan suka ngambek seperti Mei Mei.

Susanti juga cukup peka dan nggak jaim seperti Mail. Bahkan meskipun memiliki barang mahal seperti kamera, dia nggak suka pamer layaknya Ehsan. Pokoknya Susanti dalam serial Upin Ipin ini cocok dinobatkan sebagai sosok anak kecil idaman para kakak dan orang tua nggak merepotkan dan minim drama.

Akan tetapi di balik karakternya yang mengagumkan itu, ada beberapa sisi gelap Susanti yang nggak disadari penonton. Misalnya seperti tiga sifat ini.

#1 Susanti dalam serial Upin Ipin terlalu sering mengalah, padahal itu bukanlah hal yang baik

Ingat serial Upin Ipin episode Temanku Susanti yang mengisahkan rencana kepindahan Susanti ke Indonesia? Episode tersebut sempat membuat penonton ikut sedih kehilangan Susanti. Yah, walaupun ujung-ujungnya Susanti nggak jadi pindah, sih.

Namun penggambaran Susanti yang kesulitan mengabarkan kepindahannya pada teman-temannya gara-gara dipotong mulu sangatlah menyedihkan. Bayangkan kamu adalah pendengar setia ketika temanmu berbicara, tapi giliran kamu yang ngomong malah nggak didengar. Padahal berita yang mau disampaikan Susanti amatlah penting. Apalagi teman-temannya yang nggak peka itu malah menyalahkan Susanti seolah dia nggak mau ngasih kabar lebih awal.

Dari episode Upin Ipin ini kita bisa mengambil pelajaran bahwa nggak baik terus-menerus mengalah seperti Susanti. Kebanyakan mengalah bisa membuat orang menganggap kita mudah diinjak-injak. Kita harus lebih tegas menyampaikan apa yang kita rasakan dan kita pikirkan. Jangan sampai kita menunda berbicara dan berujung memendam perasaan sendirian hanya karena terus menerus dipotong teman. Ingat, lho, memendam perasaan itu berdampak buruk bagi kesehatan.

Baca halaman selanjutnya: Terpaku pada satu orang teman bikin seseorang nggak berkembang…

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 April 2025 oleh

Tags: highlightserial Upin IpinSusantisusanti upin ipinupin-ipin
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

Membayangkan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Mengisi Jabatan Menteri di Kabinet Merah Putih

Membayangkan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Mengisi Jabatan Menteri di Kabinet Merah Putih

25 Oktober 2024
Sisi Gelap Tadika Mesra, Sekolahnya Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Mojok.co

Sisi Gelap Tadika Mesra, Sekolahnya Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh

12 Oktober 2024
Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026
UIN Salatiga Menyimpan Salah Paham yang Menyesatkan (Unsplash)

UIN Salatiga Menyimpan Salah Paham yang Menyesatkan

3 Januari 2024
10 Rekomendasi Kuliner di Kampung Durian Runtuh Upin & Ipin Terminal Mojok.co

10 Rekomendasi Kuliner di Kampung Durian Runtuh Upin & Ipin

22 Maret 2022
Enaknya Jadi Alumni UNY: Nggak Ada yang Bisa Dibanggakan, Nggak Ada Beban

Enaknya Jadi Alumni UNY: Nggak Ada yang Bisa Dibanggakan, Nggak Ada Beban

1 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026
Saya Pernah Kesal karena Dosen Slow Respon WA, Sampai Akhirnya Jadi Dosen Mojok.co

Pernah Benci Dosen yang Slow Respon Balas WhatsApp, Kini Saya Mengerti

22 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Sentolo Kulon Progo Banyak Berubah dan Warlok Kebagian Jadi Penonton Aja Mojok.co

Sentolo Kulon Progo Banyak Berubah dan Warlok Kebagian Jadi Penonton Aja 

22 Mei 2026
Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri, alias Menyulitkan Diri Sendiri!

Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri

20 Mei 2026
Jogja Aneh, Membiarkan Tukang Becak Mati dalam Kemiskinan (Unsplash)

Dosa Jogja kepada Tukang Becak Tradisional: Becaknya Dianggap Warisan Budaya, tapi Pengemudinya Dibiarkan Menua, Lalu Mati dalam Kemiskinan

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.