Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sisi Gelap Magelang yang Tidak Disadari Banyak Orang

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
17 Januari 2025
A A
Sisi Gelap Magelang yang Tidak Disadari Banyak Orang

Sisi Gelap Magelang yang Tidak Disadari Banyak Orang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Magelang disebut-sebut sebagai salah satu tempat pensiun sekaligus slow living terbaik di Jawa Tengah. Pemandangannya terkenal indah, fasilitasnya cukup lengkap, daerahnya bersih, dan letaknya strategis. Banyak orang yang kemudian bercita-cita tinggal dan menghabiskan masa tua di sini. 

Sebagai orang yang tinggal di Magelang, bagian kabupaten tepatnya, saya mengamini cita-cita banyak orang tersebut. Harus diakui, tinggal di Magelang memang menyenangkan. Akan tetapi tak ada gading yang tak retak, begitu pula dengan Magelang. Meski terlihat nyaman dan indah, ada sisi gelap Magelang yang mungkin tak disadari banyak orang.

Magelang mulai padat dan macet

Sisi gelap pertama Magelang yang mungkin tak disadari banyak orang adalah macet. Saya sendiri baru menyadari hal ini beberapa minggu lalu. Jadi ceritanya waktu itu saya WFA dan memutuskan untuk bekerja dari Magelang kota. Saya berangkat dari Muntilan pagi hari sekitar jam 7 menuju sekitaran kampus Untidar untuk mencari kafe atau co-working space. 

Saya cukup kaget begitu menyadari kalau jalanan Magelang di pagi hari cukup padat. Banyak kendaraan, khususnya sepeda motor, tumpah ruah di jalan. Padahal dulu seingat saya, jalanan Magelang lebih lengang. Beberapa titik macet juga mulai terlihat, biasanya berada di pertigaan atau perempatan yang menjadi titik temu beberapa jalan. 

Memang macet di sini nggak sepanjang dan se-chaos di kota besar macam Jakarta, tapi cukup bikin saya syok. Apanya yang slow living kalau kondisi jalannya sebelas dua belas sama kota besar begini?

Sebenarnya jalanan Magelang yang mulai padat dan macet ini bukan tanpa alasan. Selain beberapa tahun terakhir menjadi tempat tujuan untuk pensiun, daerah ini juga terkenal akan pendidikannya.

Ada Akademi Militer yang tiap tahunnya menerima ratusan taruna untuk menempuh pendidikan di sini. Belum lagi di sini juga ada satu-satunya kampus negeri di Karesidenan Kedu, Untidar, yang menerima ribuan mahasiswa baru tiap tahun. Tahun lalu saja, mengutip dari website resmi Untidar, kampus ini menerima sekitar 3.880 mahasiswa baru. Itu baru dari dua kampus, padahal di Magelang ada beberapa kampus dan politeknik lainnya yang juga menerima mahasiswa baru tiap tahun.

Kebayang kan kalau semua mahasiswa baru itu membawa kendaraan ke kampus, atau paling nggak setengahnya deh naik kendaraan pribadi ke kampus. Apa nggak bikin jalanan jadi padat dan macet?

Baca Juga:

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

Masih ada jalan rusak yang luput dari perhatian

Selanjutnya, sisi gelap Magelang yang mungkin tak disadari banyak orang adalah masih ada jalan rusak. Iya, masih ada jalan rusak, Gaes. Kalau di daerah kota, mungkin kita jarang menemukan jalan rusak, bergelombang, bolong, berpasir, atau berbatu, ya. Tapi, kalau kalian main ke wilayah kabupaten kalian bakal menemukan jalan yang demikian.

Beberapa waktu lalu saya sempat menuliskan soal Kecamatan Srumbung yang layak mendapat predikat kecamatan paling menyedihkan. Salah satu alasannya karena jalan di sana kondisinya begitu memprihatinkan. Jalan rusak bertahun-tahun tapi luput dari perhatian Pemkab. 

Baca halaman selanjutnya: Minim lampu …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 18 Januari 2025 oleh

Tags: kabupaten magelangKota Magelangmagelang
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Redaktur Terminal Mojok yang suka nonton drama Korea.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Dimiliki Magelang dan Nggak Bisa Saya Jumpai di Semarang

5 Hal yang Dimiliki Magelang dan Nggak Bisa Saya Jumpai di Semarang

29 Oktober 2025
Salah satu spot wisata di Air Terjun Kedung Kayang Magelang (Doc/Dhimas Muhammad Yasin)

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Wisata ke Air Terjun Kedung Kayang Magelang

11 Desember 2022
Magelang yang Menyenangkan, Sekaligus Mengecewakan (Unsplash)

Magelang yang Menyenangkan, Sekaligus Mengecewakan

12 November 2023
Mengungkap Budaya Kental Mahasiswa Asal Magelang_ Pulang terminal mojok

Mengungkap Budaya Kental Mahasiswa Asal Magelang: Pulang

5 Oktober 2021
3 Pasar di Magelang yang Ramainya Mengalahkan Mal Saat Hari Pasaran

3 Pasar di Magelang yang Ramainya Mengalahkan Mal Saat Hari Pasaran

4 Januari 2025
Ini yang Akan Terjadi Seandainya Artos Nggak Ada di Magelang

Ini yang Akan Terjadi Seandainya Artos Nggak Ada di Magelang

6 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan  Terminal

Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan 

8 Juni 2026
Pustakawan Membela iPusnas yang Layanannya Dikeluhkan Banyak Orang Mojok.co

Pustakawan Membela Layanan iPusnas yang Dikeluhkan Banyak Orang

8 Juni 2026
5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

4 Juni 2026
Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Barista Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

3 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.