Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Rekomendasi Tempat Makan Murah di Jalan Pesanggrahan UIN Jakarta, Cuma 12 Ribuan

Elyatul Muawanah oleh Elyatul Muawanah
25 Desember 2024
A A
4 Rekomendasi Tempat Makanan Murah di Jalan Pesanggrahan UIN Jakarta, Cuma 12 Ribuan Mojok.co

4 Rekomendasi Tempat Makanan Murah di Jalan Pesanggrahan UIN Jakarta, Cuma 12 Ribuan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa UIN Jakarta pasti tidak asing lagi dengan Jalan Pesanggrahan di samping kampus 1 yang bisa diakses melalui “pintu Doraemon” dari dalam kampus. Jalan yang katanya Malik Ibnu Zaman merupakan surganya kuliner bagi mahasiswa. Di sepanjang jalan berjejer aneka macam makanan, minuman, dan jajanan yang laris manis setiap harinya. Bahkan, kantin kampus dan koperasi mahasiswa masih kalah ramainya.

Harga aneka makanan di sepanjang jalan ini terjangkau dan relatif murah. Sangat cocok dengan kondisi dompet mahasiswa yang sering kali tidak stabil. Aneka makanan berat di Pesanggrahan standarnya seharga Rp12.000, kalau minuman seharga Rp4.000-5.000, sementara untuk aneka jajanan mulai seharga Rp5.000 sampai Rp10.000. Benar-benar harga yang ramah di kantong siapa saja, termasuk saya, manusia rantau yang berasal dari keluarga tak berkecukupan.

Dari aneka makanan yang berjejer di sepanjang jalan ini terdapat empat makanan yang paling populer di kalangan mahasiswa. Sejak baru pertama kali saya ke sini, empat makanan inilah yang paling direkomendasikan dan paling banyak diperbincangkan. Sampai sekarangpun empat makanan ini masih menjadi andalan mahasiswa ataupun orang-orang yang sekadar berlalu lalang. Berikut adalah daftar makanan paling populer di Jalan Pesanggrahan UIN Jakarta

#1 Ayam sambal Bali Bu Ajeng

Bu Ajeng sebenarnya menjual aneka lauk pauk di gerobak dorongnya. Ada berbagai macam olahan ayam, ikan tongkol, telur, dan sayur. Namun, yang paling legendaris dari masakan Bu Ajeng adalah ayam sambal Balinya. Jangan ditanya soal rasanya, sungguh nikmat luar biasa. Sambal Bali Bu Ajeng ini seharga Rp9.000 kalau ditambah nasi seharga Rp12.000. Bu Ajeng biasanya buka dari jam 07.00 WIB sampai jam 15.00 WIB. Saking legendarisnya, ayam Bali Bu Ajeng biasanya sudah ludes dari siang hari. 

#2 Pecel lele Pak Kumis yang dinanti mahasiswa UIN Jakarta

Warung tenda Pak Kumis adalah salah satu warung yang paling ditunggu jam bukanya. Pak Kumis biasanya memasang tenda di sore hari. Sembari Pak Kumis mendirikan tenda, biasanya para pelanggan setia, termasuk saya, sudah menunggu berjam-jam untuk menikmati sambalnya yang luar biasa enak. 

Pak Kumis tidak hanya menyediakan pecel lele tapi juga pecel ayam, telur goreng, usus dan hati ampela serta tahu dan tempe goreng. Semua menunya punya penggemar sendiri-sendiri, sehingga selalu laris manis. 

Pecel Lele Pak Kumis tutup jam 12.00 malam. Hanya saja, biasanya, menu-menu hanya sudah habis sebelum jam segitu. Maklum saja, makanan di sana dijajakan dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp10.000 hingga Rp12.000 saja. 

#3 Ayam bakar sambal bawang

Ayam bakar gerobakan yang dijual oleh trio abang-abang di Jalan Pesanggrahan dekat UIN Jakarta juga tidak kalah legendaris. Bisa diadulah dengan warung Bu Ajeng dan Pak Kumis. Cuma ada dua menu utama yang dijual oleh trio abang-abang ini, yaitu ayam bakar dan ayam goreng. Pembeli bisa memilih mau sambal bawang atau sambal terasi. 

