Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Kuliner Semarang yang Rasanya Kurang Cocok di Lidah Wisatawan

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
29 November 2024
A A
5 Kuliner Semarang yang Rasanya Kurang Cocok di Lidah Wisatawan

5 Kuliner Semarang yang Rasanya Kurang Cocok di Lidah Wisatawan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

Mengunjungi suatu tempat biasanya jadi satu paket lengkap dengan wisata kuliner. Tak terkecuali ketika mampir ke Semarang. Meski sering dicerca soal hawa panas dan langganan banjir, Semarang punya segudang kekayaan kuliner yang patut diadu. Dari makanan berat hingga jajanan ala jalanan, semua ada di sini.

Dikenal sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan, variasi hidangan di Semarang banyak dipengaruhi oleh sejumlah kultur. Bahkan beberapa sajian yang dikira khas Semarang, sejatinya berasal dari sederet kota kecil lain yang mengitari. Sayangnya, pilihan yang melimpah ruah ini tak menjamin semuanya sesuai selera wisatawan yang menyambangi kota berlambang Lawang Sewu tersebut.

#1 Meski sangat populer, tidak semua orang menyukai lumpia isi rebung

Bicara panganan asli Semarang, lumpia juaranya. Buah tangan nomor satu di kota tersebut banyak diperdagangkan di sepanjang trotoar hingga toko oleh-oleh besar. Harganya pun bervariasi. Ada yang dipatok kurang dari sepuluh ribu, sampai belasan ribu rupiah per biji. Tak heran, makanan satu ini dianggap cukup mewah sebagai sebuah antaran.

Selain seafood, ayam, dan sayuran, isian lumpia paling terkenal adalah rebung. Isian yang diolah dari tunas bambu muda tersebut terkadang menimbulkan aroma tidak sedap. Mereka yang sensitif sering menyamakannya dengan bau pesing. Alasan ini yang menyebabkan sebagian wisatawan enggan melahap lumpia, terlebih jika tidak digoreng atau dikenal sebagai lumpia basah.

#2 Perlu berjuang untuk menelan roti ganjel rel, kuliner Semarang yang terinspirasi dari jajanan Belanda

Tak banyak orang tahu, Semarang punya kuliner khas yang bernilai budaya tinggi. Konon, kudapan yang disebut pula roti gambang ini terinspirasi dari jajanan asal Belanda bernama ontbijtkoek. Saking ingin mencecap kelezatannya, masyarakat saat itu berusaha menirunya dengan disesuaikan bahan yang tersedia di tanah nusantara.

Kini, meski eksistensi roti ganjel rel makin terkikis, beberapa toko masih setia menjualnya. Walau judulnya roti, tekstur panganan ini jauh dari kesan ringan dan berpori. Malahan, roti ganjel rel terbilang padat dan berat. Oleh sebab itu, sebagian wisatawan menganggap makanan ini sulit dikunyah dan terlalu mengenyangkan untuk ukuran sepotong roti.

Baca halaman selanjutnya: Warna hitam dalam tahu petis membuat pembeli geli…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 1 Desember 2024 oleh

Tags: kuliner semaranglumpia semarangpilihan redaksiroti ganjel relSemarangtahu gimbalTahu Petistahu pong
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

4 Penderitaan yang Saya Rasakan Tiap Mudik ke Ciamis

4 Penderitaan yang Saya Rasakan Tiap Mudik ke Ciamis

18 April 2023
Serangan Rusia ke Ukraina: Mungkinkah Perang Dunia III Terjadi?

Serangan Rusia ke Ukraina: Mungkinkah Perang Dunia III Terjadi?

25 Februari 2022
10 Album Terbaik 2021, dan Tentu Saja Ada Taylor Swift

10 Album Terbaik 2021, dan Tentu Saja Ada Taylor Swift

30 Desember 2021
jalan rusak tanah vertisol mojok bupati sumenep

Pajak Kendaraan Boleh Ganti, namun Jalan Rusak Tetap Abadi

27 Juni 2022
5 Tempat di Jakarta yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi terminal mojok.co

5 Tempat di Jakarta yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi

3 Desember 2021
Lord Takin, Pemancing Penuh Kharisma dan Capres yang Patut Diperhitungkan

Lord Takin, Pemancing Penuh Karisma dan Capres yang Patut Diperhitungkan

19 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.