Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

3 Varian Rasa Pop Mie yang Rasanya Kurang Nendang di Lidah  

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
26 November 2024
A A
3 Varian Rasa Pop Mie yang Rasanya Kurang Nendang di Lidah Mojok.co

3 Varian Rasa Pop Mie yang Rasanya Kurang Nendang di Lidah   (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Varian mi instan di pasaran sangatlah beragam. Namun, untuk urusan mi instan yang paling praktis, sudah pasti Pop Mie menjadi salah satu pilihannya. Dikemas dalam bentuk cup dengan banyak sekali pilihan rasa, kita bisa mencicipinya hanya dengan menyeduhnya dengan air panas. Tinggal tunggu sekitar tiga menit, perut bisa langsung terisi.

Selain cocok untuk menemani di saat musim hujan, Pop Mie juga jauh lebih nikmat disantap saat menunggu kapal di pelabuhan, sewaktu perjalanan jauh di pesawat, atau setelah berenang. Entah kenapa ya, rasa makanan instan ini bisa berkali-kali lipat lebih enak pada momen-momen itu. 

Sayangnya, ada beberapa varian rasa Pop Mie yang belum cukup untuk dikatakan spesial. Varian-varian berikut ini sepertinya harus menjalani remedial karena rasanya kurang nendang di lidah.

#1 Pangsit Jontor, masih kurang enak dibanding seniornya

Pop Mie Pangsit Jontor salah satu varian yang paling baru di Pedes Series. Perbedaan dengan keluaran sebelumnya, varian ini menambahkan pangsit sebagai topping. Itu mengapa ada sensasi kriuk-kriuk ketika menyantap makanan yang satu ini. 

Sayangnya, varian Pangsit Jontor masih harus diperbaiki. Walaupun masuk dalam trah mi instan pedas, varian ini kurang pedas jika dibandingkan dengan varian Pop Mie lainnya. Bumbunya biasa saja dan kurang greget. Varian ini sepertinya terlalu mengedepankan topping pangsit tanpa menambah atau minimal mempertahankan sensasi bumbunya yang enak itu.

Memang, sih, Pangsit Jontor ini pedasnya nggak terlalu menyiksa. Tapi, untuk konsumen yang suka banget sama rasa pedas, Pangsit Jontor agak mengecewakan.

#2 Fiery Chikin, bukti FOMO terhadap Korean Wave

Sungguh disayangkan bahwa Pop Mie ikut-ikutan berbagai merek FnB lain yang tengah gencar-gencarnya bikin adaptasi dari makanan Korea. Pop Mie yang baru bulan kemarin merilis Korean Ramyeon Series sebenarnya termasuk telat untuk urusan mi dengan cita rasa (yang mencoba mirip dengan) Korea. Soalnya kompetitor abadinya sudah jauh lebih dulu bikin varian rasa Korea. Dan, apabila dibandingkan dengan pesaingnya itu, rasa Pop Mie Korean Ramyeon Series masih belum memenuhi ekspektasi.

Korean Ramyeon Series ini ada yang versi Indomie dan Pop Mie. Salah satu variannya, Pop Mie Fiery Chikin, rasanya kurang nendang. Rasa varian ini nggak begitu gurih. Rasa pedasnya juga nanggung. Selain itu, Fiery Chikin malah lebih condong ke keasinan. Tekstur minya yang kurang kenyal juga berkontribusi untuk membuat varian ini patut disebut nothing special.

Baca Juga:

Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Fiery Chikin digadang-gadang warganet sebagai versi murahnya Shin Ramyun hingga menggandeng NewJeans sebagai brand ambassador-nya. Namun, Pop Mie jenis ini tetap harus masuk ke kelas remedial.

#3 Pop Mie Baso, sang legenda yang rasanya b aja

Varian yang satu ini sebenarnya salah satu yang legendaris. Saat Pop Mie pertama kali dikenalkan ke masyarakat, varian rasa baso menjadi andalan. Bersama varian ayam bawang dan soto, ia juga yang selalu dijajakan pedagang asongan dan kaki lima di parkiran tempat wisata.

Akan tetapi, jujur saja, rasa Baso adalah varian yang paling saya hindari kalau mau beli Pop Mie. Rasa varian Baso cukup menyengat. Topping-nya yang berupa sayuran kering dan butiran bakso itu juga memperparah pengalaman menyantap mi ini. Wortel keringnya yang terasa manis sangat nggak cocok dengan rasa kuah yang cenderung asin. 

Tiga varian di atas rasanya kurang nendang di lidah. Rasa yang ditawarkan oleh ketiganya nggak benar-benar gagal. Hanya saja mereka harus memperbaiki formula rasanya biar lebih pas di lidah para konsumennya.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA  4 Varian Indomie yang Rasanya Gagal

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2024 oleh

Tags: mie instanpop mierasa pop mievarian pop mie
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Warmindo Sidoarjo Kalah dari Jogja, Menunya Mengecewakan (Hammam Izzuddin-Mojok.co)

Warmindo di Sidoarjo Semakin Menjamur, tapi Kalah Jauh dari Warmindo Jogja karena Menunya Monoton dan Mengecewakan

2 Mei 2024
Bihunku, Bihun Instan yang Sulit Disaingi

Bihunku, Bihun Instan yang Sulit Disaingi

19 Agustus 2025
mie gelas mi terbaik penderita maag mi instan aman di lambung indomie mie sedaap mojok.co

Mie Gelas Sebagai Mi Instan Terbaik Adalah Kenyataan yang Tak Banyak Disadari Orang

18 Mei 2020
Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

4 Januari 2026
Uniknya Punya Orang Tua Karyawan Indofood Selama 26 Tahun (Shutterstock)

Pengalaman Unik dan Seru Menjadi Anak dari Orang Tua Karyawan Indofood yang Sudah Mengabdi Selama 26 Tahun

13 Maret 2024
Mie Sedaap Baso Spesial, Mie Instan Kuah Paling Sempurna, tapi Sayang Jadi Barang Langka di Desa

Mie Sedaap Baso Spesial, Mie Instan Kuah Paling Sempurna, tapi Sayang Jadi Barang Langka di Desa

14 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja (Wikimedia Commons)

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja

26 Maret 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

7 Indikator Absolut yang Membuat Purwokerto dan Salatiga Adalah Tempat Terbaik Untuk Slow Living di Jawa Tengah

1 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh Mojok.co

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

28 Maret 2026
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Pengalaman Menyenangkan Naik Kereta Whoosh, Kereta Cepat yang Jauh Lebih Baik ketimbang Kereta Cepat Taiwan

26 Maret 2026
ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan (Shutterstock)

Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

28 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.