Baca Juga:

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

Bagi Warga Kabupaten, Orang Jakarta Terlihat Terlalu Buru-buru dan Terlalu Punya Tujuan

Dari dua menu ayam dan sambal itu,  ayam bakar dipadukan dengan sambal bawang adalah yang paling populer. Rasa ayam bakarnya berbeda dengan ayam bakar yang lain. Seolah-olah penjualnya memiliki bumbu rahasia tersendiri yang bisa menghipnotis pembeli. Sambal bawangnya juga berbeda rasanya dengan sambal bawang yang lain. Bahkan, makan nasi sama sambalnya saja sudah luar biasa nikmatnya. 

Perpaduan nikmat itu dijual dalam bentuk paket dengan harga Rp12.000  saja. Kalau mau beli satu paket dengan es teh, cukup menambah Rp3.000 atau total Rp 15.000 saja.  Ayam bakar ini buka mulai dari jam 07.00 pagi hingga sore hari, sehabisnya. 

#4 Ketoprak samping “pintu Doraemon” UIN Jakarta

Di sekitar UIN Jakarta terdapat sebutan “pintu Doraemon” yang sering menjadi akses keluar masuk mahasiswa dari kampus ke area surga jajanan Jalan Jalan Pesanggrahan. Nah, pas di samping pintu Doraemon itu ada penjual ketoprak yang sangat legendaris. Tidak hanya menu ketoprak dan “saudara-saudaranya” seperti gado-gado, karedok, lontong sayur, dan nasi uduk. Di antara menu-menu tersebut yang paling laris adalah ketoprak dan gado-gado. 

Ketoprak samping pintu Doraemon itu begitu terkenal karena murah meriah. Semua menu makanan yang dijual dengan harga Rp.10.000. Rasanya juga tidak kalah dengan ketoprak dan gado-gado yang harganya lebih mahal. 

Ketoprak ini sudah legenda sejak dulu. Saya pernah membaca di sebuah kolom komentar postingans soal pintu Doraemon UIN Jakarta ini. Katanya, si bapak penjual ketoprak sudah berjualan sejak dahulu hingga bisa menyekolahkan anaknya lulus sekolah kedokteran. Memang keren sih bapak penjual ketoprak ini.

Itulah 4 makanan legendaris di Jalan Pesanggrahan UIN Jakarta yang bisa kalian nikmati di kala kantong sedang tidak baik-baik saja. Empat makanan tersebut sudah ada sejak belasan tahun lalu dan masih tetap eksis sampai sekarang. 

Penulis: Elyatul Muawanah
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 4 Hal Jadi Mahasiswa UIN Jakarta Itu Nggak Enak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Desember 2024 oleh

Tags: JakartaJalan PesanggrahanJalan Pesanggrahan UIN JakartaMakanan murah jakartaUIN Jakarta
Elyatul Muawanah

Elyatul Muawanah

Perempuan Madura yang enggan menyebut diri penulis paruh waktu, karena menulis adalah undangan momentum. Hanya menulis di waktu-waktu tertentu—saat isi kepala sudah terlalu penuh dan jemari butuh ruang untuk bicara.

ArtikelTerkait

karang taruna pentas agustusan bendera merah putih indonesia terminalmojok

Menilik Sejarah Karang Taruna, Organisasi Paling Eksis di Bulan Agustus

5 Agustus 2021
Ketoprak Jakarta dan Ketoprak Solo: Namanya Aja yang Sama, Bentuknya Beda Jauh Mojok.co

Ketoprak Jakarta dan Ketoprak Solo Namanya Saja yang Sama. Bentuk, Isi, dan Rasa Makanannya Jauh Berbeda

5 Agustus 2024
Merantau ke Jogja Menyadarkan Saya tentang Privilese Hidup di Jakarta

Merantau ke Jogja Menyadarkan Saya tentang Privilese Hidup di Jakarta

22 Juli 2022
Hidup di Bogor Itu Nggak Seindah yang Ada di Bayanganmu, Udah Panas, Macet, Chaos! jakarta

Bogor, Daerah Penyangga Paling Tanggung untuk Ditinggali di Jabodetabek

1 Mei 2025
4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Tinggal di Bekasi yang Isinya Cuma Masalah Mojok.co

4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Tinggal di Bekasi yang Isinya Cuma Masalah

14 Mei 2025
Saya Lebih Suka Halte Bundaran HI yang Dulu: Minimalis tapi Tetap Estetis

Saya Lebih Suka Halte Bundaran HI yang Dulu: Minimalis tapi Tetap Estetis

6 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

4 Juni 2026
Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Saya Kira Orang Bilang Suzuki Burgman Jelek Itu Cuma Lebay, ternyata Memang Sejelek Itu

9 Juni 2026
Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas Terminal

Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas

9 Juni 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026
Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.