Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Teh Tong Tji di Mal Harganya Tak Lagi Ekonomis, tapi Tetap Jadi Waralaba Paling Eksis

Chusnul Awalia Rahmah oleh Chusnul Awalia Rahmah
10 Januari 2025
A A
Teh Tong Tji di Mal Harganya Tak Lagi Ekonomis, tapi Tetap Jadi Waralaba Paling Eksis

Teh Tong Tji di Mal Harganya Tak Lagi Ekonomis, tapi Tetap Jadi Waralaba Paling Eksis (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Meski harganya bertambah begitu masuk mal, Teh Tong Tji tetap jadi waralaba yang paling dicari orang.

Ketika berkunjung ke pusat perbelanjaan (baca: mal), sejatinya tak semua orang memiliki tujuan berbelanja. Satu dua, hanya ingin cuci mata sambil jalan-jalan sejenak. Sebab, kerja dan beraktivitas terus adalah hal yang melelahkan. Sesekali kita perlu memberi pelayanan manis pada indra penglihatan.

Akan tetapi ketika langkah kaki mengarah ke penjuru mal, sering kali ada panggilan alam yang berasal dari perut. Berbunyi nyaring meneriakkan makanan, atau setidaknya menghilangkan dahaga.

Nah, kalau sudah begini, bagi kaum mendang-mending, jajan di mal memang cukup menguras isi dompet. Apalagi kalau niatnya makan berat. Tambahkan lagi beli minuman sebagai pelicin kerongkongan. Padahal buat makan saja sudah mahal. Itulah mengapa sebagian orang cenderung membeli alternatif minuman dengan harga ekonomis saat sedang jalan-jalan di mal.

Beberapa minuman ekonomis yang kerap menjadi penyelamat bagi kaum mendang-mending di mal adalah teh-teh seperti Teh Gopek, Tong Tji, atau Teh Poci. Tapi sayangnya, teh-teh tersebut agaknya harus mulai merelakan predikat “minuman ekonomis”, mengingat range harganya sudah tak lagi merakyat.

Harga Teh Tong Tji sudah tak lagi ekonomis, sekarang seharga kopi di coffee shop

Beberapa waktu lalu, saya sempat berkunjung ke Pakuwon Trade Center (PTC), salah satu kawasan mal elit di Kota Pahlawan. Selain berjalan-jalan, tentu saja saya menyempatkan diri melangkah ke area food station demi menggugurkan kewajiban mengisi perut di malam hari.

Sekali lagi, dengan alibi mencari minuman ekonomis, saya memutuskan berbelok ke booth Teh Tong Tji. Maklum, harus nabung ya, Gaes, jadi saya memilih minuman yang pasti-pasti saja.

Begitu melihat daftar menu, saya mengerjap, lalu bicara dalam hati. Lha, ini mah nggak ada ekonomis-ekonomisnya. Harganya hampir sama kayak satu cup kopi yang ada di coffee shop hits. Fyi, satu gelas Teh Tong Tji varian lemon tea dibanderol seharga Rp18 ribu, Begitu juga dengan teh tarik yang masuk dalam klasifikasi milky tea, dipatok seharga Rp20 ribu.

Baca Juga:

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

Seenak-enaknya Es Teh Jumbo Masih Kalah dengan Teh Angkringan

Untuk sebuah store di mal, sebenarnya harga ini memang masih masuk akal. Tapi kalau melihat identitas Teh Tong Tji sebagai salah satu alternatif minuman terjangkau yang dulunya dibanderol seharga Rp7 ribu hingga Rp10 ribu, saya jadi mempertanyakan kembali sisi ekonomis minuman ini.

Packagingnya lebih proper

Jujur saja, saya jadi memperhatikan perubahan apa saja yang tampak dari teh satu ini. Yang paling mencolok adalah packagingnya yang memang berganti desain.

Tampilan gelas plastik mereka memang didesain ulang. Terlihat lebih fancy dan mampu bersaing dengan merek minuman lain yang biasanya ada di mal-mal besar, tak terkecuali PTC yang saat itu sedang saya kunjungi. Sebab, mal yang berada di kawasan Surabaya barat ini memang digadang-gadang sebagai salah satu mal terbesar di Indonesia.

Kendati hanya tampilan luar, rasanya perubahan desain kemasan Teh Tong Tji ini mampu menarik perhatian pembeli. Soalnya membuat Tong Tji terlihat lebih eksklusif.

Masih jadi waralaba paling eksis di pusat perbelanjaan

Siapa pula yang nggak kenal Teh Tong Tji. Kendati kini mulai mengalami peningkatan harga jual, waralaba satu ini nggak pernah absen dari deretan kedai minuman favorit di berbagai pusat perbelanjaan. Meski banyak produk serupa yang muncul, kehadiran Tong Tji masih berhasil menarik perhatian pengunjung mal yang haus akan kesegaran.

Pada akhirnya, dengan daun teh pilihan dan inovasinya, Teh Tong Tji tetap menjadi primadona. Bukan cuma soal rasanya, pengalaman ngeteh di booth Tong Tji juga memiliki daya tarik tersendiri.

Penulis: Chusnul Awalia Rahmah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Cara Menyelamatkan Bisnis Es Teh Jumbo yang Katanya Merangkak Menuju Kebangkrutan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Januari 2025 oleh

Tags: bisnis es tehEs TehTeh Tong Tjitong tji
Chusnul Awalia Rahmah

Chusnul Awalia Rahmah

Seorang pembaca dan pengamat yang mengonsumsi dunia lewat barisan kata dan jendela kedai kopi. Menemukan keseimbangan hidup lewat manisnya dessert.

ArtikelTerkait

4 Hal yang Membuat Orang Salatiga seperti Saya Kaget Ketika Hidup di Solo Mojok.co

4 Hal yang Membuat Orang Salatiga seperti Saya Kaget ketika Hidup di Solo

12 Desember 2025
Melihat Persaingan Sengit Teh Kota dan Teh Desa di Purbalingga, Siapa Jawaranya?  Mojok.co

Melihat Persaingan Sengit Teh Kota dan Teh Desa di Purbalingga, Siapa Jawaranya? 

6 Desember 2023
Penjual Es Teh Sesat yang Menambahkan Es Batu Lebih Banyak daripada Tehnya Bukan Licik, Mereka Justru Peduli sama Kesehatan Pembeli

Penjual Es Teh Sesat yang Menambahkan Es Batu Lebih Banyak daripada Tehnya Bukan Licik, Mereka Justru Peduli sama Kesehatan Pembeli

8 Desember 2023
Cara Licik Oknum Pedagang Es Teh Jumbo Meraup Keuntungan (Unsplash)

Cara Licik Oknum Pedagang Es Teh Jumbo untuk Meraup Keuntungan Maksimal dari Polosnya Pembeli

8 Juli 2024
Mengumpulkan Tipe-tipe Orang Minum Es Teh Pakai Plastik terminal mojok.co

Mengumpulkan Tipe-tipe Orang Minum Es Teh Pakai Plastik

10 Desember 2020
4 Menu Red Flag dari Warmindo yang Perlu Diberi Perhatian Khusus, Hindari Boleh, Nggak Juga Nggak Apa-apa, asal Waspada! jogja

4 Menu Red Flag dari Warmindo yang Perlu Banget Diwaspadai, Hati-hati!

7 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

30 Januari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.